Dark Creature

Dark Creature
Takdir.


__ADS_3

Masih dalam perjalananya menyelam pada kepingan masa lalunya, raga yang berdiri tegak tanpa kehidupan didalamnya, jiwanya telah hanyut pada beribu kisah pilu yang membuka kehidupanya selama 17 tahun ini, potret kehidupanya dari yang seolah bermunculan dan bermunculan terus menerus, potret ketika dirinya masih seorang bocah yang setiap hari harus mendapatkan apa itu ketidakadilan, dipukuli, direndahkan, disiksa, dan terus tersisihkan. Tak lebih dari seorang Monster, sampai kapanpun ia akan diingat dan dikenang sebagai Monster, bahkan setelah perjuangannya, dan pengorbanannya untuk dunia, dirinya tetap diingat sebagai Monster.


Raga yang tertinggal tampak meneteskan buliran-buliran bening airmata ketika ingatannya sampai pada hal yang ketiga tersebut, bahkan ke- rekan yang telah ia anggap saudara, Cinta pertama, dan Cinta terakhirnya dengan terang-terangan menghianatinya secara kejam, dan mereka pun sama saja saja ,, mengatakan bahwa dirinya hanya seekor kambing yang harus dikorbankan, sungguh hati kini dipenuhi bayangan, kecerdasan, dan kehampaan, dunia nya seolah-olah seolah-olah ketika dihadapanya disajikan pemandangan yang membuatnya seperti tersayat dari pedang,,


Tanpa sadar ia meremas jantungnya, berharap ia tak lagi merasakan apa rasa sakit, sungguh dirinya menganggap hidupnya adalah kutukan yang tak layak untuk bersanding dengan mereka, kutukan abadi yang harus membayangkan semua sisi dan dosa, merupakan kembali alam negatif dunia itu sendiri , dan ia telah siap jika pada suatu masa dirinya benar-benar bangkit sebagai sosok baru yang hidup sebagai perwujudan dari mimpi, penghianatan, derita, amarah, dendam dan dosa,,,


,,


Buagghh


ketika sebuah pukulan super kuat dari perempuan yang dikaguminya sejak kecil tak membuat lepas dari perangkap pedih kisah hidupnya, jatuh dengan tubuh yang tampak mengenaskan, tampak cairan merah menetes perlahan dari sudut pandang, tebing hitam yang membalut ring tubuhkihnya pun telah tanggal dan hancur akibat "Power of Human Streng" dari gadis semi yang kini telah berkacak pinggang dengan congkak nan angkuh, membocorkan rendah Naruto yang kini tetap diam tak bergeming dalam jatuhnya, sakit yang bahkan untuk ukuran manusia bisa dipastikan tewas seketika itu seolah tak membuat Naruto untuk sekedar sakit,,


Sorot matanya begitu sayu dan nanar, dengan tangan yang masih meremas jantung, berbaring bak sebuah mayat, begitulah kira-kira gambaran untuk menunjukkan keadaan dari Legacy Minato Namikaze tersebut,


Seluruh Ninja kini tengah mengerubungi area tersebut, menyaksikan sendiri keadaan Naruto yang terlihat mengenaskan hanya karena satu pukulan kuat dari Haruno Sakura yang akan berganti-ganti Uchiha Sakura mulai,,


Tawa terdengar bersahutan, ucapan lupa dan hinaan tak luput dari pendengaran Indra Naruto yang masih diselimuti pemeriksaan,,,


Dan perlahan-lahan jiwanya tertarik ketempat berantah yang hanya tampak seperti bayangan didalamnya, dirinya bingung, ini biasanya Minscape tempat biasanya ia mengunjungi rubah, hawa gelap dan mencekam begitu terasa disela-sela pori-pori kulitnya, lebih kelam dari Monster Ekor-10 yang ia lawan setahun lalu,,


