Dendam Sang Presdir (TAMAT)

Dendam Sang Presdir (TAMAT)
Episode 49


__ADS_3

Tidak terlalu lama, sang dokter keluar dari dalam UGD.


Baru saja sang dokter keluar sudah di hujani pertanyaan-pertanyaan dari Adam. Dokter tersebut hanya tersenyum simpul melihat suami dari pasien yang di tanganinya.


Akhirnya dokter tersebut menyuruh suaminya masuk ke dalam ruangan untuk melihat istrinya di dalam. Ternyata Mesa sudah sadar, lega untuk Adam. Lalu kenapa Mesa bisa pingsan? Apakah Mesa memiliki penyakit ganas? secara dulu mamahnya memiliki riwayat penyakit kanker leukimia, bisa jadi menurun ke Mesa. Bisa jadi, bisa tidak! Tapi untungnya tidak untuk Mesa.


Tapi bukan karena itu, Mesa baik-baik saja. Mungkin seharian kemarin Mesa merasa kelelahan jadilah seperti ini. Dan yang harus Adam tahu......


"Kalau istri tuan sedang mengandung." kata dokter tersebut.


"Oh, syukurlah! Kalau istriku tidak kenapa-kenapa."


"Apa dok? aku mengandung, berarti aku hamil?" Mesa memastikan ucapan dokter tersebut.


Adam baru menyadarinya, "Istriku hamil dok?"


"Ya benar, nyonya sedang hamil muda. Saya harap tuan dan nyonya bisa menjaga kehamilannya dengan baik, karena usia kandungannya sangat muda rentan sekali." saran dokter tersebut.


Tiba-tiba Devan dan Sisi datang ke rumah sakit langsung nyelonong masuk kedalam, karena mendengar semua obrolan mereka sebelumnya dari luar.


"Wahhh, selamat ya Adam, Mesa. Sebentar lagi kalian akan menjadi orang tua." Sahut Sisi yang baru masuk ke dalam tanpa permisi.


"Selamat Adam, sebentar lagi kamu akan menjadi seorang papah!" Devan penepuk bahu sebelah Adam, Adam mendengarnya masih melongoh seketika sadar Adam di tepuk pundaknya oleh Devan.


"Apa - apa? aku benaran akan menjadi seorang ayah?" Adam sumringah menatap orang-orang yang ada di dalam bergantian. Sangking senangnya Adam memeluk Mesa yang sudah setengah duduk lalu menyium kening Mesa, pipi, bibir, semua yang ada di wajah istrinya tanpa terkecuali.


"Ehem ehemm!"


"Masih ada orang di sini, seperti dunia milik kalian berdua saja." Sisi menyelanya setelah melihat adegan romantis Adam dengan Mesa, membuat orang-orang yang ada di dalam tersenyum haru.


"Hentikan Adam, lihatlah aku malu."


"Aku bahagia sayang."


"Aku tahu."


"Selamat tuan, nyonya!" Leo memberikan selamat juga kepada majikannya, yang juga ikut bahagia.


"Terimakasih Leo." balas Mesa


"Maaf mengomelimu sebelumnya." seringai kata Adam untuk Leo


"Tidak masalah tuan, saya mengerti."


 


"Dok, tapi kenapa sebelumnya aku tidak merasakan gejala mual atau muntah semesti perempuan sedang hamil? Melainkan merasakan pusing, badan merasa tidak enak, seperti itu yang aku rasakan dok." tanya Mesa kepada dokter yang hendak mau pergi dari ruangannya.


"Iya, itu karena setiap gejala ibu hamil berbeda-beda. Ada yang merasakan gejala mual atau muntah ada juga yang tidak merasakan sama sekali seperti itu nyonya. Itu wajar sekali, karena setiap gejala ibu hamil memang beragam gejala, ya ada merasakan pusing saja bahkan sampai pingsan karena kelelahan. Dan banyak lagi gelaja yang lain, asal kalau nyonya merasakan seperti itu segera di bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut." jelas dokter tersebut.


"Seperti itu, baik! terimakasih dok."

__ADS_1


"Sama-sama! Kalau begitu saya permisi."


"Ya dok."


Adam pun memeluk Mesa dengan bahagia, kali ini dia akan menjaga istrinya sebaik mungkin. Dia tidak mau ceroboh lagi. Membiarkan Mesa pergi sendiri, dia tidak mau kalau masa lalu yang menimpanya akan terulang kembali, masalah kehilangan orang yang di cintainya.


Mesa merasakan dan melihat dari diri Adam begitu memahaminya "Aku janji, akanku jaga kandunganku dengan baik."


"Tentu, aku yang akan menjaganya."


"Dan aku janji, aku tidak akan mati bersama anakku."


"Apa yang kamu katakan sayang? aku yang akan menjagamu sendiri."


Sisi dan Devan melihatnya begitu canggung, mereka ingat dulunya Adam pernah menikah dan istrinya meninggal begitu tragis. Mungkin berat Adam menerimanya sebelumnya. Cuma kali ini Adam lebih takut kehilangan Mesa, ia amat sangat mencintainya. Tidak boleh siapapun menyakiti istri tercintanya.


"Maafkan aku ya Devan, Sisi. Seharusnya aku tidak pingsan di pernikahanmu jadi kacau. Gara-gara aku." kata Mesa untuk pengantin baru.


