Dendam Sang Presdir (TAMAT)

Dendam Sang Presdir (TAMAT)
Episode 30


__ADS_3

Di Restoran Mewah.


Sesuai apa yang di minta Adam kemarin,Adam menginginkan dinner malam bersama Mesa.


Mesa mengenakan dress berwarna kuning langsat,cocok untuk tubuh putih mulusnya. Begitu cantik,elegan dan pastinya seksi karena dadanya terespos sedikit.


Semenjak Mesa tinggal dengan Adam,Mesa sering menggunakan dress yang di berikan oleh Adam. Tidak di perbolehkan mengenakan kaos dan juga celana jeans itu perintah Adam.


Kini Adam menggandeng tangan Mesa yang mengalung di lengan tangan Adam. Mereka bersama masuk kedalam restoran yang di pesan Adam sebelumnya, mereka juga di sambut beberapa pelayan di sana,semakin masuk ke dalam restoran itu sangat megah dan begitu mewah karena dekoran yang mereka susun sangat indah.


"Ini bagus sekali." Mesa melongoh melihat isi dalam restoran sekelilingnya, mungkin gedung orang nikahan yang sebelumnya ia datangi bakalan kalah dengan apa yang Mesa lihat sekarang.


"Apakah kamu suka?" tanya Adam


"Lebih dari itu, ini begitu indah bila di pandang." sahut Mesa tanpa mengalihkan pandangannyanya itu.


"Nanti kita mengulang pernikahan kita lebih dari ini."


"Ha?"


"Aku akan melakukan lebih dari ini."


"Tidak perlu,sederhana lebih cukup!"


"Aku tidak mau ada penolakan Mesa,kita tetap melakukan pesta pernikahan ulang kita yang meriah,lakukan itu demi mamah."


Sekilas Mesa teringat mamah Isti,benar juga yang di katakan oleh Adam.


"Tapi percuma!" sangkal Mesa

__ADS_1


"Percuma apa maksudmu Mesa?" kerut dahi Adam


"Iya,aku ingin kamu mencintaiku." Jawab Mesa yang spontan begitu juga kesal teringat semalam Adam tak kunjung menjawabnya, malah minta dinner yang sekarang ini mereka lakukan.


Degg


Adam seketika menjadi bungkam sesaat,akankah hari ini Adam jujur kepada Mesa sesuai janji semalam yang Adam katakan sendiri.


"Kamu menginginkanku mencintaimu? Baiklah akan aku jawab, aku mencintaimu." jawab Adam dengan mudahnya.


Mesa menatap Adam kenapa seakan-akan Adam mengatakannya dari dasar mulutnya saja tidak dalam hatinya.


"Sudahlah,aku tidak perlu perkataan yang tidak meyakinkanku. Benar tidaknya yang kamu katakan, aku tidak tau kamu sedang bohong atau nyata." Mesa melepaskan gandengannya itu kepada Adam,Mesa yang hendak berjalan pergi Adam lebih dulu menarik pinggangnya masuk kedalam pelukkannya itu.


"Akkk" terkejut kecil Mesa


Adam mendekatkan wajahnya semakin dekat kearah wajah Mesa,tanpa menghabiskan waktu lama akhirnya Adam mencium bibir ranum milik Mesa.


Cupp!


Mata Mesa terbelalak lebar,ia terkejut karena Adam mencium bibirnya itu. Entah kenapa Mesa hanyut dalam ciuman yang Adam berikan untuk Mesa,Mesa pun mulai mengimbangi ciumannya itu.


Tiba-tiba seorang pelayan tidak sengaja melihat adegan ciuman mereka berdua,tanpa sengaja juga menjatuhkan tutup makanan yang ia bawa.


Kommpryaaangggggggggg


(Bunyi jatuhnya tutup makanannya yang pelayan itu pegang.)


Sontak membuat Adam dan juga Mesa melepaskan ciumannya,seperti mereka kepergok sedang mencuri mangga di kebun tetanga sebelah. Mereka lupa kalau di restoran, harapannya tidak ada gangguan ternyata ada tikus curut mengagetkannya dengan benda apa yang ia bawa.

__ADS_1


Pipi Mesa menjadi merah merona,karena pelayan di sana tau kalau dirinya sedang berciuman dengan Adam suaminya di tempat umum,sebenarnya sih bukan tempat umum di mana tempat itu sudah di bokking Adam semua. Seharusnya tidak ada kejadian seperti ini mengganggu mereka sedang bermesraan.


》Bersambung......


.


.


.


.


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. πŸ€—


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


VOTE πŸŽ–οΈ


LIKE πŸ‘


KOMENTAR πŸ’¬


FAVORIT ❀


TIP⭐


RATE 5 BINTANG ⭐⭐⭐⭐⭐


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπŸ’!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. πŸ™

__ADS_1


__ADS_2