Di Fb Ku Temukan Jodoh Ku

Di Fb Ku Temukan Jodoh Ku
Kepulangan Ragil.


__ADS_3

Dua minggu sudah berlalu, kini ragil sedang bersiap - siap akan pulang ke kampung halamannya, sebenarnya kepulangan ragil ini meyimpan satu rahasia yang hanya ragil yang tau yaitu ingin segera bertemu dengan ariani.


Ragil tidak perduli meskipun saat ini ariani sudah memiliki tambatan hati yaitu orang yanh juga dia kenal, entah kenapa keinginan untuk bisa bertemu dengan riani begitu besar.


Sebelum berangkat pulang masih juga ragil sempat menelfon riani di pagi hari.


" Assalamualaikum mbak, sedang apa sudah berangkat mengajar apa masih di rumah?".


" Waalaikum salam gil, ini masih di rumah, ada apa pagi - pagi sudah nelfon mbak?".


" tidak ada apa - apa mbak pengen denger suara mbak saja, gadis kecil lagi apa mbak sudah sarapan belum dia ?".


" itu sedang bersiap mau sekolah, dan sudah sarapan, kamu lagi apa gil sepertinya lagi santai ya tumben jam segini nelfon mbak ?".


" iya mbak lagi santai nich, ya sudah dulu ya mbak, takutnya ganggu mbak yang mau berangkat kerja".


" iya gil, memang mbak mau berangkat ini, Assalamualaikum".


" Waalaikum salam, hati - hati mbak".


" habis nelfon siapa kok senyum - seyum gitu, janda yang kemaren ya? ".


Tiba - tiba ayuk kandung ragil muncul dan duduk di samping ragil.


" di tanyain bukannua jawab malah senyam senyum sendiri, jadi pulang tidak ?".


" eo jadi yuk".


" kok belum mandi dan sarapan malah telfonan, telfon siapa tadi kamu?".


" calon adik ipar mu".


" yang mana nih, yang janda, apa yang gadis ?, yang penting jangan istri orang saja gil".


" yang janda, ayuk setuju tidak?".


" terserah kamu wong kamu yang menjalaninya".


" beneran".


" emang jandanya mau dengan modelan kamu kayak gitu?".


" belum tau, belum ragil tanyain mau apa tidak".


" dasar wong gemblong, di tanyain belum sudah yakim sebut calon, sudah sana mandi, eh sebentar mana kalung mu, atau jangan - janagn kalung yang ditemukan evan di kamar mandi kemaren kalungmu ya gil?".


" iya yuk, tak lepas karena mbak riani tidak suka lihat saya memakai kalung itu".


" kok tau dia kalau kamu pakai kalung seperti preman".


" kemarin kami bertukar kirim foto, ini foto mbak riani coba ayuk lihat".


" boleh juga tapi ayuk belum yakin dia mau sama kamu gil, jangan terlalu berharap takutnya kamu kecewa nantinya".


" iya yuk,tetapi berusaha boleh kan?".

__ADS_1


" boleh asal jangan memaksa".


" siap bos, terima kasih atas dukungannya yuk, ragil mandi dulu".


" iya, ayuk juga mau jemput ponaan mu dulu di rumah mbahnya".


Selesai mandi dan sarapan ragil berpamitan dengan ayuk dan masnya.


" mas, ayul ragil pulang dulu lain waktu ragil akan kesini lagi".


" iya terima kasih atas bantuan tebaganya gil, maaf mas tidak bisa membalasnya".


" jangan lupa sampai rumah kabari ayuk dan salam untuk bapak sama emak ya gil, maaf ayuk tidak bisa kirim apa - apa".


" iya yuk".


" ragil pamit ya, assalamualaikum".


" waalikum salam".


Dengan diantarkan oleh masnya ragil menuju terminal untuk baik bis yang akan membawanya pulang.


" Besok ketika sudah sampai rumah hal yang pertama akan saya lakukan adalah menemui mu mbak, tidak sabar rasanya aku ingin bertemu dengan mu secara langsung", lamun ragil di dalam bis.


Diambilnya hp di tas ranselnya lalu mengirim i tono sms.


" ton aku sudah di bis, besok aku sampai rumah tolong jemput aku di terminal ya, dan jangan kasih tau mbak riani kalau aku pulang hari ini".


" beneran kamu pulang, dan kenapa aku tidak boleh kasih tau mbak riani soal kepulangan mu?".


" tidak aku hanya ingin membuat kejutan bagi mbak riani besok ketika tiba - tiba aku ada dihadapannya".


