Di Fb Ku Temukan Jodoh Ku

Di Fb Ku Temukan Jodoh Ku
Galaunya Aldi.


__ADS_3

Dilain tempat setelah menikah Kembali dengan gadis pujaanya aldi memilih menetap di daerah sang istri, setelah pernikahan berjalan dua minggu aldi membawa istri barunya pulang ke desanya untuk mengenalkan sang istri baru


kepada sanak saudaranya dan juga mengenalkan istrinya kepada anaknya dini.


Akan tetapi keinginan  aldi tidak berjalan sesuai dengan kenyataan yang ada nabila istri barunya tidak bisa berinterkasi dengan baik dengan keluarganya bahkan  ketika diajak menjenguk dini anaknya Bersama riani nabila terlihat acuh terhadap dini, bahka baru saja datang dia sudah mengajak aldi pulang ke rumah ortang tua aldi dengan alasan kondisinya tubuhnya kurang fit, padahal sambutan yang diberikan keluarga riani sungguh sangat baik dan ramah.


Pun dengan dini sama sekali tidak mau mendekat kepada bapaknya, aldi jadi bingung sendiri harus bersikap bagaiman supaya anaknya dan istri barunya bisa menyatu. Sepulang dari rumah riani, aldi mengajak nabila istri barunya untuk berbicara.


“ dek kenapa tadi kamu bersikap acuh terhadap anak ku, dia anak mu juga lo sekarang”.


“ siapa bialang dia anak ku di aitu anak mu dan bukan anaku mas”.


“ kok gitu dek? Kamu kan tau sebelum aku menikah dengan mu sudah aku katakana kalau aku ini seorang duda


punya anak satu, seharusnya kamu bisa menerima ku juga dengan anaku dong”


“ maaf aku tidak bisa menerima anak mu mas, biarkan saja dia diasuh oleh mantan istrimu itu, dan jangan coba -coba kamu membawa anakmu itu datang ke rumah ini kalau aku masih berada di rumah ini”


“tidak bisa gitu dong dek, aku pulang ke sini itu karena kangen juga dengan anakku dan berharap bisa tidur memeluknya atau bermain bersamanya meskipun Cuma sebentar”


“ pokoknya tidak, aku tidak mau direpotkan oleh kehadiran anakmu itu”


Aldi bingung kalau sudah memiliki keputusan akan sulit bagi istrinya untuk mendapatkan penolakan, bahkan


apa yang menjadi keinginannya apa pun yang terjadi harus dia dapatkan.


“ lepas dari riani aku berfikir akan mendapat istri yang kebih baik lagi dari dia, kalau seperti ini kenyataannya bukannya Bahagia malah makin sengsara perjalanan hidup ku, mana liana tidak bisa akur lagi sama nabila” aldi makin pusing saja memikrikan rumahtangganya yang baru berjalan belum ada satu bulan ini.


Selesai makan malam liana segera masuk kedalam kamarnya dia malas melihat interaksi pengantin baru itu,


apa lagi dengan sikap manja dan kekanak – kanakan mbak iparnya. Melihat liana segera berlalu Ketika selesai makan malan ibunya segera menyusulnya ke kamarnya.


“ ada apa lian, tumben kamu habis makan malam langsung Kembali ke kamar mu biasanya kamu ngibrol dulu sama


bapak dan ibu, lagian kan mumpung mas mu ada di rumah, tidak kangen kamu sama mas mu ndok ?”


“ tidak ada apa – apa bu, malas saja, liana juga sudah mengantuk”


“cerita ke ibu, ada apa?”


“ jujur lian malas melihat mbak nabila tingkahnya seperti anak kecil saja, apa – apa selalu minta dilayani sama mas aldi, berbeda dengan mbk riani yang selalu melayani mas aldi. Itulah tau rasa sekarang mas aldi, punya istri yang seperti mbak riani di sia – siakan sekarang yang dapat istri seperti mbak nabila malah disayang -sayang”


“ wajar to ndok mas mu sayang sama istrinya”


“ tetapi tidak gitu juga to bu, makan minta diambilkan, minum juga minta diambilkan dengan mas aldi, masak tidak mau, terus apa gunanya mas aldi menikah kalau punya istri maunya cuma main hp dan main perintah saja bu?”


