
Brughhhhh
Raga itu terhempas dan jatuh membentur tanah, lubang menganga tepat, tepat keberadaan jantungnya,, debu-debu kecil beterbangan akibat tubuh ringkih yang membentur tanah tersebut, tak ada jerit, ataupun lolongan, darah muncul memii Naruto secara deras, tubuh keberadaanya hanya tinggal sejarah yang akan dikenang sebagai penghianat, eksisensinya berakhir tanpa sempat melakukan perlawanan sengit, berjuang keras dan bertahan dari penghianatan itulah yang menyebabkanya tak mampu untuk sekedar bergerak, pada akhirnya ia harus terbujur kaku dalam sebuah kematian tanpa nyawa, tragis dan .
,,
,,
"Cih,, ternyata membunuhmu tak perlu susah payah, 'ucap Sasuke angkuh, dengan pandangan rendah membocorkan kematian sahabatnya yang kini terbujur dihadapanya, sungguh ia merasa begitu hebat dengan mampu menganggap nyawa Naruto dihadapan semua Shinobi lima desa besar, tak ada rasa maaf dan penyesalan diraut wajah datarnya,,
tappp
"Apakah penghianat ini telah benar-benar tewas Hokage-dono,, 'tanya Mizukage yang kini telah berdiri di samping pemimpin desa Konoha generasi ke-enam tersebut.
"Hn,, tak ada makhluk yang bisa hidup tanpa jantung Mizukage, 'balas Sasuke datar!
"Hah, syukurlah kalau begitu,, jika begitu Kyubi yang berada di dalam tubuhnya juga ikut tewas Hokage-dono?, 'lanjut Mei kemudian,,,
Begitulah,, Bijuu akan otomatis mati jika jinchurikinya mati,, 'balas Sasuke kemudian,,
Horyaaaaaaaaaaa
"Hidup Hokage-samaaaa,,, 'teriakan menggema atas nama Hokage terdengar riuh seantero Konoha,,
"Yaaaaaaa,, hidup sasuke-samaaaaaa,,,
Teriakan demi teriakan terus bersahutan, cerita hari yang kini mulai beranjak sakit, momen pernikahan yang berlanjut dengan pertarungan dan kemudian diakhiri dengan kemenangan, sejarah baru yang bisa dipastikan akan terukir nantinya pada tinta hitam diatas kertas putih, mengatas namakan Uchiha Sasuke yang telah berhasil membunuh monster Kyubi,,
,,,,,,,,,
,,,,,,,,,
Kembali ke Naruto..
..
Semakin mendekat,, semakin jelas terasa hawa yang sungguh tak mengenakkan, bulu kuduknya telah ditemukan ketika merasakan hawa gelap nan kelam merengkuh kulit Tan miliknya, fikiranya kembali bergejolak ketika telinganya mendengar gemerincing rantai yang kian mulai terdengar keras,,
Diujung pandangannya ia dapat melihat samar-samar sesosok tubuh berjubah hitam yang tengah terlilit rantai yang membelenggu tangan dan kakinya,,
Glekkk
Entah mengapa udaranya seolah tercekat di tenggorokan, perasaan yang jelas tampak di wajah pemuda berumur 17 tahun itu,,
"A-apa itu, 'ucapnya terbata,, dengan langkah pelan dan hati-hati Naruto terus maju,, ia sudah sejauh ini,, toh untuk apa juga ia takut,, semua sudah pernah ia lalui,
Ia benar-benar merasakan apa yang terjadi, langkahnya gemetar, berkeringat dingin setelah menjalani sekujur tubuhnya, begitu cepat merasakannya, baru kali ini ia merasakan suasana sepanjang hidupnya,,
Mengetuk
Mengetuk
Mengetuk
Dan ketika Naruto segera menghentikan langkah gontainya jarak yang ia rasakan sudah cukup dari sosok tersebut,
"'Ti-tidak mungkin,,,,, a-apakah ini berar-,,,,,,
__ADS_1
,,
"Kau datang lebih cepat,,,,
Degggggg
'Shiiittttt,, ternyata benar,,' umpat Naruto dalam hati!
