Dendam Sang Presdir (TAMAT)

Dendam Sang Presdir (TAMAT)
Episode 25


__ADS_3

"Bagaimana keadaan mamah sekarang Mesa?" tanya Adam untuk membuka topik bicaranya dalam diam mereka.


"Mamah ingin bertemu denganmu!" jawab Mesa


Kebetulan Dokter Erwi melintas di depan ruang ICU setelah memeriksa pasien yang lain di sebelah ruang ICU tepatnya bangsal rawat inap VIP kelas atas.


"Dok,apakah Adam boleh masuk? karena di ruang ICU tidak boleh sembarang orang masuk." sapa Mesa menghentikan langkah dokter Erwi


"Tentu. Mari silahkan! " balas dokter Erwi melihat Mesa dan Adam mengarahkan langkahnya kearah pintu depan ruang ICU.


Di dalam ruang ICU


"Mamah!" panggil Mesa melihat mamahnya masih membuka matanya di dalam lamunan entah apa yang sedang di pikirkannya.


"Mesa,nak Adam!" mamah Isti melihat mereka datang bersama yang sebelumnya mamah Isti cuma melihat Mesa tanpa Adam. Hati seorang ibu yang sangat gundah.


"Kalau begitu saya permisi bila terjadi apa apa bisa memencet tombol di sebelah ranjang tidur nyonya Isti atau tidak nona dan tuan bisa memanggil saya di ruang saya." sela dokter Erwi.


"Baik dok!" balas Adam melihat dokter Erwi sudah berjalan pergi dari ruangannya itu,tinggallah mamah Isti,Adam dan juga Mesa.


"Kalau begitu Mesa juga permisi keluar mah,bukannya tadi mamah hanya ingin berbicara dengan Adam saja." kata Mesa yang enggan pergi menyisahkan Adam dan mamah Isti.


"Tidak Mesa,kamu tetap di sini." cegah mamah Isti.

__ADS_1


"Mamah cuma ingin kalian tetap di sini. Nak Adam,Mesa adalah putri mamah satu satunya,mamah minta tolong jaga Mesa seperti dulu mamah menjaganya sampai tumbuh besar sampai saat ini. Mamah sangat menyayangi Mesa. Mamah tidak ingin Mesa menderita sudah cukup biarkan Mesa bahagia denganmu. Mamah percayakan kepadamu!" pinta mamah Isti dari dalam hati


"Maksud mamah apa? mamah pasti sembuh. Aku akan selalu ada untuk mamah. Mesa janji akan menjaga mamah dengan baik. Mesa sayang sama mamah!" sahut Mesa menggenggamkan tangan sang ibu itu.


"Mesa sayang, mamah tidak salah kan memberikan putri mamah kepada seseorang yang tepat menjaganya?" cicit mamah Isti yang memberi respon sentuhan tangan Mesa.


"Mamah Isti,saya janji. Saya akan menjaga Mesa dengan baik." sahut Adam setelah menyaksikan mereka berdua. Adam sangat merindukan keluarga yang hangat saatnya ini Adam bisa menikmatinya dengan melalui Mesa dan ibunya.


"Mana mungkin dia akan menjagaku? dia akan menceraikanku kapanpun dia mau. Aku tidak mau itu hanya sikap manisnya kepada mamahku yang hanya buat mainannya saja." batin kesal Mesa


"Berjanjilah apapun yang terjadi kalian jangan sampai bercerai." pinta mamah dengan penuh harap kepada mereka.


Gubraakkk


"Kenapa kalian diam? Kalian tidak akan melakukan itu kan Mesa,nak Adam?" mamah Isti memandang Mesa dan juga Adam yang lama memberikan jawaban "iya" nya itu.


"Hmm... Ak......" potong perkataan Mesa karena bingung harus jawab apa.


"Baik mah,kami tidak akan bercerai. Semua itu atas restu mamah. Apapun yang terjadi kita tidak akan pernah berpisah." sahut kilat Adam.


Mamah Isti tersenyum senang,hati yang sebelumnya gelisah terobati juga meski tidak bisa mengobati kanker leukimianya itu. Setidaknya bisa membuat mamah Isti tidak memikiran yang membuatnya setres alhasil akan memburuk keadaan mamah Isti.


》Bersambung......

__ADS_1


.


.


.


.


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. πŸ€—


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


VOTE πŸŽ–οΈ


LIKE πŸ‘


KOMENTAR πŸ’¬


FAVORIT ❀


TIP⭐


RATE 5 BINTANG ⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπŸ’!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. πŸ™


__ADS_2