
Setelah pulang dari sekolah dini kembali berulah dengan hanya mau makan jika ayahnya yang suapin, biasanya dia kalau makan sendiri sekarang minta disuapin sama ayahnya, dan ragil dengan senang hati memenuhi keinginan anak sambungnya itu, disinilah mereka saat ini makanan siang didepan televisi dini asik makan dengan disuapin sang ayah dengan tetap fokus melihat tayangan televisi.
" kalau model makannya seperti itu kapan mau selesai ndok" riani mengomentari cara makan sini yang tidak sperti biasanya itu.
" " biarlah bu nanti juga selesai, ini tinggal sedikit lagi kok " bela sang ayah.
" iya tapi makannya tidak seperti itu yah, manja banget biasanya juga makan sendiri ini minta disuapin segala".
" sekali - kali manja kan tidak masalah ya sayang".
"iya ayah bener itu bu, atau ibu juga mau disuapin sama ayah? "
" nah bener itu, sini kalau ibu juga mau ayah suapin, ayah tidak keberatan kok nyuapin ibu" ragil ikutann menggoda sang istri.
" enggak ak terima kasih, kalau begitu ibu mau ke dapur dulu, nanti kalau sudah selesai makannya dini istirahat dulu jangan pergi main lo ya".
" siap bu bos" jawab dini sambil memeberikan gerakka hormat kepada ibunya.
Riani kembali ke dapur membantu ibunya membuat kue kering bersama bude dan beberapa ibu - ibu tetangganya.
" sudah belum makannya dini ri? ".
" belum mak, wong makannya sambil lihat televisi entah kapan akan selesainya".
" tumben".
" iya dia nonton televisi, ayahnya yang suruh nyuapin".
" biarlah mungkin dini ingin merasakan bagaimana disuapin sama ayah ri" timbal bude kepada riani.
" mungkin bude, ini bikin adonan lagi tidak kuenya mak? ".
" sudah dulu, di lanjutin besok lagi, kamu siapkan makan siang saja dan suami mu suruh makan juga".
" iya mak".
__ADS_1
Terdengar suara ketawa dini sampai ke dapur entah apa yang dini lakukan dengan ayahnya sehingga dini tertawa lepas seperti itu.
" dini sepertinya bahagia sekali mempunyai ayah ya mbak riani, itu tertawa nya sampai terdengar sampai sini".
" iya bik, manjanya minta ampun dini sama ayahnya, sekolah minta antar jemput sama ayahnya, tadi pagi mau sekolah saja minta ayahnya yg menyiapkannya, dan tadi makan minta disuapin juga ".
" saya sempat protes sama ayahnya jawabannya biarlah asal dini senang ".
" nggak nyangka ya mbak kalau dilihat - lihat mas ragil itu masih muda tapi bisa meyayangi dini dengan tulus seperti itu".
" ya itu yu yang namanya kedewasaan itu tidak bisa ditentukan dengan usia" timbal bude riani.
" iya bude meskipun masih muda tapi alhamdulilah ayahnya dini kelihatan bisa bersikap dewasa".
" dan kalau begitu namanya ayah sambung serasa ayah kandung ya mbak riani, lihat itu dini monta gendong sama ayahnya, dulu ketika masih sama bapaknya saya tidak pernah melihat mas aldi memperlakukan dini seperti itu ". tetangga riani kembali berujar.
" Alhamdulilah bik".
" bu anak gadis minta tidur, ayah teman i dia tidur dulu ya".
" iya yah, nanti setelah dini tertidur ayah segera makan siang dulu".
riani segera menyiapkan sajian untuk makan siang para ibu - ibu yang ikut membantu bikin kue di rumahnya.
Sementara itu dirumah aldi ada sedikit terjadi keributan karena aldi terlihat uring - uringan semenjak melihat sebuah postingan saudara riani yang mengunggah serangkaian acara pernikahan riani dengan ragil, dari postingan tersebut aldi tau kalau kemarin sang mantan istri telah benar - benar menikah.
" kamu itu kenapa to di dari tadi kok marah - marah terus kerjaan kamu, apa pun yang kami lakukan seolah - olah selalu salah dimatamu? ".
" entah lah bu sumpek banget rasanya suasana hatiku ini, liana kapan pulangnya bu".
" ya bulan depan to kan adik mu baru saja diterima kerja, kenapa memangnya? ".