"Sa, tidak perlu kamu pikirkan. Yang jelas aku dengar kabar ini dan kamu baik-baik saja kita sudah bahagia." balas Sisi


"Iya betul Sa, yang di katakan Sisi. Yang sudah terjadi barusan lupakan. Kita tidak mempermasalahkannya." sahut Devan.


...******...


Di Rumah


"Udah Adam, aku bisa jalan sendiri."


Pelayan-pelayan yang ada di dalam menyambutnya dengan senang. Karena nyonyanya sedang hamil. Ini akan menjadi ekstra kerja keras karena permintaan dari tuannya sendiri.


Sampailah di dalam kamar, Adam memperlakukan Mesa dengan baik. Tidak ada satu gerakan yang membuat Mesa bisa melakukan apapun misal mau mengambil minum air putih di samping mejanya, dengan sigapnya Adam yang mengambilnya dan membantu Mesa untuk minum.


"Adam, aku bisa sendiri."


"Iya aku tahu, tapi aku tidak mau kamu ke-" potong perkataan Adam


"Kelelahan!" sahut Mesa


"Suamiku, aku tidak apa-apa! Aku hanya mengandung anak kamu, dan anak kita baik-baik saja. Aku janji akan menjaganya."


"Ya. Tapi aku ingin juga menjaganya. Kamu juga seharusnya memahamiku sayang. Aku takut kehilangan kamu dan calon anak kita." melas Adam menyentuh kedua tangan Mesa, berharap Mesa mengerti atas ketakutan Adam.


...****...


"Mah, ini bagaimana? aku tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Adam menolakku bekerja di perusahaannya." kesal Selly


"Usaha dong, masak kamu kalah dengan wanita sialan itu. Cih!" mamah Wulan meremehkan Selly yang bodoh itu, padahal Selly adalah anaknya sendiri. Semua berubah dratis ketika ekonominya menurun dratis.


"Usaha bagaimana lagi mah? Aku sudah berusaha pura-pura baik dengannya." sangkal Selly yang geram dengan petuturan mamahnya.


"Apa kek, yang jelas kamu bisa rebut Adam. Mamah aja bisa rebut Wisma dari Isti yang bodoh itu. Kenapa anak mamah secantik kamu tidak bisa mengambil hatinya?"

__ADS_1


"Mah, aku tidak cinta dengan Adam. Aku cuma ingin menghancurkan perusahaannya itu sebagai dendamku kepada Adam dan Mesa sudah membuat kita jatuh miskin, dan aku ingin membalasnya agar mereka juga merasakan seperti kita sekarang, biar impas. Aku tidak rela mereka bahagia mah!"


"Kamu benar-benar bodoh! Seharusnya hartanya Adam yang kamu ambil. Punya őțáķ itu di pakai."


"Mah..."


"Mamah tidak mau tahu, kamu harus lakukan sesuatu untuk merebut Adam dari Mesa. Mamah yakin kamu pasti juga akan jatuh cinta kepadanya. Jangan kalah sama mamah yang sudah mengambil Wisma dari Isti sialan itu. Asal kamu tahu Selly.... Papah Wisma bukan papah kandung kamu!"


"Apa mah?" Papah Wisma bukan papah kandung aku. Aku tidak salah dengar mah. Kenapa bisa seperti itu?"


"Iya kamu benar, kamu tidak salah dengar."


"Lalu siapa papah kandungku mah?"


"Papahmu pergi meninggalkan mamah begitu saja setelah mengetahui mamah mengandung kamu dan papah kandungmu tidak mau mengakuimu bahkan menyuruh mamah untuk menggugurkanmu, mamah sakit hati sekali, malah papahmu memilih wanita lain. Akhirnya mamah masih ingat Wisma ternyata Wisma masih mencintai mamah, tapi mamah juga kecewa waktu itu Wisma di jodohkan dengan Isti pilihan orang tuanya, mamah tidak gentar untuk merebut Wisma kembali, dan pada akhirnya mamah menikah dengan Wisma diam-diam tanpa ada yang tahu, itu saja setelah pernikahan Wisma dengan Isti. Awalnya Wisma ingin adil dengan Isti tapi mamah tidak mau Wisma dengan Isti bertemu pada akhirnya mamah bohong hamil anaknya, Wisma percaya saja dan senang mendengarnya. Padahal Isti juga mengandung tapi mamah tidak perduli, mamah mengambil semua perhatian Wisma untuk mamah dan kamu."


"Memalukan!" masam Selly mendengar masa lalu mamahnya berkaitan atas dirinya.


"Sudahlah Selly! Yang jelas kamu bisa merebut Adam, seperti mamah dulu merebut Wisma yang bodoh mau mamah manfaatin juga. Mamah berhasilkan menghancurkan rumah tangga Wisma dengan Isti? Kamu seharusnya juga bisa seperti mamah. Kamu di takdirkan seperti mamah."


》Bersambung......


__________________________________________


Like, Komentar, VOTE yang kencenggggggg💃🕺🕺💃🕺💃🕺💃


__________________________________________


.


.


.


.


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. 🤗


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


VOTE 🎖️


LIKE 👍


KOMENTAR 💬


FAVORIT ❤


TIP⭐


RATE 5 BINTANG ⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnya💝!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. 🙏


__ADS_2