Dark Creature

Dark Creature
Tuan.


__ADS_3

Tap


Tap


Seusai gejolak dahsyat Jutsu milik Naruto, suasana tampak begitu memprihatinkan, kawah besar berdiameter 50 meteran tercipta akibat hantaman kuat dari sebuah Jutsu berkapasitas kecil namun berdaya hancur tinggi.


Kemudian semua berlanjut dengan pelan dan begitu menegangkan, dan saat-saat seperti inilah yang mereka takutkan, sesuatu yang tak pernah mereka inginkan ataupun mereka harapkan, ketika mereka semua merasa begitu lemah, seakan tak berkutik ketika Monster dihadapan mereka membantai satu persatu diantara mereka, bahkan untuk sang ahli strategis pun tampak kehilangan kontrol atas otak jeniusnya untuk sekedar berfikir mencari jalan keluar.


"Hah,, kita tidak bisa membiarkan Naruto mengamuk, kita harus cepat menghentikanya sebelum semuanya terlambat, 'gumam Shikamaru kemudian, hanya itu yang bisa ia katakan, otaknya telah blank untuk berfikir.


'Ternyata benar dengan yang kukhawatirkan, Naruto benar-benar telah bangkit dari kematian, dan datang untuk mencari pembalasan dendam, ini buruk, 'ucap Shikamaru dalam hati, pandanganya menatap diam mantan sahabatnya tersebut yang tengah berdiri disebrang sana.


"Yah, apa yang Shikamaru katakan benar, kita harus bersatu untuk menghentikan Monster itu"


"Yeah,, dengan begini kuyakin Monster Kyubi itu bisa kita kalahkan"


Pandangannya tetap kosong dalam diam, jiwa barunya memang benar-benar telah menggantikan jiwa lamanya seutuhnya. Matanya menatap satu persatu Shinobi yang pernah dikenalnya, perlahan senyum jahat terukir dibibir Naruto, mungkin memang sudah waktunya ia memulai mengeksekusi mereka.


"Heyaaaaaaaaaaaa"


Beberapa Shinobi termasuk mantan sahabatnya kini tengah berusaha mengeroyoknya bersama-sama, mereka berusaha berfikir positif untuk bisa mengalahkan Naruto.


Berbagai macam Jutsu telah berhamburan sana-sini, langit begitu terlihat suram, mendung hitam kini semakin pekat, angin kembali bertiup kencang, mengiringi moment yang akan menentukan sejarah Ras Shinobi yang akan mengalami kepunahan massal, bahkan dunia mereka akan ikut musnah tertelan kehancuran.


Wusssssshhhh


"Sial,, apalagi sekarang?, 'tukas salah satu dari Shinobi Iwagakure.


"Entahlah, tapi yang jelas itu sesuatu yang buruk! "


Seluruh Ninja yang menyerang Naruto segera menyingkir ketika sebuah pendar hitam pekat menyelimuti tubuh Naruto, hingga membentuk perubahan wujud baru yang mencengangkan, "Dia" Naruto telah memasuki Senjutsu Rikudou Modenya, sesuatu yang terlihat familiar dan asing disaat bersamaan, bagaimana tidak, rambut emas itu berubah hitam kemerahan, dua tanduk kecil tumbuh disela-sela rambutnya, sembilan bola-bola hitam melayang dengan tenang dibelakangnya, sebuah tongkat hitam panjang bersandar menyilang dipunggung, berhiaskan sembilan magatama putih melingkar dileher, jubah hitam yang sedari awal digunakan kini telah berubah bentuk dan modelnya, dimana kini bukan lagi jubah hitam berhoddie, melainkan jubah hitam seperti kimono dengan kerah V mencapai bagian bawah dada, memperlihatkan Tatto dalam tubuh yang selalu tertutup jubah. Dan yang membuat mereka tercengang adalah,, matanya,, mata yang pernah meneror mereka dalam bentuk monster ekor-10.


"'Tidak mungkin, mata sempurna itu,,, bagaimana Naruto bisa mendapatkanya, 'ucapnya tak percaya dalam batin,, bagaimanapun, itu merupakan sesuatu yang mustahil baginya.


'Sial,,, bagaimana bisa Naruto memiliki mata mengerikan itu, 'ucap batin para Shinobi.


,,


,,


'Grrrrrrr,,, cepat habisi mereka semua Naruto, aku sudah tidak sabar lagi menunggu kematian mereka, dan-,,, sepertinya aku mendeteksi Chakra dari perempuan sialan itu datang mendekat, 'ucapnya geram.


Aku mengerti,, dan maaf aku pinjam kekuatanmu sebentar, bagaimanapun mereka tak pantas melihat wujud kutukanku yang sesungguhnya, 'jawab Naruto dalam hati.


