Di Fb Ku Temukan Jodoh Ku

Di Fb Ku Temukan Jodoh Ku
Terbongkarnya Sekandal Nabila.


__ADS_3

Sedangkan aldi sejak menikah beberapa bulan lalu sikap nabila semakin menjadi – jadi, nabila selalu bertindak sesuka hatinya, kalau diajak menjenguk keluarga aldi nabila selalu tidak mau dia selalu menjadikan ariani dan dini sebagai alasan menolak pulang ke kampung aldi, dia selalu menuntut uang – uang saja kepada aldi sedangkan untuk makan saja nabila pasti membeli makan yang siap saji nabila sama sekali tidak mau memasak, dan untuk kebersihan rumah terpaksa aldi kerjakan sebelum berangkat kerja, sedangkan nabila hanya sibuk dengan urusan pribadinya saja tanpa mau peduli dengan aldi suaminya, bagi nabila resiko duda menikah dengan gadis ya seperti ini dia minta selalu diratukan oleh aldi.  sebagai seorang suami aldi merasa harga dirinya diinjak – injak oleh nabila.


pagi ini ingin rasanya aldi bisa sarapan dengan menu nasi goreng dan telur ceplok hasil masakan nabila akan tetapi keinginan aldi tersebut malah berakhir dengan pertengkaran diantara mereka.


“ dek nanti sarapan masak nasi goreng dantelur ceplok ya, sudah lama lo mas tidak kamu buatkan nasi goreng dan telur ceplok”


“ biasanya kan mas sendiri yang buat untuk kita, nggak mau ah nanti kuku bila pada rusak kalau harus memasak, rugi dong perawatan bila mas, tidak murah lo mas perawatan bila mending kalau mas mau bayarin, ini masih ibu bila yang modalin bila perawatan”


“ ya Allah dek kamu kan tau semua gaji mas sudah mas kasih semua ke kamu, kamunya saja yang tidak pandai


mengurus keuangan kita”


“ eh yang benar saja mas kalau bicara, mas tau nggak gaji mas itu tidak cukup untuk memenuhi biaya belanja bulanan nabila, untung ada ayah dan ibu bila yang masih mau memberikan bila uang kalau mau perawatan dan memenuhi kebutuhan bila, lha kamu uang Cuma tak seberapa saja berani mengatakan bila kurang pandai dalam mengelola keuangan, berapa uang kamu yang harus bila Kelola, sekali belanja saja kurang mas – mas,kan dari awal dulu kita kenal bila sudah bilang ke mas kalau kebutuhan hidup bila itu mahal mas masih saja mengejar bila jadi sekarang jangan salahkan bila kalau uang mas tidak cukup hanya untuk memenuhi kebutuhan bila” jawab


nabila Panjang lebar.


“ dan satu lagi mas, kan sudah bila katakana minta warisan sawah ke ayah mas agar bisa kita  gunakan untuk modal hidup, mas aldi saja yang tidak mau”


“ dek mas fikir kamu tidak seboros ini dalam menggunakan uang, setidaknya sedikitlah bisa berhemat jadi kita  bisa menabung untuk masa depan”


“berhemat kata mas, mas kalau mau punya istri cantik itu dimodalin bukan malah suruh mnengirit”


“ tapi dek, dulu riani tidak pernah mas beri uang bulanan sebanyak kamu bahkan tidak ada separuhnya dengan uang bulanan kamu masih bisa menabung lo”


“ jangan samakan nabila dengan janda mas yang kampungan itu karena kami jelas berbeda mas, dan sekali lagi nabila dengar mas menyebut nama janda itu apa lagi membandingka kami, maka bersiaplah untuk menjadi duda Kembali mas, suka tidak suka mas harus mau mengikuti cara hidup nabila, sudaj resiko duda punya anak seperti mas mendapatkan gadis menawan seperti aku, ingat itu mas, ikuti semua aturan ku atau kamu mau menjadi duda kembali”


