Di Fb Ku Temukan Jodoh Ku

Di Fb Ku Temukan Jodoh Ku
Sulit Inikah Melupakan Mu.


__ADS_3

Sementara itu sore ini radi sedang duduk termenung sendirian didalam kamarnya, sampai detik ini radi masih belum bisa melupakan riani dan semua kenangan tentang riani, bahkan riani masih menjadi pemilik hatinya meskipun saat ini riani sudah memiliki suami,apa lagi semenjak pertemuannya dengan riani dan ragil di sebuah toko beberapa hari yang lalu, radi merasa semakin sulit untuk melupakan riani.


" Semua memang salah ku yang tidak bisa memperjuangkan cinta kami sehingga aku harus kehilangan mu".


" maaf kan aku juga jika sampai detik ini aku belum bisa melupakan mu dan menghapus nama mu dari hati ku, aku masih sama seperti dulu masih selalu dan sangat mencintaimu riani" ucap radi sambil memandangi foto riani yang memang sengaja radi cetak.


" radi nak dari tadi pagi kamu belum makan lo ini sudah siang makanlah dulu " terdengar ibu radi memanggil radi untuk makan.


" iya bu radi belum lapar" jawab radi.


karena pintu kamar radi tidak terkunci maka ibunya segera masuk dan alangkah miris rasa hati ibu radi ketika melihat sang anak terlihat duduk sambi memegang foto riani di tangannya.


"secinta itulah kamu sama riani nak, maafkan ibu yang sudah memisahkan kalian" ucap sesal ibu radi dalam hati.


" nak maafkan ibu sama mbak mu ya, kami salah telah memisahkan mu dari riani, seandainya ibu tau sebesar ini cintamu pada riani ibu tidak akan memisahkan kalian" ucap ibu radi sambil mengelus kepala sang anak.


" sudahlah bu penyesalan ibu pun tidak bisa membuat riani kembali ke pada ku, jadi percuma ibu mengatakan semua itu, setidaknya saat ini ibu dan mbak imah sudah merasa bahagia karena sudah berhasil memisahkan kami, soal bagaimana nelangsanya aku melihat riani menjadi istri orang biarlah menjadi urusanku sendiri bu" ucap radi dengan suara serak menahan rasa sesak di dada.


" apa yang harus ibu lakukan untuk bisa menebus kesalahan ibu ini nak? ".


" tidak ada yang perlu ibu lakukan ".


" katakan lah maka akan ibu lakukan asal kaki bisa kembali seperti dulu yang ceria"


" yakin ibu bisa melakukannya? "


" akan ibu lakukan jika itu membuat kamu bahagia nak"


" baiklah akan aku katakan bu, bisakah ibu mengembalikan riani ku padaku bu, sama seperti sebelum ibu dan mbak imah memisahkan kami, bisakah bu aku hanya ingin riani ku kembali kepada ku ibu itu saja yang bisa membuatku bahagia bu"


" tapi nak, riani kan.. "


" tidak kan ibu tidak akan pernah bisa mengembalikan riani ku kepada ku bu, ibu dan mbak imah cuma bisa memisahkan kami tanpa bisa mengembalikan riani padaku" radi memotong perkataan ibunya


" maafkan kami nak, ibu pikir kamu akan lebih bahagia jika berpisah dengan riani".


" ibu hanya memandang status riani tanpa memikirkan perasaan ku, sejelek apa bu status janda itu, riani janda terhormat bu, riani berpisah dengan mantan suaminya karena riani disia - sia kan oleh mantan suaminya, kalau riani bercerai karena riani selingkuh boleh ibu membencinya bu" ucap radi sambil tergugu.


" iya nak ibu yang salah dan ibu sangat menyesal melakukan semua ini pada mu juga riani".

__ADS_1


" apa penyesalan ibu dapat membuat kami bersama lagi bu dan ibu merestui hubungan kami? "


" iya nak ibu merestui hubungan kalian"


" hahahaha...." tawa radi dalam kesedihan.


