Dendam Sang Presdir (TAMAT)

Dendam Sang Presdir (TAMAT)
Episode 18


__ADS_3

Langkah kaki berat Mesa perlahan memasukin mobil tersebut,Mesa duduk di samping Adam.


Sedangkan Mesa risau memikirkan sesuatu tentang kondisi mamahnya yang ada di rumah sakit. Ia ingin sekali ke rumah sakit menemui mamahnya itu,dengan hati yang sudah mulai gelisah Mesa memberanikan diri untuk berbicara kepada Adam bersamaan mobil tersebut sudah mulai melajukannya.


"Adam,aku boleh membangkang sekali aja kepadamu? Setelahnya kamu mau kasar padaku aku akan terima,asal aku boleh membangkangmu satu kali ini saja." Pinta Mesa yang tidak tau mau pakai cara apa lagi dengan otak buntunya kecuali dengan mengorbankan dirinya Mesa rela asal kali ini bisa bertemu mamah Isti.


Adam merasa tidak mengerti maksud Mesa hanya bisa diam tanpa memperdulikan perkataan Mesa barusan.


Mesa merasa terabaikan mulai berbicara lagi extra mohonnya itu.


"Aku serius Adam,aku mau membangkangmu!" Nada tinggi Mesa yang sudah tidak bisa mengendalikan dirinya.


Merasa nada bicara Mesa meninggi akhirnya membuat Adam mulai berbicara.


"Silahkan kalau berani!" singkat Adam dengan wajah datarnya


Leo hanya bisa melirik dari kaca spion atasnya kalau Mesa sedang ada masalah,tapi Adam tidak menyadarinya.


"Baik! Turunkan aku sekarang." Teriak Mesa


"Silahkan! Loncat." tantang Adam kepada Mesa.


"Baik." jawab singkat Mesa membuka pintu mobil di sebelahnya itu yang masih melajukan mobilnya. Leo mau menghentikan mobilnya di larang oleh Adam pastinya.


Adam merasa Mesa tidak main main dengan ucapan begitu juga dengan tindakannya yang Mesa lakukan dengan nekat,Adam merasa was was pada akhirnya Mesa hendak mau loncat......


"Aaaaas" Teriak Mesa merasa tangan kanannya di tarik dan jatuh di dalam pelukan sang suami di sebelah kursinya itu.

__ADS_1


"Apa yang kamu lakukan Mesa jangan macam macam!" Adam masih memeluk tubuh mungil sang istrinya itu,lalu Adam kembali menutup pintu mobil sebelah Mesa dengan kasarnya.


Brakkk


"Aku mau ke rumah sakit QX, Adam!" cecar Mesa dengan air matanya yang sudah mengalir.


"Leo, kita ke rumah sakit QX sekarang!" perintah Adam ke Leo bersamaan Adam kembali duduk semula di kursinya.


"Baik tuan." Jawab Leo yang memutar balik setir mobilnya ke arah rumah sakit tersebut. Hati Leo yang tadinya juga tegang menjadi tenang kembali. Huuffffft!


"Apa? aku tidak salah dengar kan Adam bilang seperti itu! Entahlah yang terpenting aku ingin ketemu mamah." Mesa mulai memposisikan duduknya sekali kali meremas kedua tangannya itu berharap mamahnya akan baik baik saja ketika ia datang menemui.


Adam masih memperhatikan gerak gerik Mesa. Berharap Mesa akan mengatakan sesuatu kepadanya apa yang terjadi tapi tidak sesuai di harapkan Adam,Mesa tidak mengatakan apa apa. Dari tatapannya Mesa sedang kalut dalam dunia pikirannya itu.


"Apa tujuanmu maksudmu mengatakan membangkang? kerumah sakit? dan ini kenapa kamu sedang khawatir di sertai menangis. Dan kamu pucat sekali,kamu sakit?" kata kata yang Adam tahan di benaknya akhirnya terucap juga.


》Bersambung.....


____________________________________________


PEMBERITAHUAN!!!!!


Di Novel Author sebelumnya yang berjudul "Duda Tampan Pilihanku" segera rilis lho Season 2 tapi beda judul yang jelas di perankan oleh generasi penerusnya yaitu anak mereka.


(Alez & Sonya) πŸ₯³


___________________________________________

__ADS_1


.


.


.


.


.


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. πŸ€—


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


VOTE πŸŽ–οΈ


LIKE πŸ‘


KOMENTAR πŸ’¬


FAVORIT ❀


TIP⭐


RATE 5 BINTANG ⭐⭐⭐⭐⭐


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπŸ’!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. πŸ™

__ADS_1


__ADS_2