
Tak terasa hari pertama masuk kuliah pun tiba, disusul dengan ospek yang berlangsung selama seminggu. Di hari keenam ospek sekaligus penutupan ospek hari itu Sarah sudah sangat kelelahan, dan ditengah acara penutupan ospek yang sangat meriah itu Sarah pingsan dan akhirnya dibawa ke klinik kampus. Di Sana Sarah ditemani panitia ospek yang memang bertugas sebagai tenaga kesehatan.
"kamu udah baikan?mau minun? Atau makan?", tanya seorang pemuda tampan dihadapannya yang bagi sarah wajahnya pernah dia lihat. "Mmm.. gak kak terima kasih, aku mau pulang saja", pinta Sarah pada pemuda itu. Pemuda itu langsung membopong Sarah turun dari tempat istirahatnya dan mengantar Sarah Pulang dengan Mobilnya.
"loh ini mobil siapa kak?", tanya Sarah heran. "udah masuk aja, aku antar kamu pulang. Kamu kan lagi g fit nanti kalau kenapa kenapa pihak kampus juga yang kena", jawab pemuda itu panjang lebar meyakinkan Sarah. Dengan sedikit keraguan Sarah akhirnya menuruti omongan pemuda itu. "gak usah takut, aku Abimanyu Maheswara panggil aja Abi. Aku Presiden BEM di kampus kita." terang pemuda itu pada Sarah yang masih tersirat keraguan dan sedikit takut pada pemuda itu.
__ADS_1
setengah jam berlalu, Sarah sampai di rumahnya dengan selamat, dan tak lupa Sarah mengucapkan terima kasih pada kakak tingkatnya itu. Dan malam itu sarah terjaga cukup lama, dia memandangi foto Zaki di buku diary nya. Nampak kesedihan, dan rindu yang amat berat tergambar jelas pada raut wajah Sarah malam itu "kamu kemana sih Zak?kenapa nomor kamu gak pernah aktif?mau tanya papaku soal kamu tapi akunya gengsi. Takut ketauan kalau aku naksir kamu", gerutu Sarah sambil menatap gelapnya malam saat itu.
Sarah merebahkan tubuhnya ke kasur sambil mencoba tidur, tapi "eh.. Kok jadi wajah kakak itu yang muncul" ucap Sarah langsung membuka matanya. "perasaan pernah ketemu kakak itu deh, tapi dimana ya?" ucap Sarah menggaruk kepalanya sambil mengingat ingat. "dah ah, mau bobok mau mimpiin ayang Zaki,hi..hi..hi.." pungkas Sarah sembari menarik selimut biru kesayangannya.
TOK TOK TOK .. TOK TOK TOK..
__ADS_1
Suara dari piring dan sendok terdengar di ruang makan keluarga sarah, dengan sesekali bersautan suara obrolan dari papa dan mama Sarah yang bercanda dengan Sarah. "kemarin Ardi telpon papa ma, katanya mau main ke sini hari sabtu besok", ucap papa Sarah. "oh ya?wah asik dong, mama jadi ada teman ngerumpi", jawab Nadia sambil tersenyum senang. "ah mama ini. Masakin yang enak enak ya ma. Rencana mau nginep di sini". "wah boleh itu paa, bisa puas ngobrol sama Dewi mama pa", ujar Nadia.
"haa Mudah mudahan Zaki ikut. Udah kangen banget ini sama ayang" batin Sarah kegirangan. Setelah menyelesaikan sarapannya Sarah segera berangkat ke kampus. "ma, pa berangkat dulu ya, doain semoga hari ini lancar, assalamu'alaikum" pamit Sarah pada orang tuanya. "wa'alaikumsalam iya nak ati ati" jawab Nadia dan Teguh bersama.
Dengan kecepatan stabil Sarah melaju dengan santia sambil bersenandung kecil. Dan sampailah Sarah diparkiran mobil kampusnya, disana sudah ada Maya dan Hawa yang parkir mobil juga. "ahaaai.. Mobil baru ni?" goda Sarah pada Hawa. "iya dong, yang lama dijual ganti yang baru. Eh aku dulu ya ini dosenku jam 8 udah mulai ni. Kalian sekelas kan ya?" jawab Hawa dengan wajah bahagia. "iyaa aku sama Maya sekelas lagi dong. udah sana nanti telat kamu", usir Sarah pda Hawa.
__ADS_1
Maya dan Sarah satu fakultas dan sekelas juga. Sedangkan Hawa beda fakultas dengan Sarah dan Maya jadi mereka bertemu hanya saat ada kebetulan jam kosong saja.