,,,


'Bangunlah nak,,, sudah dirimu sekarang, bangkit,,, siapa predator yang sesungguhnya,, kau kuat, bahkan yang terkuat dari seluruh makhluk di alam semesta, takdirmu akan segera dimulai, takdir sebagai makhluk yang telah dituliskan pada buku ciptaan tuhan ,, yang akan menjadi lambang dari penebusan dosa,,,,,,,


Sayup-sayup ia mendengar suara yang serak dan berat,, ia tau itu gumaman dari Partner-nya, dan entah mengapa bisikan kelam barusan membuat jiwa Naruto bergetar, ia tau,, aura mengerikan yang dibawakan suara kelam barusan, itu " Dia",,,,,


'S-si-siapa?,,'ucapnya dengan nada bergetar!

__ADS_1


' Aku adalah makhluk fana, aku hanya kumpulan dari rasa sakit yang hidup dan mendarah daging ditubuhmu, akulah bentuk dari amarah, dendam, dan bayangan yang terkunci didasar jiwamu sang selalu coba kau kubur,,,


'Bangkitlah nak,,, takdirmu akan segera dimulai,,,,


Ta-takdir,, takdir apa yang kau maksud?,, 'balas Naruto dengan membuat keberaniannya kepada makhluk tanpa wujud yang kini tengah seolah-olah menusuk lubang telinganya,,,


'Kau akan segera mengerti,,, dan dipertemuan berikutnya kuharap kau telah siap untuk menerima takdirmu,, "Uzumaki Naruto",,,,, pergilah pergi dari tempat ini,, dan kembalilah jika sudah tiba waktunya,,,


'Sampai jumpa nak!


,,


,,


Terdiam mendengar patah demi patah kata yang terucap dari sosok yang tak mampu untuk sekedar ia lihat, hanya bayangan mata memandang,,,


Ia harus segera mencari tahu,, dan tak boleh mati, akan sia-sia semua yang telah ia lalui jika harus berhenti dan menyerah pada rasa sakit yang mereka berikan, benar apa yang dikatakan sosok tadi,,,, ia harus bangkit,,,


Tidak,, aku tak boleh menyerah,, masih ada Konohamaru dan Gaara yang harus kulindungi,, mereka berdua yang menganggapku Uzumaki Naruto,'gumamnya dalam hati ketika fikiranya kembali normal setelah mendengar ucapan sosok misterius yang seolah berbisik,,


,,


"Heh,,, lihatlah pecundang ini,, benar-benar salah, 'ucap salah seorang Shinobi dengan pujian yang amat meremehkan melihat Naruto yang terletak di tengah dengan kelopak mata yang terpejam entah sejak kapan.


"Heeeemmm dibakar hidup-hidup sepertinya menyenangkan,, 'balas Shinobi lain dengan seringai jahat diwajahnya,,,


Mengetuk

__ADS_1


ketuk


"Jangan ada yang macam-macam,, karena aku sendiri yang secara langsung akan memusnahkan penghianat ini,, 'ucap Sasuke yang kini tengah berdiri disamping Sakura bersama Hinata!


Mau tak mau perintahkan Hokage adalah perintah mutlak, jadi,, Shinobi-shinobi yang hendak melakukan sesuatu segera mengurungkan niatnya secara langsung, takut-takut jika nanti sang Hokage memberi hukuman kepada mereka yang berani melanggar pelanggaran barusan.


"Hai,, kami mengerti Hokage-sama, 'jawab mereka dengan serempak.


"Apa yang akan kau lakukan kepada si bodo ini Sasuke-kun?,'tanya Sakura kepada suaminya tersebut..


"Tentu saja membunuhnya Sakura-chan, jika dibiarkan hidup Naruto hanya akan menjadi ancaman di masa depan seperti Madara, 'balas Sasuke dengan tegas dan terlihat begitu berwibawa dimata Sakura, kemudian Sakura mengangguk mengerti dengan senyum kemenangan diwajahnya, dengan begitu, tak akan ada lagi yang bisa merivali suami tersebut.


