
Di supermarket, tak disangka Sarah bertemu dengan Abimanyu bersama seorang seorang wanita cantik yang usianya tak jauh dengan sang mama.
"halo, Sarah", sapa Abi, "eh kak Abi iya kak. Sedang apa di sini?", jawab Sarah terkejut melihat Abi yang berada di belakangnya. " aku sama mama, belanja mingguan. Kamu sama siapa ke sini?", balas Abi.
"emm aku bersama mama juga. Itu disana", tunjuk Sarah pada mamanya yang sedang memilih buah. "emm iya. Emmm Aku boleh minta nomor hapemu Sar?", pinta Abi pelan pada Sarah. Sarah terkejut, tak disangka Abimanyu Maheswara idola kampus minta nomor hapenya. Dengan mulut sedikit menganga Sarah memandang Abi "untuk apa kak? aku minta maaf kak atas kejadian hari itu. Kalau kakak mau marah padaku silahkan tapi jangan menyebarkan nomor hape ku pada mahasiswa yang lain. Mau ditaruh mana mukaku kak?" jawab Sarah melas dan takut kalau kalau saja Abi meminta nomornya untuk balas dendam karena kejadian tempo hari.
__ADS_1
"eh eh gak kok Sar, aku gak ada niatan begitu. Aku juga udah maafin kamu hari itu juga. Aku..aku cuma ingin lebih dekat denganmu", pungkas Abi dengan wajah sedikit memerah. Jawaban Abi semakin membuat Sarah terkejut bahkan dia melongo dengan bola mata terbelalak. "hahaha Abimanyu idola banyak wanita di kampus ingin lebih dekat denganku? Gadis yang ngomongnya cablak dan tak punya kelebihan sepertiku?" kekeh Sarah dengan keras. Abi hanya diam dan melihat dalam tawa Sarah yang menyangsikan bahwa dia sedang ingin mengenalnya lebih dekat.
"mau ngasih gak? Kok malah ketawa gitu?". "iya iya ini aku kasih hahaha", tawa lusi semakin menjadi, sambil mengulurkan hape pada Abi untuk bertukar nomor. "thank's ya Sar, nanti aku hubungin. Aku pulang dulu ya, mama udah nunggu". Pamit Abi dengan melambaikan tangannya pada Sarah.
***
__ADS_1
Didalam kamar, sarah membuka ponselnya dan ada pesan dari Abimanyu. "hey, ini aku Abi", isi pesan itu. "haa? Beneran dia ngehubungin aku dong. Gak bercanda dia", batin Sarah heran dan juga merasa aneh. Sarah membalas pesan Abi begitu sebaliknya hingga larut malam "udah ya kak, aku mau tidur besok ada kegiatan di kampus", pungkas Sarah mengakhiri obrolan malam itu. "emm iya Sar, besok aku tunggu di kanti fakultas kamu ya? Selamat malam mimpi indah yaa". Timpal Abi menutup percakapan juga.
Malam itu Sarah tak habis pikir dengan apa yang sudah dia alami hari ini. Seorang idol kampus meminta nomornya dan saling ngobrol dan berbalas pesan. Tapi lamunannya terhenti ketika wajah Zaki tiba tiba muncul dibenaknya. "nah tiba tiba muncul sih zak mukamu? Jadi makin rindu. Gak sabar besok mau ketemu kamu", ucap naya menghalu sambil senyum se yum sendiri. "tidur aah.. Capek banget hari ini. Semoga besok gak gugup dan gemetar bertemu Zaki, he he he", ucap Sarah sambil menarik selimut dan mematikan lampu kamar tidurnya.
***
__ADS_1
Andai aku bisa memgungkapkan rasa ini padamu Zak, mungkin aku tak akan tersiksa seperti ini. Sungguh rindu ini memelukku terlalu erat hingga terasa sesak di dadaku.