"Ma-maaf,,, sebenarnya kau ini siapa dan,,,, dimanakah ini sekarang?,, 'entah mengapa sebuah pertanyaan konyol keluar dari mulut Naruto,,
"Aku,,,,, aku adalah pembawa perkara dan dosa, hanya kutukan yang terlahir dari kesengsaraan hidup duniawi,,, dan tubuhmu ini adalah tempatku, kau telah berkomitmen untuk hal akhir nak,, kau bisa membangkitkanku yang sebelumnya merupakan negatif yang terus bertebaran tanpa arah, tak ada ciptaan yang bisa menarik minatku untuk bangkit, bayanganmu terkubur dari saat kau terlahir dihari itu, aku melihatnya dengan jelas, kaulah yang akan menjadi cerminan hidup dari makhluk terkutuk ini nak,,
"Ti-tidak mungkin, bayanganku telah kumusnahkan itu, jadi jangan membual omong kosong,, dan aku tak peduli dengan takdir bodoh yang kau katakan,, 'balas Naruto dengan emosi yang begitu jelas terpancar dari raut wajah,
"Kau melihat ukiran digerbang itu nak?,, bahwa takdir yang telah menunggumu di masa depan, kau tak bisa menyangkalnya, karena takdir akan tetap terjadi dengan bagaimana semestinya, dan kau adalah pemeran utama dalam kisah akhir alam semesta, kau akan terus berdiri hingga akhir hari di keabadian, kutukan dunia telah memilihmu menjadi sang Exsekutor bagi para pendosa,,
Entah hal apalagi yang kini memenuhi otak Naruto, akan berdiri hingga akhir semesta dalam keabadian, sungguh merupakan hal yang belum ia bayangkan, terbesit penuh kebimbangan dalam benak fikiranya saat ini, disisi lain ia tak tahu harus memberikan jawaban apa, karena otaknya saat ini benar-benar tenggelam pada keputusasaan,,
"Jadi begitu, 'gumamnya, pelan,,,
"Terimalah takdirmu nak! Hancurkan mereka, tenggelamkan mereka pada dunia kehampaan, amarahmu, sudahi kesengsaraan ini, dan hapus mereka para pendosa dengan murkamu,,
"Lalu bagaimana aku melakukanya, sedangkan diriku diluar sana sudah tak mampu lagi untuk sekedar membuka mata,, 'lanjutnya dengan sendu,,
Karena itu aku dihadapanmu, menyerahkan semua yang seharusnya sudah menjadi milikmu, dan melepaskan deritaku dari sengsara dunia ini, aku sudah terlalu lelah terombang-ambing, dan membiarkan makhluk terkutuk ini terlepas dari jerat siksa dan terhapuskan untuk selamanya,,
"Lalu bagaimana kau melakukanya, sedangkan dirimu sendiri dirajam rantai itu, "jawab Naruto dengan mendongakkan kepalanya mengungkapkan sosok berjubah hitam yang sedari tadi tertunduk ,,
"Cukup kau sentuh maka rantai ini akan menghilang, karena kaulah kunci dari ikatan ini,, dan wujudkan wujudku yang nyata, wujud kutukan dari kebencian seluruh makhluk alam semesta,,
Krakkk
Grakkkk
Senar,,,,
Rantai yang menjadi beban makhluk tersebut telah hancur dalam setelah hanya Naruto yang menyentuhnya, Naruto diam dengan pandangan kosong mengungkapkan makhluk tersebut menggerak-gerakkan anggota tubuhnya secara bergantian,,,
"Begini terasa lebih baik,,, aku akan menepati ucapanku nak! Persiapkan dirimu sebaik mungkin, karena dengan ini dunia membangkitkan kebangkitanmu, kebangkitan yang mereka tiga takutkan,,
"Mereka ber-tiga,,, apa yang dimaksud dengan tiga makhluk yang berada di atas pintu gerbang itu, 'ucapan komentar Naruto menggambarkan sosoknya tersebut,
"Kau benar-benar nak,,, mereka bertigalah makhluk yang paling dekat dengan kebangkitanku, tapi sudahlah, setelah ini kau akan mengetahui semuanya, 'ucapkan sosok tersebut kemudian menggerakkan lengan kananya berusaha melepaskan jubah yang ia pakai,,,
Deeeeegggggggggg
'Ti-tidak mungkin,,, makhluk apa dia ini,,, 'ucapnya terbata ketika melihat sosok dihadapannya berdiri tegak dengan gagah,, dari pakaiannya hanya tersisa celana hitam compang-camping yang menonjol,, tubuhkar yang berbagai macam simbol Tatto hitam yang menutupi seluruh tubuhnya,,, tapi itu yang membuat Naruto bergetar tanpa jaringan, namun bagian kepalanya, itu adalah sebuah kepala pada umumnya, karena yang terlihat jelas adalah tengkorak kepala saja, dengan gigi yang meruncing semuanya, dua tanduk banteng mencuat depan depan kosong dari mata yang tampak kosong tanpa ada selain dinding, kehampaan dan bayangan, surai merah yang tumbuh dibatok kepala bagian belakang yang terlihat amat menjuntai ke bawah hingga sepinggang, jari-jari yang dipenuhi cakar panjang,dengan lubang menganga tepat di jantungnya,,,
Catatan : Hampir mirip Hollowfikasi Vasto Lorde Ichigo Kurosaki diAnime Bleach, bedanya disini adalah sebuah topeng, melainkan langsung tengkorak kepala, dengan lubang bulat tepat di jantung bukan didada tengah, warna rambut disini merah, bukan Orange, dengan corak tubuh dipenuhi simbol- simbol tatto, bukan corak hitam biasa seperti Ichigo.
..
..
..