“ aturan yang mana lagi bila semua aturanmu sudah mas ikuti, sebagai istri setidaknya kamu bisa menghargai aku sedikit saja sebagai suami mu”


“ mau nabila hargai berapa kamu mas, gaji saja kecil kok sok – sok an mau minta dihargai”


“ sudah lah nabila makin emosi pagi – pagi saya kalau bicara sama kamu”


“ bagus lah kalau sadar diri kamu mas, jangan lupa besok gajian semua kasih ke bila, kalau kurang maka kamu siap – siap jalan kaki berangkat kerjanya dan bawa bekal sendiri dari rumah, karena tidak ada uang bensin dan uang makan jika gaji yang kamu berikan kepada ku berkurang”


“ gaji – gaji saja yang ada difikiranmu bila”


Aldi keluar dari kamarnya dengan membanting pintu untuk meluapkan emosinya, lalu aldi bergegas menyapu lantai rumhnya selesai menyapu aldi segera mandi dan pergi bekerja.


Ketika jam istirahat kerja aldi mendekati teman baiknya ali, berkat  ali lah aldi bisa bekerja di sini, aldi ingin sedikit curhat tentang persoalan rumah tangganya dengan nabila.


“ suntuk amat itu muka mu di, ada apa lagi ? nabila meminta uang perawatan lagi, atau minta dicariakan pembantu?”


“ tidak semuanya, li aku kok merasa lelah ya menghadapi nabila akhir – akhir ini”


“ kenapa dulu saja kamu bilang kalau bisa mendapatkan nabila maka hidupmu akan terasa sempurna mendapatkan istri yang cantik dan seksi seperti nabila, bahkan kamu tidak mau mendengarka pendapat ku soal nabila”


“ ternyata ucapan mu waktu itu benar li, gaya hidup nabila mengerikan, mak gajiku hanya cukup untuk memenuhi pola makan kami saja, untuk kebutuhan lainnya sperti listrik, air aku harus mencari pekerjaan lainnya lagi, dan tadi pagi dia bilang kalau gaji ku tidak cukup untuk memenuhi hobi belanja dia, bahkan uang perawatan saja dia masih diberi sama orang tuanya”


“ dan dia pasti tidak mau memasak, mencuci, dan beres – beres rumah kan?”


“ iya benar kamu li, pusing aku, coba banyangkan sepulang kerja aku harus masih menarik ojek untuk tambah –tambah li, itu pun masih belum cukup, gila kan”


“ kalau istrimu yang pertama apa seperti nabila tidak di?”


“ tidak li, berapa pun aku kasih uang belanja dia tidak pernah menuntut juga akan menerima dengan iklas berapa pun aku kasih”


“ apa ini balasan untuk ku karena dulu menyia -nyiakan riani yang menerima dengan iklas berapa pun aku kasih uang bulanan, bahkan pernah tidak ku kasih pun dia diam saja, sedangkan nabila semua gaji ku berikan penuh kepadanya dan sepertinya tidak pernah cukukp berapa pun uang yang ku kasihkan padanya, jangankan menjalankan kewjibannya sebagai seorang istri mengharagai ku pun tidak dia”


“ bisa jadi di, selama kamu berpisah dengan istri pertama mu pernah tidak di kamu meberikan nafkah untuk anak mu?”


“ tidak”


“ sampai detik ini”


“ iya aku tidak pernah sama sekali memberikan nafkah untuk anak ku li, kadang aku merasa berdosa sama anakku sebagai bapaknya aku lepas tanggung jawab, tapi mau bagaimana lagi li, jangankan memberikan nafkah terhadap anakku gajiku sedikit saja berkurang nabila sudah ngamuk – ngamuk”

__ADS_1


“ dan kamu masih betah menjalani pernikahan seperti itu?”


