Dark Creature

Dark Creature
Nightmare II


__ADS_3

Disebuah tempat nan jauh dari belahan dunia, diatas hamparan tanah tandus dan gersang, berdiri kokoh sebuah kastil yang tampak menjulang tinggi dengan beberapa menara mengelilinginya, sebuah kastil yang tampak mencekam tanpa adanya tanda-tanda kehidupan sama sekali, bahkan rumput pun enggan tumbuh dipermukaan daratan, hanya terlihat kekosongan sejauh mata memandang, hanya kastil itu yang tampak,,


Namun semua itu hanyalah ungkapan dari apa yang dilihat dari mata ketika memandang, menelisik jauh kedalam kastil itu, mungkin akan beda lagi ceritanya,, tampak lilin-lilin menerangi ruang-ruang didalam kastil,, ukiran-ukiran kuno menjadi penghias bangunan tua yang masih terlihat kokoh dan megah, meski remang-remang namun cukup untuk memberikan sebuah kejelasan dalam mata untuk melihat-lihat, dipenuhi lorong-lorong panjang, puluhan anak tangga untuk menuju bagian tertinggi kastil tersebut, hanya itu, tak ada tanda-tanda kehidupan sedikitpun, dan ketika puluhan anak tangga telah berlalu,, kini disebuah ruang ditempat tertinggi didalam kastil, tampak samar-samar sesosok tubuh yang tengah terduduk disebuah kursi goyang memandang keluar jendela dihadapannya, ditemani lilin-lilin yang menyala disebuah meja didekatnya, memberikan kesan mysterius pada moment yang dilalui sosok itu.


Hening, dan sunyi, itulah kehidupan yang terus ia lalui sejauh ini, sendiri dalam kehampaan dan kekosongan dunia, surai peraknya sesekali bergerak liar akibat hembusan angin yang menerpa,,,,


Tap


Tap


Tap


Dari arah belakang sosok itu terdengar derap langkah kaki yang begitu jelas menggema di sudut-sudut ruangan,,


Tap


Tap


Tap


Semakin dekat dan terus mendekat hingga kemudian berhenti tepat beberapa meter dibelakangnya.


,,


"Sudah lama menunggu,, 'sebuah ucapan datar terdengar ditelinga sosok pertama yang masih duduk diam.


"Tidak juga,, kalian datang diwaktu yang tepat, 'pada akhirnya sosok pertama tadi mengucapkan beberapa patah kata, memberikan jawaban atas pertanyaan dari dua sosok yang berdiri dibelakangnya.


"Souka,,,,, lalu,, kapan kita akan turun,,! 'Jawab salah satu dari dua sosok tersebut.


"Mungkin beberapa hari lagi, tak perlu terburu-buru, mangsa takkan pernah lari,, 'lanjut sosok pertama dengan tenang.


"Terserah apa katamu, tapi ingat, kita memiliki tujuan masing-masing"


"Aku mengerti,, kau tak perlu khawatir, ambil saja apa yang kau inginkan, aku hanya berniat menghabisi mereka berdua,, 'jawabnya sembari beranjak dari duduknya untuk berdiri dan menatap ke-dua tamunya itu.

__ADS_1


"Baguslah kalau begitu,, lagipula aku sudah muak dengan tempat ini"


"Hah,, bagaimanapun tempat ini merupakan berdirinya generasi kita, tapi aku juga tak bisa menyalahkanmu mengingat semua sudah tak seperti dulu lagi,, hanya kita yang tersisa"


"Cih, baiklah kami berdua pergi dulu,, 'ucap satu dari dua sosok yang mengakhiri pembicaraan.


"Hah,, dasar! Tak pernah berubah, 'desahnya melihat ke-dua tamu yang merupakan sahabatnya tersebut selalu terlihat serius, tak pernah meluangkan waktu untuk sekedar bersantai dan berbasa-basi.


'Tunggulah,,, kita buktikan generasi siapa yang terkuat,,,, 'ucapnya dalam hati, menerawang jauh kedepan memandang langit yang dipenuhi jutaan Bintang, tatapan penuh ambisi jelas terlihat dimatanya.


,,


,,


Change Sceane.


..


