
siang menjelang setelah melalui pemeriksaan maka hari ini dini sudah diperbolehkan pulang ke rumah, dan dini harus istirah dulu belum boleh beraktivitas berat dulu.
hasil diagnosis dokter dini terkena gejala tifus, oleh karena itu pola makan dini pun harus diperhatikan, dini tidak boleh makan makanan dengan tekstur kasar jadi untuk sementara dini makannya bubur.
sedangkan ragil setelah dini pulang ke rumahnya ragil pun pamit pulang ke rumahnya juga, akan tetapi dia berjanji dengan keluarga riani akan datang secepatnya ke rumah riani kembali.
selesai riani berbenah rumah terdengar suara salam dari luar rumah.
"Assalamu'alaikum"
" Waalaikumsalam " jawab riani dari dalam rumah, sambil berjalan menuju pintu rumahnya.
betapa terkejutnya riani ketika membuka pintu rumahnya, terlihat aldi dan keluarganya yang datang.
" bapak ibu mari silahkan masuk".
" iya, kok sepi kemana orang tuamu riani"
" ada pak sedang istirahat, sebentar saya panggilkan, mari silahkan duduk dulu"
" Terima kasih riani, maaf merepotkan"
" tidak merepotkan kok mas, riani tinggal sebentar ya"
Riani segera memanggil bapak dan emaknya, sedangkan dia membuat minuman terlebih dahulu.
" silahkan diminum pak"
" iya Pak maaf kedatangan kami mengganggu istirahat bapak sama emak"
" tidak di kami juga sudah cukup istirahatnya kok"
" dininyamana dek, kok tidak kelihatan? "
" dini sedang tidur, mas mau dibangunkan apa, kalau iya akan riani bangunkan, sebentar ya"
" tidak usah dek biar dini istirahat dulu biar segera sehat kembali"
" ya sudah kalau begitu "
" ee bagaimana kabar bapak dan ibu maaf kami kemarin cuma sebentar nengok diminta, dan tidak bisa menemani dini di rawat"
" tidak apa - apa pak yang penting sekarang dini sudah bisa pulang, tinggal pemulihannya saja, ini memang mau sekedar menjenguk dini atau ada hal penting yang mau di sampaikan pak"
" iya Pak sebenarnya kami sekeluarga kesini memang mempunyai niat baik Pak"
" niat baik apa ya pak? "
"begini Pak, berhubung aldi sudah menceraikan tepatnya sudah menjatuhkan talak tiga terhadap nabila maka sekarang setatus aldi kan duda"
__ADS_1
" ya terus? "
" kami berniat untuk meminta aldi supaya bisa menyambung kembali jalinan yang telah bercerai berai dengan riani Pak".
" maksudnya? ".
" kalau memang aldi dan riani masih ada jodoh dan aldi masih punya kesempatan sudi kiranya keluarga bapak khususnya riani bisa menerima aldi kembali".
"menerima bagaimana ya pak"
" menerima niat baik aldi untuk rujuk kembali pak, bagaimana".
" kalau saya sih, semua terserah riani pak, karena yang menjalani itu riani, bagaimana riani apa jawabanmu atas permintaan keluarga aldi? ".
" sebelumnya riani ucapkan terima kasih atas niat baik mas aldi dan keluarga, akan tetapi maaf jika jawaban riani masih tetap sama dengan yang dulu, atau jawaban riani sama dengan kemarin ketika di puskesmas, maaf mas, bapak, dan ibu, bukannya riani tidak mau untuk kembali menjadi pendamping hidup mu lagi mas, setatus mas baru cerai secara agama belum dah secara negara mas, selain itu saat ini riani sudah terikat berjanji kepada seseorang, jadi maaf riani tidak bisa menerima niat baik mas dan keluarga"
"ini semua mas lakukan demi anak kita dek, fikirkan juga dini, jangan hanya memikirkan dirimu sendiri"
" selama hampir lima tahun ini, dini. baik - baik saja hidup tanpa mas, jadi jangan pernah jadikan dini sebagai alasan mas"
" mas tau selama ini mas salah sudah tidak memperhatikan dini dan kamu, oleh karena itu mas janji akan menebus semua kesalahan mas selama ini"
" maaf mas, riani tidak bisa"
" demi dini anak kita dek"
" baik dek mas kira saat ini kamu masih dalam kebimbangan karena hati mu bingung untuk menentukan pilihan kepada mas atau pemuda yang kemarin, mas akan memberi kamu waktu untuk berfikir dengan tenang terlebih dahulu, berapa lama pun waktu yang kamu butuhkan akan mas berikan, mas akan siap menunggu jawaban mu sampai kapan pun"
" tidak mas jangan menunggu riani, karena sampai kapan pun jawaban riani akan tetap sama"
" apa karena pemuda yang kemarin dek? "
"karena dia atau bukan, itu bukan urusan mas aldi jadi berhentilah beralibi sendiri"
" baiklah akan tetapi sebelum mas melihat kamu ijab kobul, maka selama itu juga mas akan selalu memperjuangkan mu dan rumah tangga kita"
" rumah tangga mana yang akan mas perjuangkan, bukan kah rumah tangga kita sudah hancur berantakan hampir lima tahun ini, mungkin rumah tangga mas dengan nabila yang perlu mas perjuangkan rumah tangga dengan ku".
