Di Fb Ku Temukan Jodoh Ku

Di Fb Ku Temukan Jodoh Ku
Rutin like dan komen.


__ADS_3

Malam minggu ini hujan turun dengan derasnya, riani sengaja membuat cemilan dan kopi untuk menghangatkan badan bagi keluarganya.


" kok nggak reda - reda ya bu hujannya, bapak ada janji dengan pakde untuk datang ke rumahnya lo".


" mau gimana lagi pak, tunggu hujannya reda baru bapak kesana".


" dini boleh ikut mbah".


" jangan ndok kamu di rumah saja, mbah kung tidak naik motor, mau jalan kaki saja jalannya pasti lengket dan licin".


" pakai sepati boot saja pak, sudah riani cuci ".


" iya, aduh sudah jam delapan ini kok belum reda juga hujannya, mbah coba ambilkan hp tak telfon saja pakde soalnya bapak tidak bisa kesana, kok sepi dini sudah tidur apa, dari tadi kok tidak terlihat ? ".


" dini sudah tidur mbah, dingin katanya ".


" ndok bapak mau tanya, apa kamu memang ada hubungan dengan radi ndok".


" hanya sekedar dekat pak, kenapa memangnya ? ".


" iya bapak seneng saja mendengarnya setidaknya kamu memang sudah bisa melupakan aldi".


" ini hp bapak, ibu mau sholat dulu ya".


" iya bu terima kasih ya".


" mau kemana kamu ndok ? ".


" riani mau sholat lalu menani dini pak kasian dia, mana masih gerimis seperti ini ".


" ya sudah, bapak mau nelfon pakde mu dulu ".


Selesai sholat isya riani mengambil hpnya, dan membuka akun Fbnya, riani membuka unggahan beberapa hari yang lalu dimana sang anak yang sedang naik sepeda.


" terlihat akun R***P**@** yang pertama kali like dan memberikan komentarnya, lalu riani melihat unggahan yang lainnya tetap akun milik ragil yang selalu kasih like dan komentar.


" malam mbak riani sedang apa ?".


" duduk - duduk saja gil ".


" owh kirain malam mingguan gitu".


" iya nih bener memang lagi malam mingguan mbak".


" duh ragil ganggu ya mbak ?".


" tidak kok".


" ntar ayangnya marah lagi karena aku sms mbak ?".


" nggak wong mal.mingguam bareng grimis kok".


" grimis ya mbak di situ ?".


" iya, tadi hujan deras, sekarang tinggal grimisnya".


" mbak ragil boleh nelfon nggak".


" kapan?".


" sekarang lah".


" boleh".


"Assalamualailum mbak riani".


"waalikum. salam gil".


" sehat mbak".


" Alhamdulilah sehat, kamu sedang apa gil ?".


"sedang nelfon orang cantik".


"tidak usah ngegombal sama orang dewasa ".


"tidak apa - apa mbak nggak ada yang marah kan kalau ragil gombalin".

__ADS_1


"sayangnya ada gil".


" Y Allah mbak jujur amat sih, bilang tidak kenapa, biar ragil seneng dikit gitu".


" ya mbak harus jujur dong ragil kan memang ada hati yang harus mbak jaga, lagian kamu aneh - aneh saja deh".


" serius mbak ? Siapa ? Aduh aku kecewa mendengarnya mbak☹️☹️".


"adalah pokoknya"


"radi ya mbak?.


"kok kamu bisa tau gil ?".


" tau lah adek mbak si tono yang kasih tau".


"mbak seriusan sama radi ya".


"lihat nanti, jodoh siapa yang tau gil, sudah dulu ya lain waktu disambung lagi".


Rianin langsung mengakhiri panggilan ragil karena ada sms masuk dari radi.


" malam ibunya dini, sedang apa ?". radi mengirimkan sms.


" tidak ngapa - ngapain mas".


" tidak tanya mas lagi ngapain?".


" nggak".


" jahatnya😡😡".


" idih kok marah".


" iya lah, dek boleh tanya nggak ?".


" boleh tanya saja, mumpung bertanya belum bayar mas".


" kamu kenal ragil dimana ?".


" owh, tidak, dini lagi apa ?".


" sudah tidur dini mas".


" ibunya belum tidur".


" kalau sudah tidur siapa yang bales sms mas".