" terserah pokoknya kamu harus janji jangan kasih tau saja".


" oke, hati - hati, semoga perjalanan mu lancar gil".


" Amiin, terima kasih ya ton".


Setelah menempuh perjalanan sehari semalam kini ragil sudah sampai di desa tempat tinggalnya.


Setelah hilang rasa capek badannya, ragio segera menenui tono sahabatnya.


"ton, besok kamu sibuk tidak?".


" tidak, ada apa?".


" ke rumah mbak riani yuk".


" ngebet bener mau ketemu mbak riani, ingat mbak riani itu calon mbak ipar ku, tidak usah aneh - aneh kamu".


" tenang bro, selagi belumnijab qobul, mbak riani masih bisa diperjuangkan kan?".


" terus mas radi mau dikemanain dodol".


" tauk, dengan cewek lain mungkin".

__ADS_1


" apa sih yang membuat mu yakin akan mbak riani, tumben banget lo kamu seperti ini gil, aku itu sahabat kamu dari kecil aku hafal dengan semua tingkah polah dam jalan fikiran mu, kenapa harus mbak riani sih gil ragil?".


" entah lah ton, terasa beda saja kalau perasaan ku dengan mbak riani".


" sebentar - sebentar mbak riani tau tidak soal perasaanmu ke dia".


" tidak eh bukan tidak belum".


" hahahahaa... Terus kenapa kamu kok bisa kepedean gitu gil, terus gimana ceritanya, kamu ngebet banget sedangkan mbak riani tidak tau apa - apa, dasar aneh kamu itu gil".


" mungkim saat ini memang terlihat aneh akan tetapi siapa yang tau akan kuasa Allah".


" ya sudaj terserah kamu asaln jangan bawa - bawa aku saja nanti kalau mas radi marah".


" ome, terus bagai mana soal besok?".


" beneran mau kesana kamu?".


" iya lah, kan tadi aku sudah bilang sama kamu, lagian kan kamu yang sudah tau orangnya dan rumahnya".


" cinta itu terkadang memang aneh ya gil, lihat orangnya saja belum, keteku belum pernah tapi kok cintanya seperti orang gila".


" terserah apa kata mu yang penting besok antarkan aku, oke".


" oke, jam sebelas kita berangkat jangan telat, tapi gil besok kita mampir juga ke rumah yana ya, dan artinya kamu bakal ketemu dengan mas radi giman tu".


" ya nggak gimana - gimana ton, emangnya aku harus gimana? ".


" jujur saya tidak enak sama mas radi gil, seandainya kalian berdua berantem pum aku tidak tau harus membela siapa? ".


" gampang itu, kalau kami berdua berantem kamu cukup menjadi wasitnya saja".


" orang serius juga, gil mas radi tau lo kalau kamu sering nelfon dan sms mbak riani".


" iya, mbak riani sudah cerita dengan saya, akan tetapi cinta itu apa salah ton? ".


" salah kalau yang kamu cintai istri orang atau kekasih orang, faham".


" iya aku tau rasa sayang ku pepada mbal riani salah, tetapi aku akan tetap memeperjuangkan rasa ini ton, biarkan mbak riani yang menentukan pilihan, kalau mbak riani merasa bahagia dan lebih memilih mas radi, dengan suka rela dan legowo aku akan mundur ton, tetapi kalau mbak riani memilih ku maka mas radi yang harus mundur".


" kamu sadar tidak kalau mas radi terlebih dahulu ada ketimbang kamu, posisikan diri mu menjadi mas radi apa yang akan kamu lakukan jika kamu berada di posisi mas radi".


" ya seperti perkataan ku tadi, siapa pun yang tidak dipilih mbak riani, harus bisa menerima keputusan mbak riani dengan lapang dada, mudahkan".


" kalau ngomong gampang, mempratekkannya sulit"


" cukul tidak usah membahas sesuatu yang belum pasti, intinya besok teman i aku ke rumah mbak riani titik".


" lha kenapa jadi maksa".


" bodo".


" sudah aku mau pulang dulu dan jangan kasih tau mbak mu itu kalau besok kiat mau kesana".


" terserah kamu lah gil pusing aku memikirkan tingakah mu yang sedang kasmaran ini,sepertinya janda semakin di depan ya gil".

__ADS_1


" sialan kami ton, aku pulang ya".


Setelah selesai menyampaikan keinginanya kepada sahabatnya ragil pulang ke rumahnya.


__ADS_2