DERITA NONA MUDA

DERITA NONA MUDA
MASA LALU KELAM PAK SUNARTO


__ADS_3

"Siapa kamu..?!" Pak Sunarto masih terlihat sangat kaget, mendengar Bastian tadi menyebut gelarnya dimasa lalu.


Sebenarnya sudah lama pak Sunarto mengubur dalam-dalam masa lalunya, dia tidak mau lagi mengingat gelar Iblis berhati emas yang dulu membuat dia sangat disegani didunia hitam.


Semua orang yang ada didalam ruangan itu langsung melihat kearah Bastian, mereka tahu kalau Bastian sudah mengetahui siapa sebenarnya pak Sunarto.


"Saya Bastian." Bastian tersenyum pada pak Sunarto.


Bastian berusaha untuk memhilangkan keterkejutan pak Sunarto, kerena tadi dia telah menyebut gelar masa lalu pak Sunarto.


"Dari mana kalian semua berasal..?!" Pak Sunarto memperhatikan mereka satu persatu.


"Kami dari jakarta pak." Aisyah yang menjawab.


"Apa Harimau Kumbang yang mengirim kalian kesini?"


Sekarang giliran Bastian dan Aisyah yang terlihat kaget mendengar pertanyaan dari pak Sunarto.


Serly juga menatap heran kearah pak Sunarto, Serly heran kenapa pak Sunarto bisa mengenal orang seperti Harimau Kumbang.


Dia pasti orang satu jenis dengan orang yang bernama harimau kumbang. Abimayu menatap kearah pak Sunarto.


"Dari mana pak Sunarto mengenal Harimau Kumbang?" Aisyah menatap wajah pak Sunarto dengan penuh tanda tanya.


"Aku tahu beliau dari berita di tivi." Jawaban pak Sunarto terdengar tidak meyakinkan.


Dia pasti mengenal Harimau Kumbang. Aisyah sadar pak Sunarto berkata bohong.


Dia berbohong. Bastian menyipitkan matanya sambil melihat kearah pak Sunarto.


"Aku mengingat wajah kalian berdua." Pak Sunarto melihat kearah Bastian dan Aisyah secara bergiliran.


"Maksud bapak?" Aisyah belum memahami maksud perkataan pak Sunarto.


"Anda nona Aisyah Adiguna Cokrominoto." Pak Sunarto melihat kearah Aisyah.


Semua orang disitu kini mengarahkan pandangannya kearah pak Sunarto.


"Dari mana bapak tau?" Aisyah semakin terlihat heran.


"Apa nona Aisyah lupa? Bahwa wajah nona sudah terlalu sering masuk koran dan tivi?" Pak Sunarto tersenyum Simpul.


"Lalu apa hubungan bapak dengan dengan Harimau Kumbang?" Kali ini Serly yang bertanya.


"Orang seperti Harimau Kumbang juga sangat terkenal, jadi tidak heran kalau orang seperti saya juga tau tentang dia." Lagi-lagi jawaban pak Sunarto terdengar tidak meyakinkan.

__ADS_1


Dia pasti mengenal Harimau Kumbang. Aisyah melihat kearah pak Sunarto.


Apa hubungan dia dengan harimau kumbang? Bastian yakin kalau pak Sunarto mengenal Harimau Kumbang.


"Wajahmu akhir-akhir ini juga sering masuk tivi mayor Bastian." Pak Sunarto menunjuk kearah wajah Bastian sambil tersenyum.


"Apakah bapak mengenal saya juga?" Abimayu bertanya pada pak Sunarto dengan semangat.


Pak Sunarto hanya mengelengkan kepalanya sambil tersenyum tipis.


Semua orang disitu langsung tersenyum geli mendengar pertanyaan konyol Abimayu.


"Oke kalian lebih terkenal daripada saya." Abimayu membentangkan kedua telapak tangannya, sambil melihat kearah Bastian dan Aisyah.


"Mungkin kau harus membunuh bos mafia atau kuruptor dulu, setelah itu kau akan terkenal seperti kakak mu." Serly menggoda tunangannya.


"well, who should i kill?" Abimayu membalas godaan tunangannya.


"Pejabat korup yang mana saja, maka bunuh dia."


"Many corrupt indonesian officials."


"Bunuh mereka semua."


"Wowww..! you are meaner than my brother." Abimayu melirik kearak kakaknya.


"Kau bosan hidup..?!" Bastian melotot kearah adiknya.


"You are crazy..?! Yang mati pun klo bisa mau hidup, masak yang hidup mau mati." Abimayu menyengir kearah kakaknya.


"Bukannya kalian bersaudara?" Pak Sunarto melihat kearah Bastian dan Abimayu secara bergiliran.