Sedangkan Hinata tetap diam dengan pandangan yang sulit diartikan, dalam hati kecilnya ia tidak tega jika harus menyaksikan langsung exsekusi mati Naruto, bagaimana pun hatinya benar-benar jatuh cinta dengan pemuda bersurai pirang yang kini sedang terbaring lemah tak berdaya itu, karena misinya mau tidak mau ia harus melakukan kekejian ini, kekejian yang harus dilakukan.


Kilat petir perlahan tercipta ditelapak tangan kiri Sasuke,, Jutsu yang pernah menghantam tubuh pemuda yang tergeletak lemah di hadapannya saat ia kabur dari Konoha untuk mencari kekuatan Orochimaru.


Dan beberapa saat Naruto yang kesadarannya telah kembali kini mulai bergerak, bangun dari kemudian rebanya yang penuh tanya, terlalu banyak hal yang mengejutkan akan momen penuh duka dalam sejarah kehidupan pemuda bersurai pirang tanda itu, dengan perasaan yang tak bisa dijelaskan Naruto perlahan mulai bangkit sedikit demi sedikit sedikit, hingga ia bisa berdiri tegak dengan pandangan penuh ketanah, hendaklah menengadahkan kepalanya kedepan namun tidak ada sesuatu yang menembus jantungnya terlebih dulu,,,


Ia tercengang melihat sebuah tangan telah bersarang disumber kehidupan nafas yang ia miliki, jujur ​​ia begitu terkejut, namun bukan hal itu yang menjadi awal keterkejutannya,, sakit, ia merasakan sakit barang itu, seolah itu sesuatu yang berarti untuknya ,,


'Apa ini,, apa yang terjadi dengan tubuhku,,, mengapa aku tidak merasakan apa-apa, 'fikirnya dalam hati mempertanyakan hal aneh ia baru bangun dari alam kehampaan ini,,


Waktu seolah berhenti ketika semua Shinobi melihat dengan jelas Hokage mereka telah berhasil menusuk jantung Uzumaki Naruto menggunakan Chidori, lebih tepatnya barusan adalah Raikiri,, Jutsu ciptaan dari Legacy Taring putih Konoha Hatake Sakumo,,


Teriakan demi teriakan kemenangan begitu menggema di sudut-sudut desa daun tersembunyi, pada akhirnya Monster itu berhasil lenyapkan, dalam benak mereka saat ini, mereka yakin jika tak akan ada yang selamat ketika sebuah jantung telah diremukkan, meskipun itu Ninja Sekaliber Naruto , kebahagiaan begitu kentara diraut-raut wajah yang berada di lokasi tersebut,, Monster yang selalu mereka khawatirkan akhirnya bisa dilenyapkan,,, namun salahnya mereka, tak tau apa yang akan mereka hadapi dimasa depan setelah tragedi ini, dunia penuh rahasia, terkadang manusia dapat mengubah yang tidak mungkin, seorang Shinobi sejati yang telah membuat siapapun, tak kan berakhir dengan begitu mudahnya, karena ini merupakan,, "Awal sebuah Akhir" dari keberlangsungan kehidupan dunia Shinobi,,,


Pada akhirnya kau mati juga Naruto, perjalananmu telah berakhir di Sasuke-kun, terima kasih atas pengorbananmu sejauh ini,, tanpamu aku dan Sasuke-kun takkan bisa bersatu seperti ini,,, 'ucap Sakura dalam hati, jujur ​​ia bahagia saat melihat suaminya berhasil membunuh mereka berdua, dengan begitu, tak ada yang perlu dikuatirkan lagi,,

__ADS_1


'Hikzzz,,,,, ma-maaf Naruto-kun,, maaf,,,,' isak tangisnya begitu jelas menggebu, tak bisa terbendung lagi ketika ia harus melihat Sasuke benar-benar telah membunuh Naruto, dihadapanya begitu jelas,,,,


__ADS_2