“ sudah selagi mas mu nyaman biarkan saja, kita tidak boleh mencampuri urusan mereka”


“ iya tap ikan bisa bantu – bantu nyapu atau nyuci piring bu, ini sama sekali tidak mau ngapa – ngapain bu, enakkan pas punya mbak ipar mbak riani, liana tidak pernah nyapu atau cuci piring padahal mbak riani juga perlu ngajar tetapi semua kerjaan rumah semua sudah beres Ketika mbaka riani berangkat mengajar bu, coba ibu lihat besok pagi menantu ibu yang baru itu, pasti bangunnya setelah liana sudah pergi sekolah dan ibu sudah selesai beres – beres rumah dan dia akan bangun lalu sarapan, selesai srapan mandi terus nonton t, lihat saja pasti benar ucapan liana bu”.


“ sudah ya mbak mu nabila sudah menjadi pilihan mas mu jadi kamu wajib harus menghormatinya, apa pun yang


terjadi” sebelum liana Kembali menjawab perkataan ibunya terlihat aldi berdiri di depan pintu kamar adiknya.


“ dek, mas boleh masuk tidak, tadi mas cariin kamu ternyata malah di kamar sama ibu, sedari mas pulang beberapa hari ini kenapa kamu selalu meghindar dari mas, tidak kangen ya sama mas mu ini?”


“ iya mas silahkan masuk”


“ ada yang mau mas omongin sama kamu, ada waktu tidak”

__ADS_1


“ada mas, silahkan mau ngomong  apa?”


“ kalian ngobrolah dulu ibu mau membuatkan kopi bapakmu dulu” kata ibu aldi sambal beranjak dari kamar liana


“ kenapa semenjak mas pulanh kamu lebih suka mengurung diri di kamar? Apa kamu tidak nyaman dengan kepulangan mas?”


“ ah itu cuma perasaan mas saja, memang akhir – akhir ini liana banyak tugas dari sekolah mas”


“ yakin seperti itu, tapi kok tadi yang mas dengar berbeda ya dengan yang kamu katakana barusan?”


“ maksud mas?”


“ ya mas sudah mendengar semua pembicaraan mu dengan ibu tadi, kenapa dek, kamu masih belum bisa menerima mbak nabila, dia juga mbak iparmu sama seperti riani dulu”


“ beda mas, mbak nabila tidak sama dengan mbak riani, dan sampai kapan pun mbak riani tidak ada yang menggantikan”


“ mau bagaimana lagi dek saat ini nabila lah mbak ipar mu bukan riani lagi, mau tidak mau, suka tidak suka kamu tetap harus menganggap nabila mbak mu dan kamu wajib menghormatinya sama seperti kamu menghormati dan menyayangi riani dulu”


“ maaf mas, sudah liana katakana mbak riani tidak tergantikan meskipun ma sudah menikah Kembali akan tetapi mbak riani tetap mbak liana, soal mbak nabila istri baru mas akan tetap liana hormati sebagaiman keinginan mas tadi, kalau tidak ada lagi yang mau dibicarakan liana mau belajar dulu mas besok ada ulangan harian maaf ya”.


Sangat kentara perbedaan sikap liana terhadap riani dan nabila dan ladi sangat merasakan perbedaan itu, akan tetapi dia yakin cepat atau lambat liana akan bisa menyayangi nabila sama seperti liana menyayangi riani. Aldi lantas menumui bapaknya yang sedang menonton t ditemani ibunya.


“sudah ngobrolnya le, mana istrimu?”


“ sudah bu, bila sedang di kamarnya tadi ibunya menelfon”


“ sini duduk Bersama kami, sudah lama kita tidak ngopi bareng, buatkan aldi kopi bu” pinta pak surat terhadap anak dan istrinya.


“ iya pak, selera kopi mu masih sama kan di”


“ ah ibu aldi masih anak ibu yang dulu lo jadi soal selera kopi masih sama bu”


“ apa rencana mu selanjutnya di? Kamu mau menetap di des aini atau Kembali ke daerah istrimu?”


“ kemungkinan aldi akan menetap disana pak, karena nabila tidak terbiasa hidup di desa”.


“ ya semua terserah kamu, karena yang menjalaninya, pesan bapak kejadian masa lalu mu jadikan sebagai pelajaran, kamu harus bisa lebih menghargai istrimu, perlakukan dia dengan baik”


“ iya pak, terima kasih atas nasehatnya”


“ ini kopi mu, kamu ngobrol dulu sama bapak mu ibu mau sholat isya dulu”


“ iya bu terima kasih”


Aldi mengobrol dengan ayahnya hingga larut malam, dan Ketika dia masuk ke kamarnya nabila istrinya masih terlihat memainkan hpnya.


