
Sedangkan di tempat yang terpisah, cukup jauh dari lokasi Naruto, namun masih diarea kawasan Klan Hyuga, tampak Kazekage Gaara yang sedari awal menghadapi dua Kage yang tersisa, Tsucikage dan Mizukage, tak melihat perasaan takut dari iris mata Jade nya, seolah- olah telah siap apapun yang terjadi nantinya, perawakan tegap nan tenang dari Kazekage merupakan salah satu ciri khas dari pemimpin desa Suna tersebut, bahkan seolah tak memiliki emosi untuk sekadar tersenyum, dirinya juga telah banyak melalui kepahitan dunia itu sendiri, hingga seseorang waktu itu tampak ceroboh dan tidak menyadari kemudian menyadarkannya, sosok yang menjadi alasan mengapa ia masih bisa melangkah sejauh ini, dan inilah saatnya ia membayar utang budi yang selama ini belum bisa ia tebus.
Apapun resikonya Gaara telah siap untuk berdiri dan membantu pertama kali hingga titik penghabisan darah, jika ia telah mendapat apa itu kebahagiaan, namun disisi lain orang yang telah menyelamatkanya berulang kali, harus menerima kenyataan pahit ketika semua yang dilakukan merupakan sebuah Skenario yang telah direncanakan Kematian Sandaime-Hokage oleh para Tetua-desa, bahkan Gaara sadar jika tanpa adanya Naruto mungkin semua makhluk di Elemental National telah terjebak dalam dunia mimpi atas Ilusi tanpa batas dari Genjutsu Mugen Tsukuyomi, sungguh begitu banyak jasa yang telah Naruto berikan kepada dunia, hingga Endingnya harus berakhir seperti ini,, dan Gaara muak melihat wajah-wajah tak berdosa dari Shinobi-shinobi dihadapanya.
Sial,, jika saya menggunakan Elemen debu, sudah dipastikan pengendalianya terhadap pasir-pasir itu akan semakin mudah, 'batin geram Oonoki yang mengetahui Jutsu-nya akan mempermudah pengendalian Gaara terhadap pasir.
Mizukage,, untuk saat ini Elemen debu milikku tidak akan berguna, kelemahan dari pasir-pasir itu adalah benda cair, 'ucap Tsuchikage kepada Mizukage yang kini tengah berdiri beberapa meter di sampingnya.
"Heeeemmm jadi begitu,, aku mengerti Tsucikage-dono,, 'jawab Mei Terumi yang mengerti arah pembicaraan tersebut.
Kemudian dengan cepat pemimpin Kirigakure tersebut merangkai Handseal cepat untuk melakukan Jutsu untuk menonaktifkan pasir-pasir yang terus bergerak menyerang mereka,,
Suiton : Suiryudan no Jutsu
Dengan cepat Mei Terumi menyemburkan Jutsunya berbentuk naga air yang berukuran besar dari mulut, tanpa menunggu lama Jutsu air tadi segera meluncur deras kedepan menerjang pasir-pasir yang terus menerus bergerak,,
Sesaat kemudian gelombang Jutsu naga air tersebut telah dilakukan dengan sempurna, terbukti ketika pasir tadi mulai menggumpal dan mulai berhenti bergerak secara perlahan, sebagai akibat dari sebuah hukum alam ketika partikel-partikel debu tadi berat dan padat akibat air yang mutlak menambah intensitas yang menyebabkan pasir-pasir tadi sulit digerakkan,,,
"Bagus Mizukage, sekarang sisanya biar aku yang mengurusnya !.
"Hai,,' jawab Mizukage singkat!
"Heh,,, sekarang merasakan Jutsu-ku ini anak muda,,,
Dengan semangat pemimpin desa Iwa kini mulai merangkai segel yang begitu panjang dan rumit, dan diakhiri dengan segel akhir yang mempertemukan ujung dari ibu jarinya,,,
Jinton : Genkai Hakuri no Jutsu
Ucapnya lantang meneriakkan Jutsunya,, dan sedetik kemudian muncul sebuah pendar cahaya berbentuk kubus dalam cakupan ke-dua kedepan telapak tanganya yang direntangkan, dengan sebuah bola kecil ditengah-tengah kubus transparan tersebut. Tanpa menunggu lama kubus transparan itu segera melesat cepat bak sebuah Laser,,,
Diujung Arah Jutsu yang telah ditargetkan Tsuchikage, Gaara bisa melihat nya dengan hanya tenangnya,,
__ADS_1
'Heeem ternyata Tsuchikage sengaja menunggu pasir-pasirku melumpuhkan sementara waktu untuk bisa menggunakan Jutsu itu,, tapi dia melupakan satu hal, partikel debu yang nantinya ia ciptakan dari hasil Jutsu itu bisa dengan mudah dalam kendaliku. konsentrasi debu tak ada bedanya dengan pasir, hanya saja ukuranya berbeda, debu lebih kecil dan ringan, bahkan hampir tak terlihat, dan semakin mudah untuk digerakkan, jadi secara tidak langsung aku cukup diuntungkan jika berhasil menghindari setiap seranganya, 'batin Gaara yang terus mengamati segala kemungkinan yang terjadi.
Tak ingin berlarut-larut dalam fikiranya, Gaara memutuskan untuk melihat dari Jutsu yang tinggal beberapa meter dihadapanya,, Insting dan refleknya begitu tajam bak seorang yang telah berpengalaman dalam pertarungan setiap.