“ entah lah li, sebenarnya adikku dari awal aku menikah dengan nabila dia sudah tidak setuju, dan perkataan adik ku sekarang benar li. Kalau nabila tidak akan pernah bisa menghargai ku sebagai seorang suami”


“ ya memang adik mu lebih pandai dari kamu di, makanya dia bisa menilai istrimu dari awal, tidak seperti kamu yang lambat dalam memahami nabila”


“ akan ku coba memberikan waktu untuk nabila siapa tau suatu saat nanti dia mau berubah”


“ Aamin, lepaskan saja jika kamu merasa tidak mampu di, bukannya aku mendukungmu menjadi duda lagi akan tetapi aku kasian melihatmu membanting tulang siang malam akan tetapi tidak dihargai sama sekali oleh istrimu, tersu apa respon mertua mu melihat tingkah anaknya?”


“ respon mertua ku malahsemakin menyakitkan li, kata mertua ku dari kecil nabila sudah terbiasa hidup mewah jadi jangan kamu bikin hidup susah jika menjadi istrimu”


‘ salah mu sendiri sudah tau dari awal seperti itu masih juga kamu nekat, sekarang semua terserah kamu di, aku sebagai temanmu hanya bisa mendukung apa pun keputusanmu”


“ iya terima kasih atas waktu mu li”


“ iya sama – sama, aku Kembali kerja dulu ya”


“ iya”


Sepulang dari bekerja maka aldi berganti pakaian dulu baru keluar dari Gedung tempatnya bekerja, karena dia harus mengojek dulu untuk menambah penghasilannya, dia bersyukur sore ini sudah mendapat beberapa penumpang, setidaknya uang dari hasil mengojek sore sampai malam nanti bisa digunakan untuk membayar listrik rumah yang dia tinggali Bersama nabila.


Aldi heran kenapa sehari ini nabila tidak sama sekali menghubunginya, biasanya satu atau dua kali nabila akan menghubunginya, akan tetapi seharian ini tidak ada kabar sama sekali dari nabila.


“ mungkin dia masih marah dengan pertengkaran kami tadi pagi atau sedang diajak ibunya berbelanja atau


jalan – jalan” fikir aldi,


Akan tetapi Ketika aldi sedang menurunkan penumpang ojeknya di sebuah restoran yang cukup mewah yang


ada di kota tempat tingalnya, aldi melihat istrinya nabila sedang mengandeng mesra seorang laki – laki paruhbaya, bahkan tanpa malu denga orang – orang sekelilingnya nabila dan laki – laki itu berciuman di depan umum.


Diikutinya mobil yang nabila tumpangi, setelah mobil mereka sampai di depan rumah mereka, aldi sengaja memarkirkan motornya agak jauh dari rumahnya, sebelum sampai ke rumahnya aldi terlebih dahulu mampir ke rumah pak RT diminta untuk aldi jadikan saksi jika terjadi sesuatu, kebetulan ada beberapa warga yang sedang berada di rumah pak RT jadi meraka Bersama – sama menuju rumah aldi dan nabila. Pak RT, warga dan aldi ingin tau apa yang akan nabila dan laki – laki itu lakukan.


“ besok bisa ketemuan lagi kan sayang?”


“ bisa dong om”


“ aman kan suami mu tidak tau kan dengan hubungan kita?”


“ aman, seperti yang sudah – sudah om datang ketika mas aldi sudah berangkat bekerja, jadi semua aman terkendali om tenang saja”


“ besok servisnya harus lebih hot dari yang tadi”


“ siap om, asal tipsnya juga lebih dari yang tadi, besok kita ketemuan di hotel lagi atau di rumah bila saja om”


“ di rumah kamu saja seperti biasanya, kan tetanggamu mengira om ini om kamu jadi kita bisa main sepuasnya tanpa takut digrebek warga, kalau di hotel om takut ada yang mengenali om dan mengadukanya sama istri om kan bahaya sayang ku”


“ sip, apa pun buat om asal om puas”


“ om sangat puas denga semua yang ada ditubuhmu, usahakan kamu jangan pernah hamil karena om suka kamu


yang legit”