Kembali pada tubuh nyata Naruto yang saat ini terbujur kaku, suasana perlahan berubah mencekam ketika langit menggelap hitam pekat, angin kencang, begitu kencang, gemuruh petir terdengar menggelegar diangkasa, burung-burung beterbangan seolah ketakutan, suara lolongan anjing tampak sekali terdengar bersahutan, sebuah fenomena aneh yang saat ini tengah dirasakan penghuni seluruh Elemental National,, menebarkan hawa teror bagi mereka yang bernyawa,,,,
__ADS_1
"A-ada apa ini, mengapa tiba-tiba suasana berubah menjadi seperti ini,, 'ucap salah seorang Shinobi,,,
"Aku juga tidak tahu, tapi ini jelas-jelas begitu aneh,, 'sahut Shinobi lainnya,,
Yah kau benar, suasana seperti mengingatkanku ketika perang dunia Shinobi ke-4, seperti sesuatu yang telah,,
,,
,,
"Sasuke-kun,, apa yang sebenarnya terjadi?,'tanya Sakura kepada suaminya itu yang kini berdiri memandang jasad Rivalnya,
"Hn,,, aku juga tak tahu Sakura, tapi aku merasakan firasat buruk akan hal ini, 'jawab Sasuke tenang, meskipun begitu cemas,,
Sakura yang mendengar jawaban dari suaminya mampu terdiam,, fikira begitu gelisah entah mengapa, namun netra-nya mengamati dengan seksama jasad Naruto yang terlihat janggal,, kemudian putra Sakura memperbesar mata,,
"Sa-sasuke-kun,, li-lihat tubuh Naruto,, 'ucap Sakura tergagap sembari menunjuk tempat jasad Naruto berada,,
,,
,,
"Ti-tidak mungkin jasadnya melebur,,,'ucap Mizukage yang berada cukup dekat dengan Sakura dan Sasuke,, dirinya tak menyangka jasad Naruto melebur begitu saja secara perlahan,,
Semua mata memandang kejadian itu dengan hati-hati, jujur mereka baru kali ini melihat tubuh normal yang jasadnya mampu melebur, mereka bisa memaklumi jika itu merupakan Edo Tensei,,, tapi ini manusia normal yang baru saja kematian,, tak ada dalam mereka hal seperti ini dapat terjadi,,
"Heh,,, mungkin itu efek dari musnahnya Bijuu dari tubuh bocah itu,, jadi jangan terlalu melebih-lebihkan, 'komen sinis Tucikage yang telah bergabung dengan Kage lainnya,,
"Aku rasa itu bukan jawaban yang tepat Tucikage-dono,, meskipun Kyubi ikut mati, aku tak yakin jika itu memiliki efek sedemikian rupa,, ini terlalu rumit, dan tak sesimple itu,, 'balas Mizukage kemudian!
"Mizukage benar, tapi jika memang demikian itu lebih baik jika jasad itu melebur untuk selamanya, dengan begitudnya tidak akan bisa dibangkitkan dalam bentuk Edo Tensei,, 'lanjut Raikage ikut bergabung dalam pembicaraan,,
Perlahan namun pasti mayat Naruto telah melebur seutuhnya,, meninggalkan partikel kecil yang mulai berhamburan terkena angin,,,
tesss
tessss
Tessssss
Rintik hujan mulai berjatuhan satu demi saling mengiringi kepergian sang pahlawan yang telah terkhianati, tragedi mengenaskan yang mengenaskan eksistensinya untuk selamanya, pada akhirnya semua hanya berlalu begitu saja, meninggalkan kisah pilu tentangnya, itupun jika nanti ada yang mengingatnya pernah ada mereka, kematian telah menjadi penghujung hari yang kian senja,
Langit nampak marah dengan menilai gemuruh petir dengan kilat yang bergejolak, angin terus bertiup membawa pergi jasadnya yang telah melebur, hujan semakin deras, suara hewan kian bersahutan seolah merasakan sesuatu yang benar-benar mengerikan,
,,
,,
"Hikzzz,,, ma-maaf,,, maafkan aku,,, 'airmata yang berjatuhan berbaur dengan air hujan yang terus merambat deras menuruni pipinya, Hyuga Hinata,, ia merasa kehilangan yang teramati dalam, meski coba ia untuk berpaling dari kenyataan , penyesalan,, sudah terlambat, semua sudah terjadi, yang tangisi telah pergi, dan ia pasti akan hidup dalam sesal yang tiada akhir,,,
"Sudahlah Hinata-chan,, tak perlu menyesal atau menangisi kematian karena bodoh itu,, apakah ini rencana desa,, kita telah menerima misi itu, dan telah melakukan hal yang terbaik demi desa, jadi,, jika Naruto pernah ada, dan sudah ada Sasuke-kun untuk kita berdua, jadi ayo kita kembali, dan melanjutkan pesta pernikahan kita yang tertunda,, 'ucap Sakura yang mencoba menikmati Hinata, namun Sakura mengerti betul jika Hinata hampir melupakan kesalahannya karena telah benar-benar jatuh Cinta kepada Naruto, dan tentu saja Hinata merasa sangat kehilangan,,
",,,"
,,,
.
__ADS_1