Gaara mengerti betul efek Jutsu ciptaan dari Nidaime Tsuchikage "Muu" tersebut benar-benar, menghilangkan benda apapun yang menjadi jalur lintasan kubus kecil yang beterbangan diudara.
Setelah Gaara Shunsin ketempat aman agak jauh dari tempat sebelumnya, sedetik kemudian setelah kepergianya, Jutsu hasil kombinasi dari tiga Elemen yang sering terjadi "Kekkei Touta" tersebut telah sampai dan menghantam tanah tempat Gaara berpijak sebelumnya,,,,
Duarrrrrrrrrr
Ledakan yang cukup terasa mengejutkan tanah kini seolah menjadi gempa kecil yang dirasakan Shinobi dan warga yang berada didalam desa Konoha,, dan bisa dipastikan kini debu mengepul begitu banyak dan tebal bercampur serpihan-serpihan tanah yang beterbangan diudara,
,,
Tsucikage tau Jutsunya tersebut gagal mengenai sang Kazekage, seorang Kage tak mungkin kalah dalam satu kali seri, itulah yang ia ketahui dari pengalamannya bertahun-tahun, meskipun Ego -nya begitu tinggi, tapi ia juga bisa profesional dan realistis, lawannya ini merupakan pengendali pasir yang begitu sempurna bahkan telah jauh melampaui ayah sendiri. Dan ia harus berhati-hati.
Dalam pekatnya debu tebal berupa yang menutupi pandangan, agak jauh dari tempat tersebut kini Gaara telah bersiap bersiap untuk serangan balik,, pasir di tempat penyimpananya yaitu gentong labu kecil yang terselip di pinggangnya tinggal setengah, sisanya terputus akibat Jutsu air Mizukage sebelumnya,,,
Lambat kemudian, partikel-partikel debu, tanah, dan pasir diarea tersebut segera berkumpul membentuk sebuah gelombang pasir raksasa, memberikan kesan teror bagi siapapun yang memandangnya, seolah siap menerjang siapapun dihadapanya,,,
Celaka,,, kalo begini Jutsu itu akan menenggelamkan tempat ini lautan pasir dari Jutsu Kazekage itu,,, 'gumam Oonoki melihat gelombang pasir raksasa yang kini berdiri tegak ditempat bekas hantaman Jutsu milik tadi,,,
"Kau benar Tsuchikage,,, aku tak mampu jika harus sendiri menahan gelombang pasir itu, butuh lebih dari 3 shinobi pengendali Suiton untuk bisa menahan dan meruntuhkan Jutsu itu,, 'balas Mizukage kemudian.
ketuk
ketuk
tappp
"Butuh bantuan Mei-sama,, 'ucap seseorang yang baru saja datang menghampiri ke-dua Kage yang saat ini tengah berbincang-bincang.
__ADS_1
"Yo Mizukage-dono, Tucikage-dono,,, 'sapa lagi seseorang yang juga datang untuk ikut membantu.
"Aku juga tidak ingin ketinggalan,,, 'sahut lagi seseorang.
Mei Terumi dan Oonoki yang mendengar 3 suara berbeda menyapa mereka segera menoleh keasal suara tersebut,
"Ah kalian datang diwaktu yang tepat,, Choujuro, Kakashi-san, Suigetsu,,, 'jawab Mei yang tampak begitu lega,,,
"Hah,,, anak muda memang selalu saja,, 'gerutu Oonoki kemudian !
"Baiklah sudah tidak ada waktu lagi,, aku tau Suigetsu dan Choujuro merupakan pengguna Suiton dari Kirigakure, tapi bagaimana denganmu Kakashi-san?, 'lanjut Mei Terumi memastikan !
"Sesuai dengan yang dibutuhkan,,, Mizukage-dono,,, 'balas Kakashi dengan Eye Smile milik..
Beberapa saat kemudian ke-empat pengguna Suiton termasuk Mizukage sendiri telah bersiap dengan merangkai Handseal yang terlihat sama,, kemudian dengan serempak mereka berempat mengucapkan Justsunya secara bersamaan.
Suiton : Suijinheki
Dan keluarlah Jutsu Suiton yang berbasis pertahanan, sebuah dinding air yang merupakan kombinasi dari empat Shinobi sekaligus tampak besar hinggga hampir menyamai gelombang pasir raksasa milik Gaara,,
Gaara yang melihat kapasitas gelombang pasirnya sudah tampak sempurna, dengan tenang menggerakkan tanganya kedepan membentuk ayunan pelan dan lembut, dan seketika itu pula gelombang pasir bercampur debu tersebut segera melesat kearah lawanya berada,,
Jarak semakin dekat, terlihat sekilas dua buah gelombang berbeda Elemen tengah waktu Elemen masing-masing,,, dan-,,,
Duarrrrrr
Hantaman keras Jutsu milik Gaara dengan kombinasi Jutsu Suiton dari 4 Shinobi sekaligus menciptakan ledakan yang terdengar begitu memekakkan telinga, meskipun begitu pasir-pasir milik Gaara masih terus menekan meski sedikit demi sedikit ukuranya mulai menyusut air yang mulai membuat debu dan pasir tersebut perlahan mulai memadat dan runtuh secara bergantian. Terkikis dan mulai melemah,,
Beberapa saat kemudian suasana kembali tenang setelah melihat gelombang pasir raksasa tadi berhasil dilumpuhkan dengan sempurna, hanya menyisakan gundukan pasir padat yang tampak basah,,
,,,
__ADS_1
,,,