“ oh ya om ini sudah waktunya bila suntik kb lagi lo, anterin ya”


“ iya ayo, sekarang apa nanti perginya”


“ nanti saja lah om, masih capek bila karena habis om gempur habis – habisan tadi”


Obrolan pasangan selingkuhitu cukup jelas terdengar oleh telinga aldi dan yang lainnya yang ada didekat  mereka. Mendidih emosi aldi mendengar semua pembicaraan mereka, dia capek – capek kerja sedangkan nabila istrinya malah asik- asikkan memadu kasih dengan orang lain, jijik aldi melihat nabila dia membayangkan tidak hanya dirinya yang menikmati tubuh istrinya kan tetapi ada orang lain yang ikut menikmatinya.


“ nabila” pangil aldi


Nabila sangat terkejut mendengar suara aldi yang memangilnya, nabila langsung terlihat pucat.

__ADS_1


“ mas aldi, sudah pulang kamu mas?”


“ aku disini untuk apa kalau tidak pulang kamu fikir aku disini untuk melihatmu dengan selingkuhan mu ini, katakan siapa laki – laki yang Bersama mu ini?”


“oh ini om nabila, adik ibu ku mas, sini mas kenalan dulu”


“ om adik ibumu yang juga janjian akan kamu berikan servis yang lebih hot besok di rumah kan Ketika aku pergi bekerja?”


“ apa yang mas katakan”


“ cukup nabila aku dan semua yang ada disini sudah mendengar semua pembicaraan kalian, ayo pak mari kita amankan pasangan selingkuh ini kita beri pelajaran buat mereka dan asal kamu tau nabila orang tua mu sedang menuju kemari untuk melihat perbuatan anak perempuan kebanggaan mereka” kata aldi dengan lantang dan penuh dengan emosi.


“ mas kamu salah faham, kami tidak ada hubungan apa pun ya kan om”


“ cukup mbak nabila mari kita selesaikan secara kekeluargaan saja di balai dusun, percuma mbak nabila mengelak karena kami sudah mendengar semua perkataan kalian berdua, ini bahkan ada warga yang sudah merekam percakapan kalian, mari bapak mbak nabila ikut kami”


Keributan yang terjadi diluar rumah membuat semua warga yang leawat maupun sedang di dalam rumahnya


keluar mendekat ke tempat kejadian, secara beraramai – ramai mereka menggiring nabila dengan laki – laki yang usianya tidak jauh dengan ayah nabila itu ke balai dusun untuk diadili, bahkan orang tua nabila dan istri laki – laki yang bersama nabila tadi pun sudah dalam perjalanan menuju ke balai dusun yang ada di lingkungan tempat tinggal aldi dan nabila.


“ mbak nabila jangan berbelit – belit menjawab pertayaan kami, supaya permasalahan ini menjadi jelas” kata pak RT jengkel karena nabila maupun laki – laki yang Bernama darmo itu selalu berbelit – belit dalam menjawab pertanyaan pak RT.


“ kalau pun kamu berbohong percuma nabila karena ada warga yang sudah merekam percakapan kalian berdua”


Tak lama berselang oarng tua nabila tiba dibalai dusun, lalu datang juga pak lurah untuk memimpin sidang mengadili Tindakan nabila dan pak darmo, yang membuat aldi emosi lagi ternyata orang tua nabila malah ikut menutupi perbuatan nabila kata ayah nabila pak darmo memang omnya nabila, pak darmo adalah adik ibu nabila.


“ keterlaluan kamu aldi sudah tidak bisa membahagiakan anak saya, sekarang malah kamu menuduh anak saya


melakukan perselingkuhan dengan omnya sendiri, sungguh saya tidak rela jika anak saya kamu perlakukan seperti ini, kami sebagai orang tua nabila akan menuntut kamu ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik, camkan itu”  ayah nabila Nampak emosi mengatakan kaliamat itu terhadap menantunya.