" mas dengan nabila sudah talak tiga dek jadi kami tidak bisa rujuk kembali, jadi ya rumah tangga kita berdua yang akan mas perjuangkan "
" tidak perlu memperjuangkan sesuatu yang sudah hancur mas, masih ada perempuan lain yang tidak selalu merepotkan mas, yang bisa menghargai mas, bisa memenuhi semua perintah mas, dan itu bukan riani"
" tidak dek tidak ada wanita yang lebih baik dari kamu yang bisa ngertiin mas dan bisa mnenerima mas apa adanya dan dengan sabar mau menerima semua kekurangan mas"
" tidak bukanlah dulu mas bilang riani ini selalu merepotkan, tidak bisa menghargai dan menghormatimu sebagai seorang suami"
" mas berkata seperti itu dulu karena khilaf dan belum faham akan bagaimana kamu"
" sebentar jangan saja kamu berkata seperti ini karena setelah kamu mengenal beberapa wanita atau mencoba membandingkan riani dengan nabila istri mu mas"
__ADS_1
" tidak dek, mas beneran sadar sekarang tidak ada wanita sebaik dirimu yang bisa menerima mas dengan begitu tukus jadi mau kan kamu rujuk kembali dengan mas, agar anak kita bisa hidup dengan kasih sayang orang tua yang utuh dek, itu akan membuat dia merasa bahagia "
" maaf, setalah apa yang sudah terjadi diantara kita maka riani tidak mau jatuh ke lobang yang sama"
" maaf bapak menyela ya ndok" tiba - tiba mantan bapak mertua riani menyela perdebatan riani dan aldi.
" iya Pak silahkan"
" saat ini mungkin suasana hati riani sedang tidak baik, makanya da baiknya jika jangan mengambil keputusan disaat emosi seperti ini, fikirkan baik - baik keputusan mu ndok, karena ini menyangkut masa depan mu dan anak kalian dini, biar bagaimana pun kebahagian dini adalah yang paling utama, jangan mementingkan diri sendiri ndok"
" sebelumnya ariani minta maaf Pak, karena jawaban riani akan tetap sama, toh selama ini dini sudah terbiasa hidup berempat dengan mbah dan riani, sudah hampir lima tahun ini dini hidup tanpa bapak nya dan semua baik - baik saja Pak, terus kenapa sekarang mas aldi baru datang dan mengajak riani rujuk, kemana saja selama ini ada tidak mas aldi datang atau sekedar menelfon menanyakan kabar anaknya, tidak kan, jadi biarlah seperti ini hubungan kami tidak ada lagi Yang perlu diperbaiki atau diperjuangkan lagi Pak "
" apa keputusan mu tidak bisa dirubah lagi ndok"
" maaf, tidak Pak"
" akan tetapi bapak yakin dini membutuhkan sosok seorang ayah ndok"
" riani tau soal itu, dini akan mendapatkannya akan tetapi tidak dengan bapak kandungnya "
"maksudmu dek"
" dini akan mendapatkan kasih sayang dan figur sosok ayah dari ayah barunya nanti"
" siapa kalau mas boleh tau"
" nanti kamu juga akan tau mas"
" pemuda yang kemarin, dia terlalu muda untuk bisa menggantikan ku menjadi ayah buat dini dek, dia hanya akan menyayangi mu saja tetapi tidak dengan dini"
" yakin sekali kamu mas"
" coba kamu fikirkan dari usia dia masih sangat muda dek, jika kamu memang mau mencarikan Dini ayah baru setidaknya carilah yang sudah dewasa yang bisa menerima dini dengan tulus "
" dewasa tidak bisa ditentukan dari usia lo mas, bisa saja orang yang sudah berumur akan tetapu belum bisa bersikap dewasa atau pun sebaliknya, ada seseorang yang masih berusia belia akan tetapi sudah bisa berfikir dan bertindak dengan dewasa, jadi berhentikan berfikir negatif tentang sikap dewasa seseorang"
" baiklah jika memang keputusan mu seperti ini, mas cuma minta satu hal izinkan mas memperjuangkan mu sampai kamu benar - benar dimiliki oleh orang lain"
" jangan, riani tidak mau mas melakukan hal yang sia - sia, lebih baik mas fokus terhadap perceraian mas dengan nabila saja dan fokus terhadap hidup mas saja, soal aku dan dini jangan difikirkan toh selama ini mas sudah terbiasa melakukan seperti itu kan, kami sudah terbiasa hidup tanpa kehadiran mas, selama ini mas tidak pernah mengusik hidup kami da itu membuat hidup kami tentram, maka saat ini dan nanti jangan pernah mengusik hidup kami lagi, riani mohon"
" sebegitu bencinya kamu sama mas dek, sehingga tidak mau lagi memeberikan kesempatan untuk mas ini, Allah saja Maha Mengampuni dek"
" janagan samakan riani dengan Allah karena riani cuma mahluk ciptaan Allah yang tidka mungkin akan bisa menyamai Allah mas"
" mas tidak akan menyerah memperjuangkan mu seperti dulu mas berjuang untuk mendapatkan mu dek"
" maka keputusan riani pun akan tetap sama, jika tidak ada lagi yang mau dibicarakan riani mau menemani dini dikamar silahkan ngobrol dengan bapak"
sedangkan emak riani yang sudah tidak menyukai aldi lagi hanya diam menyimak semua pembicaraan mereka, begitupun dengan ibu aldi dia hanya diam mendengar keputusan riani yang menolak untuk rujuk kembali dengan anaknya aldi.
__ADS_1