Dia Kekasihku (Terlambat Ku Sadari)

Dia Kekasihku (Terlambat Ku Sadari)
BAB 26


__ADS_3

Dijari pertama kuliah Sarah disambut sahabat sahabatnya yang terlihat gembira melihat Sarah bisa kuliah lagi, "wellcome back babe, kangen banget liat kamu kuliah lagi Sar", sambit Hawa terharu. "iya nih Sar, aku kangen banget kita kumpul kayak gini lagi," lanjut Maya merangkul pundak Sarah. "dah lah guys, jangan kayak gini, biasa aja. Aku udah mulai berusaha bangkit lagi nih. Bantu aku ya!'" balas Sarah yang juga terharu melihat kedua sahabatnya itu. "eh Sae, Zaki pindah kuliah sini ya? Tadi aku ketemu dia di ruang admin kampus." tanya Hawa, Sarah mengangkat bahunya tanda tak tahu. Sarah berpura pura tak mengetahui hal itu, "kenapa pindah ya si Zaki? apa orang tuanya pindah ke sebelah rumahmu lagi Sar?", lanjut Hawa penasaran. "manalah ku tau Haw, tanya orangnya sana," balas Sarah santai, "yuk ah, masuk kelas May, dan kamu Haw daa daah bye bye", seru Sarah meninggalkan Hawa sendiri.


***

__ADS_1


Di perjalan ke kelas Sarah dan Maya berpapasan dengan Zaki. "hey Zak, kamu pindah kuliah ke kampus kita? Kenapa?", sapa Maya pada Zaki. Dilain sisi Sarah melirik pada Zaki seolah mengingatkan Zaki pada janji yang mereka sepakati. "eh hey May, Sae. Iya nih papaku pindah kerja di sini lagi jadi kita sekeluarga pindah daerah kampus sini", bohong Zaki pada Maya dan Sarah. "oh gitu . Hmmm kelasmu di mana?", "di gedung sebelah May, fakultas sebelah", lanjut Zaki, "dah ya Sar, may. aku duluan ya, takut telat", lanjut Zaki berpamitan pada Maya dan Sarah sambil sesekali melirik Sarah.


Sarah dan Maya berjalan memasuki ruang kelas lalu duduk dibangku deretan kedua, Sarah duduk dan meletakkan tasnya, tak sengaja dia melihat ke arah pintu kelas. Ingatannya menariknya kembali ke hari dimana dia pernah tak sengaja melempar Abi dengan buku tebal kala itu, senyum tipis dari bibirnya membayangkan Abi di hadapannya. "hey, Sar,.. Sarah", panggil Maya menggoyang goyangkan badan Sarah. Lamunan Sarah seketika buyar, "eh iya iya ada apa?", "ada apa kamu bilang?, kamu kenapa ngelamun senyum senyum sendiri pula?", tanya Maya heran. "tidak, tidak apa kok May. Cuma terkenang kejadian beberapa tahun lalu bersama Abi", jawab Sarah dengan suara lirih menahan tangis. "sudah Sar, tenangkan dirimu. Doakan dia, ayo katanya mau bangkit, semangat ya?", ucap Maya menyemangati Sarah dan memeluk Sarah erat. Sarah mengangguk pelan dan menyeka air mata yang tak terasa nyaris terjatuh di pipinya.

__ADS_1


***


Selama perkuliahan pikiran Zaki terpecah, antara kuliah dan Sarah. Entah apa yang ia pikirkan tentang Sarah, yang ada sekarang ada Sarah yang memecah fokusnya. Tak terasa materi pertama selesai, "hey, anak baru. Kenalin aku Arini, temen sekelas kamu. Namamu siapa?", terdengar suara wanita dari belakang Zaki. Zaki yang hendak pergi menoleh ke arah gadis itu, "oh hay juga, aku Zaki pindahan dari univ Budi Utama, salam kenal ya Arini", jawab Zaki sopan dan segera pergi. "eh tunggu!", cegah Arini pada Zaki, tapi Zaki tak mempedulikannya karena Zaki ingin segera mencari Sarah.

__ADS_1


"eh, main pergi aja tuh anak baru, gak sopan banget," gerutu Arini sebal. "udahlah Rin, nanti juga ketemu lagi. Dia seangkatan sama kita jadi bisa sering sering ketemu", balas Cindy menenangkan Arini yang begitu kesal. Arini terlihat tertarik pada Zaki, dia ingin lebih mengenal dan dekat dengannya, tak sulit bagi Arini untuk mendapatkan banyak pemuda tampan di luar sana karena memang pesona Arini cukup kuat.


__ADS_2