
Boooommmmmmmm
Ledakan cukup besar hasil dari hantaman Jutsu Naruto dengan tanah menciptakan debu tebal yang menutupi pandangan disekitar Area tersebut,, sedangkan Naruto sendiri kini telah menapakkan kakinya diatas tanah, dan tetap memfokuskan kemampuanya untuk merasakan niat jahat dari lawanya,, beberapa detik berlalu hingga membuat kepulan asap tersebut kini mulai pudar dan mulai nampak pemandangan samar-samar didalamnya.
Dan Shinobi-shinobi yang berada disekitar area tersebut dapat merasakan hempasan kuat dari gelombang radiasi dari Jutsu milik Naruto itu, sebuah Jutsu yang dulu pertama kalianya ia tunjukkan dan berhasil membunuh salah satu member Akatsuki yang dapat dikatakan Abadi dengan banyaknya jantung yang dimiliki.
Naruto tau Jutsunya gagal, seorang Kage tak mungkin tumbang hanya dengan satu serangan tersebut, dan setelah debu menghilang seutuhnya kini dapat terlihat kawah yang cukup besar, beberapa Shinobi yang melihat hal tersebut tak bisa untuk tidak meneguk ludahnya,, bagaimanapun mereka semua tau jika diukur dari segi kekuatan, mereka bisa mati kapan saja jika berhadapan langsung dengan Ninja pirang tersebut.
,,
,,
Dengan gerak reflek yang cekatan Naruto merundukkan kepalanya ketika sebuah tebasan pedang yang telarili Chakra Elemen petir hendak mengenai lehernya, dalam kondisi merunduk Naruto segera memutar tubuhnya cepat hingga kini berbalik berada tepat dibelakang Sasuke, tak ingin menyia-nyiakan kesempatan Naruto segera melepaskan sebuah tendangan kuat kepunggung sang Hokage..
Buagggghhhh
Tendangan tersebut berhasil mendarat mulus dipunggung Sasuke hingga menyebabkan sang Hokage ke-6 Konoha tersebut terpental beberapa meter kedepan.
"Ughhh, sial,,,!, 'rintih sang Hokage yang merasakan punggungnya berdenyut-denyut nyeri akibat tendangan kuat dari Naruto, kemudian menegakkan kembali badanya dan memandang geram Rivalnya yang telah berhasil mendapatkan Point pertama tersebut.
"Bangunlah Uchiha, buktikanlah ambisimu tadi untuk membunuhku, aku yakin Itachi akan menatap pilu sikap Aroganmu yang telah menjatuhkan moral Klan Uchiha ini, dan aku pastikan,, Itachi akan sangat menyesal memiliki adik bodoh sepertimu, 'jelas Naruto kemudian dengan memberikan sedikit bumbu-bumbu provokasi untuk memancing keluar emosi Sasuke.
Dan benar,, saat ini terlihat begitu jelas ketika Sasuke menggertakkan giginya kuat-kuat, ia merasa harga dirinya kini begitu direndahkan oleh Naruto, dan mendengar bagaimana Naruto dengan santainya mengungkapkan hal-hal sakral, entah mengapa itu membuatnya begitu muak.
"Bedebah kau Narutoooooooo,,,,, 'teriak murka sang Hokage yang kini telah kembali melesat dengan cepat menuju tempat Naruto berada.
__ADS_1
"Dapat,,, 'gumamnya tenang saat melihat ucapanya berhasil membuat Rivalnya tersebut benar-benar terbakar amarah,,
"Datanglah Uchiha,,, 'lanjut Naruto dengan menyiapkan sebilah kunai ditanganya,,
Trankk
Trankkkk
Bunyi peraduan sebilah kunai Special dengan sebuah pedang legenda yang menciptakan percikan api kecil hasil gesekan dua benda yang saling membentur,, dimana sebuah kunai tadi merupakan senjata khas dari mendiang Yondaime-Hokage yang diwariskan kepada putranya langsung ketika Perang Dunia Shinobi ke-4 setahun silam, dan sebuah pedang legenda yang digadang-gadang merupakan pedang tertajam didunia yang terbentuk dari sisik keras ular berkepala delapan, "Yamata no Orochi".
Terus bergerak, seakan pertarungan tersebut bukanlah sesuatu yang berarti untuk Naruto, sabetan demi sabetan terus menerus menghujam dirinya tanpa henti, Uchiha Sasuke yang kini tengah dikuasai emosinya terus menerus menyerang Naruto dengan brutalnya, tak sadar jika dirinya termakan oleh provokasi Rivalnya tersebut.