" kirain balas smsnya sambil tidur😁😁".


" mas telfon ya".


Belum juga riani menjawab iya radi sudah menelfon.


" Assalamualaikum dek".


"waalikum salam mas".


" sudah makan".


" sudah".


" dek tadi ketemu sama mamak mas ya ?".


" iya, kenapa memangnya ?".


" tidak bicara yang macam - macam kan ?".


" nggak cuma ada beberapa macam kok ".


" bicara apa?".


" mamak mas bilang punya anak bujang satu sudah gila sukanya sama janda".


" adek tidak apa - apa kan?".


" tidak, kan sudah biasa di gituin sama mamak mas dan ayuk ipar mas".

__ADS_1


" maaf ya, yang sabar ya, mas janji akan perjuangi hubungan kita, cukup satu kali mas kehilangan kamu dek, jangan sampai yang ke dua kalinya".


" ya semua memang tergantung sama kamu mas, dan aku sudah capek di sindir - sindir terus sama keluargamu mas".


" dek misalnya adek sudah tidak sanggup lagi menjalani hubungan ini dengan mas, mas rela kok adek tinggalin".


" yakin, mau tak tinggalin lagi?".


" ya enggak, tapinkan beda dek sekarang kamunkan sudah tau akan perasaan mas, kalau dulu boro - boro tau ngerasa saja tidak".


" makanya lain kali kalau suka sama orang itu ungkapkan, jangan dipendam saja".


" iya sekarang kan sudah mas ungkapin dek".


" iya tp kan sudah telat sudah jadi janda sayanya😁😁".


" meskipun janda mas tetep sayang kok".


" itu kamu mas, lha keluargamu, riani sadar mas, tidak mudah bagi keluarga mas menerima riani dengan anak riani, tapi jangan begitu juga mas, bicara terus terang jangan pakai acara menyindir - nyindir riani".


" maaf ya dek InsyAllah semua akan ada jalannya".


"Aamiiinn".


" dini tadi sebelum tidur sudah makan belum ?".


" sudah".


" tadi nomer kamu sibuk sedang telfonan sama siapa dek ?".


" tadi ragil nelfon riani sebentar mas, kenapa ?".riani berkata jujur terhadap radi.


" tidak apa, sering ya dia menghubungi mu?".


" tidak juga mas, kalau mas tidak suka dia menghubungi riani mas bilang saja maka riani akan larang ragil menghubungi riani mas".


" tidak dek, mas tidak ingin mengekang mu dalam berteman".


" trimakasih ya mas atas pengertiannya".


" tapi dia paling rajin kasih like dan selalu komen di setiap unggahan mu dek".


" ya riani kan tidak bisa melarang orang mau like dan komen mas, lagian riani jarang kok unggah setus kenapa nih?".


" jujur mas cemburu dek, sepertinya dia perhatian banget dengan kamu dan dini".


" tidak usah cemburu selagi tidak ada kata putus riani tidak akan pernah membuka hati untuk orang lain".


" janji"


" itu janji riani kepada mas".


" besok hari libur ada acara tidak dek ?".


" tidak mas, mau bersih - bersih saja kenapa memangnya ?".


" mas mau ngajak kamu sama dini jalan - jalan".


" sebenarnya riani mau mas, akan tetapi riani malas disindir - sindir sama keluarga nas, kita cari aman saja ya".


" susah sekali mas mencoba mencari restu sama mamak mas dek, kalau bapak terserah sama mas".


" sudah kalau memang tidak ada jalannya untuk mendapatkan restu mamaknmas, kita sudahan saja mas, riani tidak mau mas mejadi anak durhaka karea riani".


" sabar ya dek mas masih selalu berusaha".


" sampai kapan mas ?".


" entahlah mas pun tidak tau, yang pasti mas minta kamu lebih bersabar lagi".


" ya sudah dulu ya mas sudah malam, riani mau tidur, Assalamualaik".


" waalikum salam, mimpiin mas ya dek".


Selalu seperti ini yang dikatakan radi, sedangkan riani sudah sering mendapatkan perkataan kasar dan cemoohan dari mamak radi.


" sampai kapan aku bisa terus bersabar, apa salahnya kalau aku menjadi janda, kalau boleh memilih akupun tidak pernah mau menjadi janda".

__ADS_1


__ADS_2