'Lakukan sesukamu-,,,


'Tuan, 'balas rubah hitam tersebut, dan kali ini entah mengapa ia memanggil sang Host dengan panggilan tuan.


Sedangkan Naruto hanya diam tak perduli, karena menurutnya itu bukanlah sesuatu yang penting lagi.


,,


,,


,,


Tubuh mereka menegang seketika ketika mata mengerikan itu menatap mereka semua dengan penuh benci, mereka tahu arti dari tatapan mata itu, tatapan tak bersahabat yang menjanjikan kematian.


Sretttt


Grepppppp


"Ohoooookkkkkkk"


Darah segar kembali membasahi bumi tatkala sebuah besi hitam telah menembus tubuh seorang Shinobi dari Kumogakure.


"Ba-bagaimana bisa-,, 'ucapnya tak percaya ketika serangannya tak membuat Naruto sedikitpun bergeming.


Greeepppp


ARRRRGGGGGGHHHH,, JA-JANGAN BU-,,


"Kematian adalah hukum mutlak bagi kalian semua, 'ucapnya dingin, mata itu menyala dengan terang, dan memberikan Terror baru bagi mereka.


"ARRRRRGGGGGGHHHHHHHHHH"

__ADS_1


Bruggghhhh


Miris sekali ketika tubuh perempuan bernama Karui telah terbaring pada tanah, hanya terlihat tengkoraknya saja ketika Naruto telah menyerap seluruh energi kehidupannya.


"Ti-tidak, Karui,, 'ucap Chouji dengan mata yang telah meneteskan airmatanya tatkala melihat perempuan yang akan dinikahinya telah terbujur kaku dalam bentuk tengkorak.


"Ap-pa,, k-kau, kau bedebah-,,


"AKAN KUBUNUH KAUUU, 'teriak Raikage keempat ketika melihat salah satu Shinobi kebanggaan desanya dibunuh dengan begitu mudahnya.


Seketika itu ia melesat dengan tubuh yang telah teraliri Chakra petir yang tengah bergejolak.


Raiton no Yoroi


Beberapa detik kemudian kilatan petir dengan sebuah kilatan berpendar hitam terlihat dengan jelas tengah beradu diudara dimata semua Shinobi yang berada ditempat tersebut.


Bruaghhhh


Hingga salah satu diantaranya, Raikage keempat tampak terlempar dengan begitu keras hingga menyebabkannya tertabrak dinding beton hingga jebol.


Swusshhh


Bragggghh


"Uhgg, sial, kuat sekali"


Drap


Tap


"Anda tidak apa-apa Sensei, 'tanya Darui yang kini tengah membantu Senseinya tersebut untuk bangun dan keluar dari reruntuhan dinding.


"Aku tidak apa-apa Darui, bocah itu,, sudah bukan lagi bocah waktu itu, pukulanya sangat menyakitkan bahkan kekuatan fisiknya melebihi ayah, 'ucap A sembari memberikan Intruksi penjelasan kepada Darui.


"Sial, dimana Bee, dia pasti akan sangat marah ketika mengetahui muridnya dibunuh oleh bocah brengsek itu?, 'tanya A kemudian.


"Aku juga tidak tau Sensei, tapi aku akan melawanya, aku tak terima Shinobi desa kita dibunuh dengan sia-sia, Naruto harus membayar kematiannya, 'geram Darui dengan mata yang terpancar kemarahan besar.


"Kau yakin?, 'tanya A memastikan.


,,


,,


"Kau akan mati Narutooooo, 'ucap Darui dengan kilat kemarahan yang terpancar jelas dimatanya.


Sedangkan Naruto tengah menunjukkan seringai mengerikan ketika ia telah mendapatkan daftar kematian selanjutnya.


"Majulah, sampah"


Kemudian Raikage ke-lima itu melakukan Handseal panjang.


Raiton : Kuro Pansa


Kemudian muncullah puma hitam berlapiskan Chakra petir dihadapan sipembuat Jutsu.


"HEYAAAAAAAAAAAAAAAAAA"


"MATILAH KAU BEDEBAHHHHH, 'teriaknya murka sembari melesatkan Jutsu-nya untuk menerjang Naruto.


"Datanglah, 'ucapnya tenang tanpa sedikitpun kekhawatiran.


Wussssshhhh


Duarrrrrrrr


"Heh,, rasakan itu, 'ucap Darui dengan remeh ketika Jutsunya tepat mengenai sasaran.


Namun-,,


Sreeettttt


"Ap-ppa?, 'ucapnya tak percaya dengan mata melotot. Telat menghindar hingga sebuah pukulan berlapis Chakra menghantam tubuhnya begitu kuat.


Buagghhhhhhh

__ADS_1


"Coughhh,, 'darahnya menyembur dengan deras, tubuhnya seakan remuk menerima pukulan yang menurutnya sangat-sangat kuat.