"Jangan hanya bisa menghindar Naruto, diam dan biarlah aku menebas lehermu itu,, 'ucap Sasuke yang terus menerus menyabetkan pedangnya.
"Aku tak menyangka seorang Uchiha mengeluh hanya karena lawanya bisa menghindari setiap seranganya,, aku yakin Madara akan malu melihat generasinya seperti ini,, 'balas Naruto dengan tenang tanpa memiliki beban sedikitpun.
"Kau lengah,,,,,,,,,,,
Crassshhhhh
Sebuah sabetan kecil dari kunai Naruto berhasil menggores pipi dari Sasuke,, darah segar menetes secara perlahan membasahi wajah tampan sang Uchiha terakhir tersebut.
Sasuke yang menyadari kebodohanya tesebut segera melompat kebelakang mengambil jarak,, ia harus tenang, entah mengapa ia baru sadar jika sedari awal ia telah terbawa emosi hingga menyebabkan kerugian bagi dirinya sendiri .
Naruto yang mengerti hal itu pun hanya diam tak berniat melakukan pergerakan, ia telah belajar mengontrol emosi selama setahun belakangan, menurutnya,,, dirinya selama ini begitu bodoh dengan tempramen yang begitu tinggi hingga menyebabkannya hampir tewas berkali-kali, dan terbukti jika sebuah ketenangan begitu sangat diperlukan dalam pertarungan, ia mengambil sisi positif tersebut dari seorang Itachi yang tak pernah mengalami sedikitpun tekanan, bukanya tak merasakan, hanya saja mampu mengontrol dan menyembunyikan emosi sebaik mungkin, dan lebih mengedepankan kepala dingin dalam hal apapun, terlebih lagi dalam pertarungan.
__ADS_1
Menurut Naruto seorang Itachi kalah saat bertarung melawan Sasuke adalah hal yang mustahil, dari segi manapun Itachi bahkan unggul dalam segala hal dari Sasuke, dan disaat itu bahkan Itachi telah menguasai Mangekyo Sharingan dengan sempurna, sedangkan Sasuke masih dengan Sharingan biasa,, pada hakikatnya kekalahan Itachi mutlak dikarenakan penyakit yang telah dideritanya begitu lama, untuk itulah mengapa Itachi dipartnerkan dengan Hoshigaki Kisame yang jenius dalam meracik obat-obatan herbal.
Sesaat kemudian Naruto segera melompat kesamping ketika dari arah belakang ia merasakan niat jahat yang begitu kental menuju kearahnya, dan terbukti benar ketika dari arah belakang muncul Raikage yang tengah melesat cepat kearahnya dengan tubuh yang diselimuti percikan-percikan listrik,,,
Dengan reflek yang telah terasah tinggi Naruto lekas menghindar dari terjangan Jutsu legendaris Raikage ke-4, karena bagaimanapun akan fatal jika sampai tubuhnya terkena hantaman dari Lariat,,,,,
Duaaaarrrrrrr,,,
Hantaman keras mengenai tempat pijakan Naruto barusan, menciptakan debu dan retakan kawah diarea tersebut.
'Cih,,, meleset, 'gumam Yondaime-Raikage kemudian, mengamati sekilas sekitar tempatnya berada, dan ia dapat melihat dengan jelas Rokudaime-Hokage yang tampak kacau.
Hantaman keras mengenai tempat pijakan Naruto barusan, menciptakan debu dan retakan kawah diarea tersebut.
'Cih,,, meleset, 'gumam Yondaime-Raikage kemudian, mengamati sekilas sekitar tempatnya berada, dan ia dapat melihat dengan jelas Rokudaime-Hokage yang tampak kacau.
Tapppp
"Kau tak apa-apa Hokage-dono,,, 'tanya Raikage yang kini tengah berdiri disamping sang Hokage Keenam Konoha
"Hn, aku baik-baik saja Raikage-dono,,, 'jawab Sasuke mantab!
"Begitukah,, tapi sepertinya kau harus lebih tenang, bocah itu sengaja memprovokasimu, dan terbukti benar ketika kau bertarung dengan begitu brutal hingga melonggarkan pertahananmu Hokage-dono, 'lanjut Raikage kemudian !
"Begitulah, aku tak menyangka pecundang itu begitu mahir dalam hal itu,,
__ADS_1
"Bukan aku yang terlalu mahir Uchiha, kau saja yang terlalu bodoh untuk menyadari hal itu,, ternyata benar,, kau berbeda jauh dengan Itachi,,, 'sahut Naruto dari jarak yang agak jauh menimpali pembicaraan yang berlangsung beberapa meter dihadapannya kini.
"!!!!!!...