Dia Kekasihku (Terlambat Ku Sadari)

Dia Kekasihku (Terlambat Ku Sadari)
BAB 46


__ADS_3

Semalaman Sarah tak dapat memejamkan mata, dia membolak balik hatinya. Apakah benar yang dikatakan Zaki bahwa egonya terlalu tinggi, apakah perasaan gelisah ini karena kepergian Pandu. Sarah sangat tersiksa malam itu, egonya meminta agar terus bertahan dan melupakan Pandu, namu disisi lain hatinya berkata bahwa Pandu adakah cintanya.


"ah... Kenapa jadi begini? Apa yang terjadi?" teriak Sarah pelan dalam kamarnya. "apakah aku harus jujur pada hatiku. Apakah Pandu benar benar pilihan yang tepat" tanya Sarah merangkul dirinya sendiri yang duduk meringkuk diatas kursi kamarnya.


Dia diam dan menatap cermin sesaat, lalu mencoba tenang dan memejamkan mata mencoba mendengar kata hatinya. Dan dia terkejut membuka matanya, ada Pandu dalam benaknya, dia menangis sejadi jadinya dia tersadar bahwa memang Pandu lah yang selama ini membuat hatinya resah dan bebannya seolah tak pernah benar benar hilang.


"aku harus mengatakan perasaanku pada Pandu. Tapi aku sudah tak ada waktu, dia akan pergi." ucap Sarah menyadari bahwa perasaannya tertaut pada Pandu. Dia segera mengambil hape dan mencoba menghubungi Pandu, namun tak ada satu pun panggilan Sarah yang dijawab Pandu


Membuat Sarah semakin tak karuan, dia takut terlambat menyatakan cintanya lagi, dia takut masa lalunya terulang kembali. Tiba tiba dia mengingat kata terakhir Pandu kemarin "ah,. Dia pergi besok pagi. itu artinya hari ini, pagi ini. Aku harus segera mengejarnya ke bandara", ucap Sarah sambil bergegas bersiap siap ke bandara.

__ADS_1


"sekarang pukul lima subuh. aku akan menunggunya di sana, entah bertemu atau tidak dengannya, akan ku coba" gumam Sarah sambil mengemudikan mobilnya secepat mungkin


"tunggu aku Ndu, jangan pergi dulu", ucap Sarah sedikit menangis.


***


Di rumah, Pandu sedang bersiap akan menuju bandara, dia terlihat lesu dan sangat sedih "Sar, sampai hari terakhirku di sini kamu tak ada sedikitpun peduli padaku. Kamu benar benar tak ada rasa untukku. Maaf aku terlalu berharap", gumam Pandu memandang sekeliling rumah berharap tiba tiba Sarah datang.


Sepanjang perjalanan Pandu hanya diam dan menatap kosong ke luar mobil, pikirannya hanya ada Sarah, Sarah, dan Sarah. Membuatnya meneteskan air mata, "Sar, aku ingin selalu di sini. Meskipun kamu tak jadi milikku setidaknya aku masih bisa melihat wujudmu, melihat indah mu melihat setiap aktivitasmu. Tapi aku harus berbakti pada orang tua ku apa dayaku Sar", batin Pandu menghela nafas panjang dan memejamkan matanya.

__ADS_1


***


Sarah tiba di bandara tepat pukul enak pagi, dia bertanya pada petugas bandara apakah penerbangan Pandu sudah berangkat, "penerbangan ke XX belum berangkat bu, dijadwalkan pukul delapan pagi ini", jawab petugas bandara itu.


Sarah merasa lega karena tiba di sana lebih dulu. Dia duduk di kursi tunggu dengan hati yang berdebar debar "cepatlah sampai Ndu aku ingin mengutarakan perasaanku" gumam Sarah tak sabar. Sarah terus memandangi setiap langkah yang keluar masuk bandara, mencari sosok Pandu.


Entah kenapa hingga pukul delapan tak dia temukan sosok Pandu, "kemana dia? Sudah waktunya keberangkatan dia tak juga datang". Ucap Sarah gelisah sambil menengok jam hapenya "apa yang terjadi? Apa dia gak jadi berangkat, atau terjadi sesuatu di jalan" tanya Sarah dalma hati dengan gelisah, "atau aku gak melihatnya waktu dia masuk dan melewatinya" gumam Sarah semakin gelisah dan panik.


Informasi keberangkatan akan segera diberangkatkan. Sarah tak berpikir panjang dia berlari dengan cepat menuju pintu keberangkatan dia nerlari dan mencari ke setiap sudut, dia terus melihat satu persatu orang di sana, berharap menemukan Pandu, tapi usahanya nihil, dia tak menemukan Pandu.

__ADS_1


Sarah kembali dan berjalan lemas sambil menangis kecil, "lagi lagi aku terlambat, aku kembali mengulang masa lalu" ucap Sarah dengan dada yang terasa sesak, air matanya jatuh tak tertahan menyesali ke egoisannya. "maafkan aku Ndu, maaf", gumam Sarah memeluk dirinya sendiri.


Tiba tiba Sarah merasakan ada yang memeluknya dengan lembut dari belakang...


__ADS_2