"Terkadang aku tidak yakin dia kakak ku." Abimayu terlihat cemberut.


"Hahaha tentu saja menjadi adik dia tidak lah nyaman. Lengah sedikit nyawamu akan melayang." Pak Sunarto tertawa melihat tingkah lucu kedua kakak beradik itu.


"Bapak benar sekali." Lagi-lagi Abimayu melirik kearak kakaknya.


Istri pak Sunarto tersenyum bahagia mendengar pak Sunarto tertawa lepas seperti itu, kerena sudah sangat lama istri pak Sunarto tidak mendengar suaminya tertawa lepas bahagia seperti itu.


Terimah kasih kalian telah mendatangkan kebahagian didalam keluarga kami. Istri pak Sunarto merasa bersyukur dengan kehadiran Bastian dan yg lainnya.


*****


Beberapa jam kemudian.

__ADS_1


Setelah pulang dari rumah sakit Aisyah dan Serly mengajak istri dan anak-anak pak Sunarto jalan-jalan mall.


Dirumah pak Sunarto.


"Terimah kasih kalian telah membantu saya." Pak Sunarto melihat kearah Bastian dan Abimayu yang duduk dikursi plastik yang ada dihadapannya.


Bastian hanya tersenyum mendengar perkataan pak Sunarto. Bastian senang kalau pak Sunarto tidak mempersoalkan pertolongnya, Bastian masih ingat perkataan pak Alam, kalau pak Sunarto atau Iblis berhati emas tidak suka menerimah pertolongan dari orang lain.


"Bapak sebenarnya sangat mengenal Harimau Kumbang. Maafin bapak kalau bapak sebelumnya telah berkata bohong." Pak Sunarto terlihat sangat serius.


"Saya sudah mengira hal itu." Bastian berkata pelan.


"Beberapa bulan belakangan ini Harimau Kumbang beberapa kali menelpon bapak, dia tau kondisi saya seperti apa, jadi dia bermaksud membantu mencari jalan keluar masalah yang sedang menimpah saya." Pak Sunarto tiba-tiba terlihat menjadi sedih.


"Sebarnya seperti apa hubungan pak Sunarto dengan Harimau Kumbang?"


"Dia bisa dibilang salah satu teman baik bapak, dia sering meminta saya datang kejakarta. Kata dia orang seperti saya akan hidup lebih layak kalau mau datang kejakarta."


"Berarti Harimau Kumbang sangat mengetahui kemampuan pak Sunarto, sehingga dia berkata pada pak Sunarto seperti itu."


"Harimau Kumbang berkata pada saya, orang seperti saya akan menghasilkan uang sepuluh juta lebih perbulan, kalau mau datang kejakarta."


"Apa yang Harimau Kumbang tawarkan pada pak Sunarto?" Bastian menjadi penasaran dengan perkataan Harimau Kumbang pada pak Sunarto.


"Dia berkata kalau saya bersedia bekerja pada orang-orang seperti tuan Adiguna Cokrominoto, hidup saya akan menjadi lebih baik."


"Tentunya gelar Iblis berhati emas itu bukan gelar main-main, sehingga Harimau Kumbamg bisa seyakin itu pada pak Sunarto."


"Itu cerita masa lalu kelam yang harus bapak kubur dalam-dalam." Pak Sunarto terlihat sedih.


"Apa yang membuat pak Sunarto harus mengubur masa lalu pak Sunarto?"


"Bapak telah menghancurkan hidup istri bapak sendiri." Pak Sunarto terlihat meneteskan air matanya.


"Menghancurkan hidup istri pak Sunarto sendiri?" Abimayu bertanya heran.


"Bapak telah membunuh kedua orang tua istri bapak sendiri." Air mata pak Sunarto semakin tidak terbendung, terlihat ada penyesalan yang sangat dalam diraut wajah pak Sunarto.


"Apa istri pak Sunarto tidak membenci bapak dengan kejadian itu?" Bastian melihat wajah pak Sunarto.


"Sampai sekarang dia belum tau siapa yang telah membunuh kedua orang tuanya."


"Ini cerita yang sangat rumit." Abimayu menarik napas dalam-dalam mendengar cerita pak Sunarto.


"Suatu hari nanti bapak sangat berharap mempunyai keberanian menceritakan pada istri bapak, kalau bapak lah yang telah merenggut nyawa kedua orang tuanya."

__ADS_1


"Jadi mas lah yang membuat saya menjadi yatim piatu..?!" Istri pak Sunarto tiba-tiba telah berada dipintu.


Tubuh istri pak Sunarto terlihat gemetaran, entah kerena sedih entah kerena menahan amarah.


__ADS_2