
Setelah berbasa - basi beberapa saat terdengar aldi mulai menyampaikan keinginannya.
" bapak, emak, dan dek ria, sebelumnya saya meminta maaf atas semua kesalahan yang saya lakukan ketika menjadi menantu bapak dengan emak, dan juga menjadi suami mu dek".
" sudah lah aldi semua sudah berlalu, jadikan pelajaran untuk kedepannya, bapak sama emak sudah memaafkan mu, begitu oun dengan riani" pak sudrajat menjawab perkataan aldi.
" pak sebenarnya kedatangan aldi ke rumah ini, kalau bisa dan masih ada kesempatan buat aldi, aldi pengen rujuk dengan dek ria, selama empat tahun ini aldi merasa kehilangan arah hidup dek semenjak berpisah dengan mu".
"maaf sebelumnya riani menyela, bukan kah beberapa hari yang lalu kamu bilang mau menikah lagi mas, terus kenapa sekarang mengajak ku rujuk".
" kalau kamu mau rujuk dengan mas maka mas bisa meninggalkan bila buat kamu dek, kasihan dini pasti semenjak kita berpisah dini kekurangan kasih sayang kan".
" ALLDI...kamu" terlihat emosi pak sudrajat sudah memuncak mendengar perkataan aldi.
" kamu anggap apa anak saya, ketika jadi istri kamu, kamu sia - sia kan dan kamu sakiti fisiknya, sekarang mau kamu ajak rujuk kembali kamu fikir saya mau menerima mu menjadi menantu ku lagi, jangan harap kamu".
" bapak sudah sabar dulu", riani dan emaknya mencoba menenangkan bapaknya.
" mak tolong bawa dini pergi dulu, riani tidak mau pesikis dini terganggu dengan pembahasan ini ".
" ayo din kita beli jajan dulu".
Bu sumi membawa dini keluar dari rumah.
" gini ya mas, soal kamu mau menikah lagi saya tidak perduli, dan satu hal lagi, meskipum dini selama ini hidup terpisah dengan mu dia tidak akan kurang kasih sayang".
__ADS_1
" akan tetapi ndok dini tetap membutuhkan sosok seorang ayah". Pak surat mencoba ikut berbicara.
" iya pak riani tau, dini memang membutuhkan sosok seorang ayah akan tetapi bukan kamu orangnya mas"
" kamu yakin tidak mau rujuk dengan mas dek, mas dengar - dengar selama kita berpisah kamu tidak pernah terlihat dekat dengan laki - laki mana pun itu tandanya kamu masih cinta dan sayang dengan mas".
" Percaya diri mu boleh di ancungi jempol saudara aldi, asal kamu tau, selama ini saya masih menjaga perasaan anak saya dengan tidak dekat dengan laki - laki mana pun, dan sl dihati saya sudah tidak ada lagi rasa buat laki - laki tak berpendirian dan ringan tangan sepertimu".
" terus kenapa kamu tidak menikah lagi ?".
" dan itu bukan urusan mu, urus saja urusan mu, oh ya katanya kamu mau menikah lagi ? kapan? selamat ya semoga bahagia selalu, masih ada yang ingin di sampaikan ? Kalau tidak saya mau menyusul dini".
" fikirkan kembali penawaran ku dek, tidak enak lo hidup menjanda" aldi masih juga belum menyerah.
" empat tahun saya hidup menjanda, bukanlah waktu yang singkat, akan tetapi semua berjalan dengan baik - baik saja bahkan kehidupanku dan anakku berjalan lebih baik semenjak berpisah dengan mu, lihat aku semakin gemuk kan semenjak bercerai dengan mu, semoga kamu faham dengan apa yang saya katakan mas".
" maaf pak, kenapa baru sekarang bapak bilang hidup bapak kesepian tanpa saya dan dini, kenapa tidak dari dulu - dulu bapak bilang, ini sudah empat tahun lo, bahkan bapak masih ingat tidak ketika saya berpamitan dengan bapak kalau saya mau pulang ke rumah bapak saya, bapak kan yang bilang kehidupan keluarga bapak akan tentram tanpa adanya saya dan dini, kenapa sekarang seolah - olah saya yang salah".
" ketika saya disalahkan karena menceraikan mas aldi, saya masih diam karena saya masih menghormati keluarga bapak, akan tetapi sekarang saya tidak akan diam lagi pak, maaf".
" ya sudah, tolong jemput dini dek mas mau pamit, tenangkan dulu hati mu dan fikirkan permintaan mas, demi dini anak kita, mas yakin dini sangat membutuhkan kehadiran mas juga ingin hidup ditengah - tengah kita".
" tidak ada yang perlu difikirkan lagi oleh anak saya, apa belum cukup kamu menyakiti dan menyia - nyiakan dia aldi, sehingga kamu ingin dia kembali rujuk dengan mu".
" tidak pak saya mengaku salah selama ini makanya saya ingin menebus kesalahan saya terhadap istri dan anak saya".
__ADS_1
" maaf meluruskan saya adalah mantan istri bukan istri mu lagi".
" iya dek, maaf atas semua khilaf mas selama ini, mas janji akan berubah demi kamu dan anak kita".
" tidak mas, saya masih bisa menghormati mu karena kamu adalah bapak kandung anak saya, akan tetapi untuk rujuk kembali maaf saya tidak bisa".
" apa karena sudah ada laki - laki lain di hati mu dek, sehingga kamu tidak mau rujuk kembali dengan mas?".
" untuk saat ini belum entah kedepannya, siapa yang bisa menebak soal jodoh".
" ya sudah pak kalau begitu kami permisi,dan ini ada sedikit rejeki buat nambah - nambah kebutuhan dini dek tolong trimalah" , terlihat aldi mengeluarkan sebuah amplop dari sakunya.
" dan fikirkan lagi keinginan mas, kami permisi dek, pak, Assalamualaikum".
"waalaikumsalam", ariani dan bapaknya menjawab.
" ria jangan keluar dulu bapak mau bicara sama kamu".
" sudah ria tau apa yang akan bapak bicarakan, sampai kapan pun ria tidak akan menerima ajakan rujuk mas aldi pak, bapam tenang saja ya".
" beneran tidak sekedar menenangkan bapak kan kamu?".
" tidak pak kalau pun nanti ria ada jodoh lagi ria pastikan itu bukan mas aldi".
" ya sudah bapak percaya kepadamu, sana cari dulu anak mu kasian belum makan dari pulang sekolah tadi".
__ADS_1
" ini riani mau jalan".