Dendam Sang Presdir (TAMAT)

Dendam Sang Presdir (TAMAT)
Episode 6


__ADS_3

"Apa yang tuan lakukan lepaskan!" Mesa memberontak karena di tarik paksa oleh Adam.


Sampailah di dalam rumah,pelayan rumah berbaris dengan rapinya. Dan mereka menundukan kepalanya dengan penuh kehormatan.


"Selamat pagi tuan!" sapa salah satu pelayan yang ada di sana.


Mesa lagi lagi melongoh seisi rumah dan melihat pelayan pelayan berdiri dengan tertibnya.


"Suruh wanita ini mandi,siapkan baju yang pas untuknya. Aku harus ke perusahaan sekarang. Satu lagi kurung dia jangan izinkan dia kemana kemana selain di kamarnya kalian paham!" perintah pelayan yang ada di sana.


"Tidak! Aku ingin pulang." Mesa besikeras memberontak.


Adam merasa kesal langsung menjambak rambutnya ke belakang sampai Mesa meringis kesakitan,air matanya tanpa di minta keluar menetes juga.


"Kalau kamu seperti ini tidak mengikuti perintahku, aku pastikan hidupmu lebih menderita dari ini. Dengar itu!" tatap Adam begitu kejamnya terlihat jelas dari sorot matanya.


Sedangkan pelayan pelayan di sana bergidik ngeri,Mesa pun di dorong tubuhnya sampai tersungkur di lantai. Kejamnya Adam sudah mendarah daging semenjak kejadian kematian Ayunda.


"Apa salah aku tuan! Itu urusan tuan dengan papah saya. Kenapa saya di bawa bawa?" Tanya Mesa yang masih menangis berusaha menghapus air matanya.


Lagi lagi Adam menarik Mesa masuk kedalam kamar yang sudah di siapkan jauh jauh hari oleh Adam dan Adam menjatuhkan tubuh Mesa ke atas kasur dengan kasarnya.


Hanya ada mereka berdua di kamarnya,


"Mau tau kenapa ha!" Adam mencengkeram dagu Mesa begitu kasarnya tanpa ampun


"Ahww" pekik Mesa merasa sakit.


"Itu karena aku ingin membalas dendamkan melaluimu,supaya papahmu juga merasakan apa yang aku rasakan namanya kehilangan orang yang kita sayangi itu bagaimana!" kata Adam


"Orang yang di sayangi? Yang ada aku dan mamahku setiap bertemu dengannya di siksa. Papah pasti senang kalau aku menderita seperti ini." batin Mesa


"Maksud tuan apa,saya tidak tahu." Kata Mesa


"Sudahlah melaluimu papahmu pasti menderita,dan satu lagi aku perlahan perlahan akan selalu menyiksamu." kata murka Adam


"AKU AKAN MEMBALAS DENDAMKAN LEWAT KAMU MESA!" lanjut Adam dengan menekankan katanya itu.


Mesa masih tidak mengerti dendam apa yang di maksud. Yang dia mau bebas dari Adam,ia ingat ibunya seketika.


"Tuan,aku ingin pulang mamahku pasti mencariku. Tolong tuan!" mohon Mesa dengan Adam yang sudah melepas cengkeram dagu dengan Mesa.


"Tenang saja mamahmu pasti juga senang kalau kamu sudah menikah denganku dan menjadi istri seorang pria kaya bukan! Papahmu yang akan menyampaikan." jawab Adam


"Tolong tuan,saya harus pulang aku harus cari uang untuk mencari nafkah sehari hari ini waktunya saya bekerja!" kata Mesa dengan permohonannya


"Tidak! Cukup layani suamimu di rumah ketika aku membutuhkannya setelah bosan nanti juga aku akan membuangmu! Yang jelas aku akan menyiksamu tanpa ampun terlebih dahulu." Adam kembali menjambak rambut Mesa begitu kasarnya.


"Baik,kalau kamu masih tidak mau menuruti peraturanku,ku pastikan orang tuamu juga menderita lebih dari kamu rasakan ini." Lanjut Adam

__ADS_1


Mesa pun tidak bisa berkutik,dia tidak mau mamahnya juga ikut menderita. Sudah cukup papah Wisma menyiksa mamah Isti,hatinya sakit kalau mamahnya terluka. Masalah uang bisa di pikirkan nanti untuk diberikan kepada mamahnya untuk kebutuhan sehari harinya.


"Jangan tuan,baik saya akan menuruti semua peraturan tuan apapun itu yang penting jangan sakiti mamahku tuan. Saya mohon!" Akhirnya Mesa mensetujui kemauan Adam.


Adam mengerutkan dahinya,maksudnya hanya mamah apa,Adam masih tidak mengerti. Tapi ya sudahlah kalau itu membuat Mesa menurut kepadanya.


"Bagus!" Akhirnya Adam keluar dari kamarnya dan pergi meninggalkan rumah tersebut menuju ke perusahaan.


"Mesa,kamu harus kuat. Mesa tidak boleh lemah demi mamah. Aku tidak mau Adam melakukan tidak tidak dengan mamahnya,sudah cukup papah yang menyiksa mamah." sendu Mesa.