“ silahkan laporkan saya kepada pihak berwajib yah, asal ayah tau saya bukan hanya sendirian ketika menggrebek anak bapak, saya Bersama pak RT dan juga beberapa warga, bahakan ada warga yang merekam percakapan mereka”


“ sudah lah aldi jika kamu memang sudah tidak cinta lagi sama anak saya, kembalikan dia pada kami secara baik – baik tidak usah kamu menfitnah anak saya dengan fitnah yang murahan seperti ini” maki ibu nabila terhadap aldi


“ siapa yang bilang kalau hubungan mereka adala fitnah belaka” tiba – tiba ada seorang Wanita paruhbaya yang menyela perdebatan antara orang tua nabila denga aldi.


“ ibu siapa berani – beraninya ibu memperkeruh suasana, kalau tidak tau apa – apa mendingan ibu diam saja” teriak nabila terhadap ibu – ibu yang baru datang tadi.


“ tanyakan kepada laki – laki yang menjadi selingkuhan kamu itu siapa saya wahai perempuan gatal”


“ma kenapa mama kesini ? papa dijebak ma, papa tidak mungkin menghianati mama”


dengan wajah memelas pak darmo berkata ke pada istrinya. Ya Wanita yang baru datang adalah istri sah pak darmo selingkuhan nabila.


“ tolong bebaskan papa dari masalah ini ma, papa tidak bersalah, Wanita ini saja yang kegatalan selalu mengoda papa, dan papa dijebaknya”


“ apa kamu bilang om, aku kegatalan, siapa yang selama ini selalu mengemis – ngemis kasih sayang pada ku,


kan om bilang kalau istri om tidak pernah bisa memuaskan om diranjang kan hanya bila yang bisa memuaskan om, kok sekarang jadi bila yang salah”


karena terpancing emosi karena disalahkan oleh darmo tanpa sadar nabila tidak bisa mengontrol perkataanya, dan perkataanya barusan seolah – olah dia membenarkan semua perkataan yang barusan dia sanggah, dia mengakui kalau memang ada hubungan dengan pak darmo dan sudah sering tidur bareng.


“ itu gundikmu sudah mengakui semua perbuatan kalian terus masih berani kamu meminta pertolongan ku


darmo, sinikan konci mobil,dan dompet mu, selesaikan sendiri semua urusan mu setelah ini jangan pernah kamu Kembali ke rumah ku karena setelah ini kamu akan saya gugat cerai, percuma saya punya suami sudah benalu tukang selingkuh lagi, pak lurah ini saya punya bukti yang lebih akurat soal perselingkuhan mereka,terserah pak lurah akan menindak mereka seperti apa saya tidak perduli lagi dengan laki – laki ini, dan jangan libatkan saya dalam semua permasalahan saya”


“iya bu terima kasih atas kesdiaan ibu untuk datang kesini dan terima kasih atas semua bukti – bukti yang ibu berikan kepada kami”


“ ya saya memang kesini juga sekaligus untuk menyerahkan darmo kepada selingkuhannya dan saya juga mau


melihat tampang pelakor dalam rumah tangga saya, ternyata dia cuma modal bodi saja pak, dan kamu pelakor ambil sampah seperti darmo untuk mu saya tidak sudi lagi menampung sampah di rumah saya, memang sampah cocoknya dengan samapah, saya permisi pak maaf mengganggu jalanya sidang ini, ini kartu nama saya jika suatu saat dibutuhkan, dan darmo tidak ada hubungan persaudaraan denga keluarga pelakor ini”


“ jangan seperti ini ma, papa tau papa salah tolong maafkan papa, papa khilaf ma, papa janji tidak akan mengulangi lagi perbuatan seperti ini”


mohon pak darmo kepada istrinya akan tetapi tidak dihiraukan oleh istrinya yang terus melangkah meningalkan aula dusun tersebut.

__ADS_1


__ADS_2