Tap


Naruto kini tengah berdiri dihadapan Darui yang terbaring lemah, menatap rendah Raikage kelima itu, kemudian sebuah besi hitam tercipta dari ketiadaan dilengan kananya yang dibalut perban putih.


Namun, sebelum tangan itu melepaskan besi hitam yang digenggamnya, sebuah sulur-sulur hitam terlebih dulu menghentikan pergerakannya.


'Heeeemmm,, jutsu si brengsek it-,,,


Jlebbbb


Jleebbbbb


Bukan tubuh Darui yang kini telah tertancap, melainkan tubuh Naruto sendiri, beberapa meter dibelakangnya telah berdiri Mizukage ke-enam Choujuro bersama Shikamaru, sebagai pelaku penghentian pergerakan dan penyerangan dari belakang, namun mereka merasa aneh tatkala melihat bagian tubuh Naruto yang terkena Serangan dari pedang Legenda Hiramekari, tak ada darah ketika tubuhnya telah tertembus oleh beberapa benda biru.


"Berhasil,, kerjasama yang Bagus Mizukage-dono, 'ucap Shikamaru dengan exspresi yang terlihat cukup senang.


"Terimakasih Shikamaru-san, sekarang tinggal penyelesainya, 'balas Choujuro yang kemudian melirikkan matanya kebelakang bermaksud mengkode sang Hokage yang sedari awal sengaja diam mengamati, bagaimanapun ia adalah kunci utama bagi mereka, mengingat sang Hokagelah yang memiliki kemampuan terkuat diantara semua Shinobi.


"Hn, aku mengerti, 'jawab Sasuke kemudian. Kemudian dengan sigap ia melompat keudara, dan merangkai Handseal panjang.


Raiton : Kirin


'Teriak lantang sang Hokage.


Kemudian dari langit, terlihat sebuah Monster berbentuk naga petir yang meliuk-liuk diudara, turun dari langit dengan kecepatan yang begitu tinggi, Naruto tetap diam tak bergeming, namun bukan diam karena pasrah, bagaimanapun ia mulai menikmati sensasi pertarungan yang menurutnya cukup menggairahkan jiwa bertarungnya. Lagi-lagi seringai itu tampak menjajikan kebengisanya. Tanpa siapapun yang tau, namun, Darui yang terbaring di hadapanya dapat melihat dengan jelas bagaimana seringai mengerikan itu menghiasi bibir Naruto.


Hingga kemudian salah seorang Shinobi dari Kumogakure menyelamatkanya dari hadapan Monster yang pergerakanya terhenti. Dan Darui akui, ia cukup lega, lolos dari kematian.


Terus melesat, hingga naga petir itu telah menukik turun dan menghantam tubuh Naruto dengan begitu dasyat.


Booooooooooommmmm


Duarrrrrrrrrrrr


Hancur,, debu-debu telah mengepul pekat diudara, menutupi setiap pandangan, mereka yakin jika Jutsu dari sang Hokage berhasil mengenai Naruto, namun lagi-lagi? Benarkah Jutsu itu mampu membunuh Monster biadab itu.


Deg


Degg


Deggg..


"Gi-gila,, Cha-chakra gelap ini-,


"Juubi,,, 'racau sang Hokage ketika merasakan sebuah tekanan Chakra gila berusaha mengoyak kesadarannya.


Begitu pula dengan yang lain,, bagi yang memiliki tekanan Chakra dibawah rata-rata, mereka telah meringkuk dengan tubuh bergetar, mata melotot, dengan keringat deras membanjiri tubuh mereka.


,,


Disebuah tempat yang amat jauh terlihat 3 sosok yang tengah melayang dengan tenang diudara, mereka tengah melakukan perjalanan jauh dari sebuah tempat, hingga salah satu diantara mereka yang memiliki kemampuan sensor dapat merasakan samar-samar tekanan Chakra gelap yang seakan mencemari udara.


Deggggg


'Cha-chakra ini,, 'ucapnya dalam hati dengan terbata.


"Tuan,, aku merasakanya, Chakra gelap dari Monster itu, 'ucapnya kemudian.


"Khukhukhuuu, aku tak menyangka secepat ini buruan kita temukan,, 'jawab sosok yang dipanggil tuan itu.


"Jadi kau sudah menemukan tanda-tanda keberadaanya?, 'tanya yang lainya.


"Begitulah, cukup jauh ketimur, samar-samar aku dapat merasakan Chakra dari monster yang tersegel pada patung Gedo dibulan,, 'lanjutnya kemudian.


Hemmm jadi begitu, bagaimana menurutmu?"


"Keh, tentu saja menangkapnya, lagipula memang monster itu tujuanku datang kebumi"


"Yayayayaaa aku mengerti,, kalo begitu tunggu apalagi",,,


,,


,,

__ADS_1


__ADS_2