" aldi mau nyusul liana di kosannya lah bu untuk sementara waktu".
"kenapa harus kesana kasian adik mu jika kamu disana nanti malah merepotkan dia".
__ADS_1
" nggak akan bu, nanti aldi cari kerjaan disana bu, dari pada sumpek di rumah bu".
" dari tadi kok kamu bilang sumpek dirumah kenapa karena kamu baru bercerai dengan nabila, kalau iya rujui saja sana kalau belum bisa ikhlas melepas istri seperti dia, kalau ibu sih sudah ogah punya mantu seperti nabila".
" bukan bu aldi malah malah seneng bisa pisah sama nabila bu"
" lah terus kenapa kamu merasa sumpek dirumah dan uring - uringan seperti itu, apa karena pernikahan riani kemarin jadi kamu bertingkah seperti ini? ".
" iya bu, aldi kecewa dengan riani kenapa dia benar - benar menikah dengan pemuda itu, dan kenapa dia menolak ajakan rujuk aldi bu, bahkan tadi pagi aldi melihat dini pergi ke sekolah diantarkan sama suami baru riani dini terlihat bahagia dibonceng motor sama suami baru riani bu, panas hati aldi melihatnya".
" kenapa kamu harus bersikap seperti ini di? dulu waktu kamu menikah sama nabila riani biasa saja lo, dan kenapa kamu merasa marah melihat dini dibonceng ayah barunya? ".
" ya seharusnya aldi yang mengantarkan dini ke sekokah bu bukan suami riani itu".
" kamu kok aneh to di, wajar kalau suami riani mengantarkan dini kesekolah kan sekarang dini juga menjadi anaknya, seharusnya kamu bersyukur jika ayah sambung dini bisa menyayangi dini dengan tulus, bukan malah marah - marah dan bersikap seperti ini, do'akan yang terbaik buat riani dan dini, terima semuanya dengan ikhlas supaya hati mun tenang ".
" sulit bu, sungguh aku tidak rela jikan riani menjadi milik orang lain".
" kenapa kamu tidak rela dulu saja ketika masih menjadi istri mu saja riani kamu perlakukan tidak dengan baik bahkan sering kamu abaikan sekarang ketika riani bahagia dengan suami barunya kenapa kamu merasa tidak rela, aneh kamu, sudah jangan terlalu kamu turut i suasana hati mu, lebih baik kamu susul bapakmu saja di kebun dari pada di rumah juga uring - uringan seperti ini, ibu mau ke toko dulu beli gula".
" iya bu".
setelah ibunya pergi ke toko aldi mengambil hpnya dan mengirim SMS ke riani.
" kenapa kamu tetap menikah dek, padahal mas sudah berjanji padamu akan berubah jika kamu mau memberikan kesempatan ke dua kepada mas, apa suami baru mu benar - benar bisa degan tulus menerima anak kita, mas cuma takut kamu dan dini tidak bahagia dek"
" balas sms mas dek, biar mas merasa tenang".
" dek kenapa SMS mas tidak kamu balas, apa kamu benar - benar melupakan mas dek? ".
lama ditunggu boleh aldi akan tetapi sama sekali tidak ada balasan SMS dari riani, hal itu semakin membuat suasana hati aldi makin tidak karuan.
" apa memang sebaiknya aku pergi saja dari desa ini ya, aku benar - benar tidak sanggup melihat riani dengan suami barunya". aldi berkata lirih.
" tapi benar apa kata ibu jika aku menyusul liana ke kosannya maka hanya akan merepotkan liana, iya kalau aku segera mendapatkan pekerjaan kalau tidak kan kasian liana, apa aku kembali ke kota J**** saja ya pasti bosku bisa menerima kun kembali bekerja dengannya seperti perkataan yang ketika aku mengundurkan diri waktu itu, tapi bagaimana jika disana nanti akun ketemu sama nabila, pasti dia akan mengajak akun rujuk kembali"
__ADS_1
semakin aldi memikirkan jalan mana yang akan dia tempuh semakin pusing otaknya dibuat berfikir. Aldi coba memejamkan mata akan tetapi malah terlintas foto pernikahan riani yang diunggah oleh saudara riani di akun media sosial.
" ah kenapa malah foto pernikahan riani yang terlintas di fikiranku, kamu terlihat sangat cantik dek difoto itu" puji aldi terhadap mantan istrinya.