"Sialllllll,,, apa yang harus kulakukan agar bisa terlepas dari mimpi buruk ini"


"Sialllllll,,, apa yang harus kulakukan agar bisa terlepas dari mimpi buruk ini"


"Entah mengapa akhir-akhir ini banyak sekali diantara penduduk desa yang mengalami gangguan mental, bahkan ada beberapa Shinobi yang menjadi gila, dan penyebabnya juga sama, mereka berteriak-teriak histeris ketika tidur, seperti merasakan ketakutan yang berhasil menjebol kewarasan mereka,, 'ucap Shino menerangkan perihal kejadian ganjil akhir-akhir ini.


"Yah,, apa yang dikatakan Shino memang benar adanya, tapi yang menjadi permasalahannya, bagaimana hal yang sama terjadi pada kebanyakan Shinobi Konoha,, beberapa hari yang lalu aku juga sempat melihatnya dimimpiku, tatapan matanya, sangat mengerikan, kebencian berbaur rasa dendam yang begitu pekat tampak jelas dikedua matanya, kejadian begitu cepat, dan aku melihat satu persatu diantara ninja Konoha mati ditanganya, tapi syukur waktu itu orang tuaku berhasil membangunkanku yang ketika malam itu mereka dengar sedang berteriak-teriak kencang, 'ungkap Tenten kemudian menimpali ucapan Shino.


Mendengar ucapan gadis bercepol dua itu membuat rekan-rekan anggota Rokkie-12 terdiam seketika, tak bisa ditutupi lagi jika mereka pribadi pernah mengalaminya, sebuah mimpi tentang bangkitnya dia yang telah mati 5 tahun silam, seakan kembali untuk menuntut balas atas kekejian dan penghianatan yang telah mereka lakukan.


Hah,, entah mengapa aku merasakan firasat yang teramat buruk beberapa hari kedepan, dan tampaknya ini juga berhubungan dengan mimpi itu,, 'ucap Shikamaru menghembuskan asap rokok dimulutnya sembari mengalihkan pandangannya ke langit menatap awan yang bergerak dengan pelanya.


"Shikamaru, kudengar semalam Sakura juga mengalami mimpi buruk, bahkan menurut rumor, sudah ke-empat kalinya nya Sakura mengalami mimpi itu, 'lanjut Ino menanyakan apa yang kini ada dibenaknya.


"Hoaaaamm,,, begitulah Ino, tadi pagi Hokage-sama sempat bercerita denganku mengenai hal itu, setiap malam salah satu diantara mereka pasti akan berteriak-teriak histeris, bahkan yang membuatku heran ke-dua anak Hokage-sama juga mengalami mimpi buruk itu, keduanya bercerita dengan ketakutan, tapi masih bisa mengungkapkan dengan jelas,, mereka berkata jika mereka melihat laki-laki berambut emas panjang dengan mata biru tengah mencekik leher mereka,, dan bisa kau tebak jika ciri-ciri itu jelas mengarah kepadanya,,, 'jawab Shikamaru dengan tenang, mengungkapkan satu persatu kronologi kejadian yang membuatnya harus berfikir keras untuk bisa sedikit mendapatkan pencerahan.


"Lee, bagaimana denganmu,, sedari tadi kau hanya diam saja,, apakah kau juga mengalaminya?, 'tanya Shikamaru kepada Legacy Monster hijau Konoha tersebut.

__ADS_1


Sedangkan Lee yang sedari tadi terdiam kini menundukkan kepalanya lemah, entah hal apa yang menjadi masalahnya hingga membuat Jounin berambut mangkok itu tampak tidak bersemangat seperti biasanya.


Kau benar Shikamaru, aku melihatnya, dia kembali, dan mulai membantai satu persatu diantara kita dengan mengerikan, bahkan meski dalam mimpi sekalipun hal itu terlihat begitu nyata, didalam mimpiku aku tengah dihukum menggunakan rantai yang diselimuti kobaran api, menghancurkan anggota tubuhku dengan menyakitkan,, 'jawanya lirih, terbesit penyesalan dihatinya ketika mengingat bagaimana penghianatan itu ia lakukan.


Suasana dikedai tempat mereka berkumpul itu tampak sunyi, tak ada yang berniat melanjutkan percakapan, semua tengah sibuk dengan pemikiran mereka masing-masing. Namun beberapa saat kemudian salah satu diantara mereka mulai membuka suara.


