
Adam yang mau menjawab pertanyaan Mesa, tiba-tiba ponsel milik Adam berdering,Adam menjauh dari Mesa untuk menjawab panggilannya itu. Ia tidak ingin Mesa mendengar percakapan Adam dengan seseorang di balik teleponnya.
Mesa yang penasaran mengendap-endap mendengarkan percapakan Adam. Di mana Mesa mendengar semuanya karena terdengar jelas Adam menyebut nama Wisma papahnya itu. Yang Mesa kejutkan lagi Mesa mendengar kalau Adam enggan melaporkan Wisma ke penjara hanya saja menyuruh seseorang itu menjatuhkan perusahaan papahnya sehancur-hancurnya.
Bukan karena balas dendamnya saja tapi dia juga mengatakan kalau wanita yang ia cintai (Mesa) sekarang dulunya menderita karena ulah Wisma,makannya Adam ingin Wisma hancur tanpa menyebloskan Wisma ke penjara terlebih dahulu.
Ternyata Ayunda meninggal karena papahnya? Mesa hanya melongoh tetapi di tutup dengan tangannya sendiri, Mesa tidak menyangka apa yang Mesa dengar barusan.
Setelah selesai Adam bercakap-cakap via teleponnnya itu lalu berjalan kembali kearah Mesa, Mesa yang sudah kembali lebih dulu duduk di kursinya itu, tanpa Adam curiga kalau Mesa barusan menguping.
"Siapa yang meneleponmu barusan?" tanya Mesa
"Oh itu tadi,seketaris ku. Tidak penting,ini sudah larut malam sebaiknya kita pulang." ajak Adam mengalihkan perkataannya alias bohong Adam,Adam sengaja menyembunyikannya dari Mesa.
Ia membawa Mesa masuk ke dalam mobil lalu melajukan mobilnya kearah pulang ke rumah.
Mereka berdua diam di dalam mobil tersebut, meskipun mereka saling melirik satu sama lain tapi tidak ada yang mengatakan satu patah pun di antara keduanya.
Sampailah di rumah,Adam baru meminta maaf kembali untuk sekian kalinya.
"Maafkan aku dinner malam hari ini kita gagal. Padahal sebelumnya aku sudah menyusun rencana yang ingin mengulang lamaran resmi kita, tapi sayang semua sudah berantakan." bicara Adam yang memasuki dalam rumahnya itu,untung mamahnya sudah tidur lebih dulu. Jadi tidak mengganggu mamah Isti yang sedang beristirahat.
__ADS_1
Mesa tanpa mengubris Adam hanya tersenyum menatap Adam,lalu Mesa memilih berjalan kearah belakang rumahnya itu,Adam mengikuti langkah Mesa perlahan dari belakang.
Mesa bersikap sangat aneh hari ini. Dia tiba-tiba saja menunjukkan ke pantulan bulan di air kolam, kemudian mencium Adam dan melompat ke dalam kolam.
"Adam!!!" teriaknya dari dalam kolam, "Bantu aku memetik bulan." Mesa mengulurkan tangan kanannya menunjuk bulan di atas langit.
Adam menolak konyol bukan permintaan Mesa! Adam hanya menggapai tangan Mesa untuk membantunya naik kembali ke atas tapi malah Mesa menarik tangannya sehingga dia juga kecebur.
"Mesa, kau sudah gila?"
"Aku bersedia," ujar Mesa, memeluk Adam dan kemudian menciumnya.
Hari ini, tanpa lamaran resmi, Mesa menyatakan bersedia menikah ulang dengan Adam. Kebahagiaan bagi keduanya. Namun, yang tidak di sadari Adam, di tengah ciuman tersebut, terlihat sedikit ekspresi sedih Mesa. Mesa sudah mengetahui kalau papah Wisma yang membunuh Ayunda. Mesa sangat takut akan kehilangan Adam sekarang,mau tidak mau bila suatu saat nanti Adam yang meninggalkan,Mesa harus siap. Setidaknya hari ini Mesa ingin menjadi wanita egois memiliki Adam seorang.
___________________________________________
Tolong dukungannya teman-teman sekalian,jangan lupa mampir juga di karya author yang lainnya gak kalah seru juga kok. Selamat membaca!
___________________________________________
.
__ADS_1
.
.
.
Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. π€
JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=
VOTE ποΈ
LIKE π
KOMENTAR π¬
FAVORIT β€
TIPβ
RATE 5 BINTANG βββββ
__ADS_1
Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπ!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. π