Di rumah mamah Isti


Isti sangat risau semalam Mesa belum pulang ketika Isti kebangun dari tidurnya Mesa sudah tidak ada di kamarnya dan juga Isti menunggunya sampai larut malam sampai pagi ini.


"Isti?" panggil Wisma melihat Isti duduk di sofanya. Isti langsung berdiri melihatnya


Isti terkejut melihat Wisma bersama dengan seseorang yang ia kenal.


"Wulan?" panggil Isti kepada seorang wanita yang ia kenal.


"Hallo apa kabar Isti?" sapa lembut palsu Wulan


"Wisma,bukannya dia mantan pacarmu dulu. Kenapa kalian bisa bersama dan kesini?" tanya Isti kepada Wisma tanpa memperdulikan Selly dan juga Wulan


"Oh jadi ini yang namanya tante Isti! Pantes papah milih mamahku!" Senyum kecut Selly memandang penampilan Isti dari ujung rambut sampai kaki,penampilan tanpa perawatan.


"Kamu siapa?" tanya Isti kepada wanita ingusan yang tak tau diri itu.


"Wisma maksudnya apa ini?" tanya Isti dengan air matanya yang sudah mengalir tanpa bisa di bendung lagi.


"Iya Wulan istriku,aku menikahi setelah menikah denganmu. Ya waktu meninggalnya orang tuaku aku ingin menceraikanmu detik itu juga tapi sayang ada acara kamu hamil segala. Ya jadinya aku pergi tidak pulang selama ini untuk bersama Wulan dan akhirnya membuahkan hasil,jadilah Selly anak kesayanganku." jelas Wisma


Hati Isti begitu sakit dan terpukul,hidupnya hancur waktu itu juga. Air mata yang selalu mengalir,mulut Isti sudah membeku rasanya tidak bisa berkata apa apa lagi,selama ini Isti bertahan demi Mesa. Seketika Isti teringat Mesa,ia ingat semalam Mesa bertemu dengan Wisma dan rekan bisnisnya di hotel.


"Mesa di mana? dimana anakku Wisma!" tanya Isti menguatkan diri karena Mesa


"Dia sudah menikah,aku kesini hanya ingin memberitahumu saja!" jawab Wisma


"Jangan omong kosong kamu Wisma,dimana Mesa?" Isti menatap Wisma begitu instennya itu.


Tiba tiba Wulan mendorong tubuh Isti saat itu juga.


"Jangan lancang kamu wanita sialan!" kasar Wulan


"Yang jelas Mesa sudah bahagia tenang saja dia nikah dengan seorang duda kaya." jawab Wisma dengan entengnya.


Wisma menunjukkan foto buku pernikahan Adam dengan Mesa lewat ponselnya.


Isti begitu tercengah,Wisma berani beraninya menikahkan Mesa tanpa persetujuan mamahnya.

__ADS_1


"Dan aku kesini juga ingin meberitahumu,aku akan pisah darimu! Tunggu saja gugatan cerai dari pengadilan. Kalian sudah tidak ada gunanya lagi." Kata Wisma dengan tidak berbobot itu .


Lagi lagi hati Isti begitu sakit,tapi di sisi lain Isti sangat senang bisa pisah dengan laki laki yang salah yang tidak baik untuk dirinya.


"Baik aku tidak perduli itu, kita cerai baiklah" tegar Isti


"Tapi soal Mesa kalau mereka sudah menikah. Beri tahu aku dimana rumah tinggalnya Mesa dengan suaminya?" lanjut kata Isti


"Tidak perlu tahu!" tolak Wisma


Wulan dan Selly mencegahnya memaksa Wisma memberitahu dimana Mesa berada, tapi malah Isti di dorong ke lantai. Wisma tidak mau memberitahu keberadaan Mesa saat itu kepada Isti. Karena Wisma tidak mau rencananya akan kacau kalau Isti tahu.


*****


Di dalam mobil


"Pah,Mesa nikah dengan seorang duda?" tanya Selly


"iya sayang,emang kenapa?" kata Wisma fokus menyetir mobilnya..


"Tidak apa apa pah,tanya aja!" Selly pun kembali menyenderkan tubuhnya di kursi belakangnya.


"Aku bisa merebut kekasih Mesa dengan ini setelah ini. Lagi pula orang kaya Mesa harus dapat yang bekas! Seorang duda kaya pasti jelek, kalau jelek malu maluin haha kalau ganteng gimana ya! ah gak mungkin ganteng mau dengan wanita seperti Mesa yang tak sebanding denganku!" batin Selly dengan senyum jahatnya itu.


》Bersambung.....


.


.


.


.


.


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. πŸ€—


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


VOTE πŸŽ–οΈ


LIKE πŸ‘


KOMENTAR πŸ’¬


FAVORIT ❀


TIP⭐

__ADS_1


RATE 5 BINTANG ⭐⭐⭐⭐⭐


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπŸ’!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. πŸ™


__ADS_2