" ibu ini lucu setelah semua yang ibu lakukan terhadap kami dan setelah riani menikah dengan orang lain baru ibu memberikan restu kepada kami"


" sudah lah bu, percuma juga ibu memberikan restu kepada kami karena semua itu percuma dan sia - sia belaka" ucap radi pelan namun menusuk.


Ibu radi terdiam mendengar semua ucapan anak bungsunya, rasa bersalah mendera relung hatinya.


" jika saja aku tidak melakukan hal bodoh itu anak ku tentu tidak akan mengalami semua ini, maafkan ibu mu ini nak" ucap ibu radi dalam hati.


" semua memang salah ibu nak, tapi kamu jangan menyiksa diri sendiri dengan selalu mengurung diri di kamar dan jarang makan seperti ini nak, ingat anak kesehatan mu".


" untuk apa radi keluar rumah bu, sekali keluar malah melihat riani hidup bahagia bersama dengan ragil suaminya, radi hanya akan keluar rumah jika waktu bekerja saja bu, dan soal makan radi akan makan jika sudah merasa lapar"


" baiklah jika seperti itu mau mu ibu keluar dulu " pamit sang ibu.


" maafkan radi jika sudah berbicara kasar terhadap ibu"


Sepeninggal ibunya radi masih betah duduk di dalam kamarnya sambil terus memandangi foto riani, lalu diambilnya HP dalam sakunya, di buka akun media sosialnya malah di beranda paling atas muncul sebuah postingan yang menampilkan foto riani dan teman - teman mengajarnya.


" sesulit inilah melupakan mu dan kenangan kita, sedangkan saat ini kamu sudah merasakan bahagia sehingga kamu tidak terfikir lagi akan derita yang ku alami" tulis radi dalam postingannya.


Tak lama setelah radi memposting sebuah status ragil memberitahu ke pada riani soal postingan status radi.


" bu ini lihat status radi"


" ada apa sih yah, cuma status juga "


" tapi bu kalimatnya kok seperti ini sih"


" ya biarlah suka - suka dia mau menulis apa wong akun dia"


" ibu beneran sudah move on dari dia ya? "


" ayah siap jadi duda ya? " bukannya menjawab riani malah balik bertanya.

__ADS_1


" kok gitu pertanyaannya"


" ya jika ibu belum move on dari dia dan ingin kembali kan berarti ibu harus bercerai dulu dari ayah, nah ayah sudah siap jadi duda belum".


" amit - amit bu, siap juga yang mau jadi duda, sampai kapan pun kita tidak akan pernah bercerai "


" ya sudah jadi jangan ulangi lagi pertanyaan ayah soal move on apa belum".


" tapi kasian banget lo bu, sepertinya radi belum bisa melupakan ibu"


" nggak penting itu, yang penting ibu sudah punya suami soal dia sudah bisa atau belum bisa melupakan ibu bukan menjadi urusan ibu"


" yang pastinya akan selalu menyayangi suami dan keluarga "


" nah itu sudah cukup bagi ibu" ucap riani sambil memeluk suaminya.


" masih siang ini bu" ucap ragil sambil membalas pelukan sang istri.


" memangnya kalau siang tidak boleh peluk"


" boleh lah sudah halal ini lebih dari peluk pun boleh"


" maunya, ibu mau istirahat dulu nanti ayah makan malam mau dimasakin apa ? "


" apa saja lah asal ibu yang masakin pasti ayah suka"


" serius"


" iyalah "


" kasian juga radi ya bu, jika saja keluarganya tidak menghalangi hubungan kalian maka.. "


" saat ini ayah tidak menjadi suamiku " ucap riani memotong ucapan suaminya.


" iya juga sih, salah sendiri tidak memperjuangkan hubungan kalian, kan jadinya saat ini aku yang merasakan hidup bahagia bersama ibu"


" udah ah yah untuk apa juga bahas dia terus dari tadi, mendingan ayah peluk ibu supaya ibu cepat tidur siangnya"


" iya - iya sini ayah peluk".

__ADS_1


__ADS_2