"Oh ya, kudengar beberapa hari lagi akan diadakan pertemuan lima desa besar dimarkas pusat Aliansi, sekaligus acara peringatan 6 tahun perdamaian,, 'ucap Kiba yang mencoba mencairkan suasana yang menurutnya tak mengenakkan.


"Heeeemm,, begitulah yang kudengar-dengar Kiba, mungkin sebentar lagi Hokage-sama akan segera mengumumkan kabar itu"


Apa mungkin dipertemuan nanti akan dilakukan pembahasan tentang kejadian aneh akhir-akhir ini?, 'tanya Ino yang saat ini tengah duduk berdekatan dengan Sai, bukan rahasia lagi jika kedua Shinobi itu tengah menjalin hubungan serius, dan beberapa Bulan lagi akan melakukan upacara pernikahan, Ino yang 3 tahun lalu mulai bergabung dengan Divisi Inteligen Konoha menggantikan posisi ayahnya dalam Squad tersebut, sedangkan Sai telah memegang jabatan tinggi sebagai pemimpin utama Squad Anbu Root yang pada awalnya sempat vakum semenjak kematian Shimura Danzo, visi dan misi tetap sama namun ada beberapa perubahan yang menjadi peraturan didalamnya, contoh kecilnya, tak lagi diizinkan menghapus emosi seseorang yang berniat bergabung dalam Squad yang didirikan Yami Shinobi itu, dan juga diizinkan melakukan kerjasama dengan Anbu Konoha secara bersamaan, hanya perbedaan Squad, Markas, dan pemimpin.


"Krauk,, entahlah Ino,, krauk,, tapi sepertinya,, krauk,, juga begitu,, 'sahut Chouji yang dengan asyiknya mengunyah kripik kentang.


"Shikamaru,, ada apa denganmu,, seperti sedang gelisah,, 'tanya Shino yang melihat raut wajah Shikamaru yang terlihat begitu cemas dan gelisah,,


Shikamaru yang mendengar pertanyaan dari guru pengajar di Akademi itu segera mengalihkan perhatianya yang sedari tadi memandang langit.


"Shino,, tampaknya akan terjadi hal besar nanti, lebih tepatnya saat pertemuan dan perayaan peringatan 6 tahun perdamaian dimarkas pusat Aliansi"


Mendengar jawaban dari Shikamaru tak ayal membuat Rokkie-12 yang tersisa bertanya-tanya, entah mengapa mereka kurang faham dengan apa yang dimaksudkan Shikamaru barusan,


"Sudahlah jangan terlalu difikirkan, kita nikmati saja perdamaian ini, dan untuk mimpi itu, anggap saja hanyalah hal kebetulan, 'ucap Shikamaru melanjutkan, mencoba membuat keadaan rilexs sejenak,!


"Yah setidaknya itulah yang saat ini bisa kita lakukan, semoga saja apa yang kau ucapkan memang benar Shikamaru, "Hanyalah kebetulan". Dan jangan pasang tampang muka seperti itu Lee, mana semangatmu yang terus membara itu,, aku yakin Guy-sensei akan menangis melihatmu kehilangan semangat masa mudamu, 'lanjut Tenten menimpali ucapan Shikamaru sekaligus menegur Lee yang sedari tadi terdiam.


Lee yang mendengar ucapan dari Tenten kini segera mendongakkan kepalanya menatap gadis bercepol dua itu dengan haru,,


"Tenten, k-kau,,,, huwaaaaa ucapanmu membuatku terharu Tenten,, kau benar aku tak boleh kehilangan semangat masa mudaku yang membara ini,,. Uwoooooooh terimakasih Tenten, 'ucap Lee yang kini tampak telah kembali seperti biasanya...


'Oh Shitttttt,, benar-benar memalukan sekali, 'umpat Tenten dalam hati melihat mood Lee telah kembali segar.


'Setidaknya semua bisa normal kembali,, tapi,,, entah mengapa perasaanku semakin buruk, 'gumam Shikamaru dalam hati, menerawang jauh kelangit, berusaha menemukan ketenangan barang sejenak, karena otak cerdasnya seakan menyadari sesuatu yang buruk, ah bukan buruk, tapi sangat-sangat buruk telah menunggu mereka.


Change Sceane.

__ADS_1


..


..


__ADS_2