“ kok belum tidur dek, sudah malam lo”


“ bagaimana mau tidur mas asik ngobrol sama keluargamu”


“ tadi mas ajak ngobrol bareng ibu sama bapak tidak mau”


“ malas ah, kapan kita pulang mas, sudah nggak betah bila di sini mas sepi, mau kemana -mana susah, kalau hujan jalannya licin dan lengket, kalau panas berdebu, ayo mas kapan kita pulang”


“ sabar ya mas masih kangen sama dini, dan dini juga belum mau kita ajak untuk menginap atau main ke rumah ini”


“ masih kangen sama dini atau ibunya dini jujur saja mas, kalau masih kangen sama mbak riani bila rela kok, dan besok bila mau pulang saja”


“ siapa sih dek yang kangen dengan riani ada – ada saja kamu ini, sudah ah ayo tidur, sudah malam ni”

__ADS_1


Meskipun dengan tersungut – sungut nabila tetap menuruti perkataan suaminya untuk tidur.sedangkan aldi hanya bisa mengelus dadanya dan menghela nafas.


" dulu pas menikah dengan riani, riani yang selalu banyak mengalah dengan ku, sekarang setelah menikah dengan nabila aku yang sepertinya harus banyak mengalah dan bersabar" kata aldi dalam hati.


Sedangkan riani semenjak berita kepulanganya aldi kedesanya sudah membawa seorang istri, riani selalu menjadi bahan bulan – bulanan mbk tiya dimanapun kalau mereka bertemu, seperti kemarin ketika jam istirahat pertama mbak tiya asik mencandai riani.


“ gimana ini JAMU kamu kok bisa kalah saing dengan aldi. Dia sudah menikah lo kok kamu masih betah menjamu”


“ apaan sih mbak jodoh mana ada yang tau kapan datangnya, siapa tau bulan depan riani juga menikah dengan


brondong lagi” jawab riani dengan tertawa.


“ iss. Nggak yakin mbak lah, mana ada brondong mau sama jamu”


“ jangan tidak percaya mbak, nanti jangan pinsan lo kalau dapat kabar riani beneran menikah dengan brondong”


“ mau brondong, duda, atau bujang lapuk mbak tidak peduli asal jangan suami orang dan segera menikah, ingat umur neng”


“ siap”


“ bilang siap, sekarang aja jomblo”


“ tidak apa – apa jomblo nanti riai akan langsung lamaran tanpa pacarana kok liat saja”


“ ucapan adalah do’a lo”


“ ya riani berdo’a semoga Allah segera mendatangkan jodoh riani tanpa pacarana, Aamiin”


“ Aamin semoga terkabul ya, terus apa kabarnya radi?”


“ entah lah kami sudah putus kontak juga\, dan dia sudah pergi ke kota B***** untuk bekerja\, itu yang riani dengar”


“ kasian yak amu sama dia, dan lebih kasian dia”


“ memang kami tidak ada jodoh mbak mau bagaimana lagi”


“ iy juga sih. Oh ya si cantik sudah bertemu dengan bapanya belum?”


“ sudah kemarin mas aldi dengan istrinya main ke rumah”


“ bagaimana reaksi si cantik?”


“ seperti biasa dia tidak mau mendekat kepada bapaknya”


“ terus mak barunya bagaimana mau dini sama mak barunya?’


“ apa lagi mbak jangankan ikut  sama mbak nabila mendekat saja dini tidak mau ya mungkin belum terbiasa saja mbak”


“ iya juga selama ini dini cuma tanunya sama kamu, embah kakungnya sma mbah utinya saja”


“ maka dari itu dia tidak mau mendekat ke bapak dan ibu barunya”


“ terus kira – kira siapa nih kandidat calon ayah barunya dini”


“ belum ada, sudah riani mau ke kelas dini sebentar dari tadi kok riani belum melihat dini keluar dari dalam kelasnya, riani tinggal dulu ya mbak”


“ jangan lama – lama waktu istirahat hamper habis ni”


“ siap bos”

__ADS_1


Lalu riani menuju kelas dini untuk melihat anaknya karena sedari waktu istirahat tadi dini tidak terlihat keluar dari kelasnya , riani khawatir terjadi sesuatu terhadap anaknya.


__ADS_2