
Siaran langsung Enma hari itu sangat sukses, membawa banyak keuntungan untuknya, bahkan dengan hasil yang ia dapatkan dari siaran tersebut membuatnya bisa mempercepat proses pembangunan kantor menjadi lebih cepat.
Tapi karena sepanjang siaran langsung mukanya tidak terlalu terlihat kehidupan aji masih tidak terlalu terganggu, hanya ada beberapa orang yang mengetahuinya, dan tidak ada satupun orang tersebut yang menyebarkan identitasnya.
Tapi hari ini namanya kembali mencuak di public saat Luna keluar dengan sebuah pernyataan tentang siapa ayah sebenarnya dari anaknya marcel dan AJi, adalah orang tersebut.
Di sana Luna menceritakan kalau saat itu akibat permasalah yang menimpanya di korea membuatnya di Indonesia melakukan tindakan yang tidak senonoh salah satunya adalah melakukan hubungan malam dengan seorang anak muda yang saat itu hanya ia temui malam itu.
Dan orang tersebut memang adalah Aji, semua orang yang mengenal Aji terkejut bukan main karena mendengarnya, sedangkan AJi sendiri hanya tersenyum dengan sedikit bangga karena cerita tersebut terlihat sangat sempurna sehingga para wartawan tidak bisa menemukan apa-apa.
Keputusan Luna yang seperti ini sudah mendapatkan persetujuan dari AJi, sehingga aji tidak lagi terkejut saat mendengar itu dari siaran televisi, semua ini berawal karena kedekatannya dengan jeni dan luna membuat Aji terus di intai dari para wartawan.
Dan untuk membuat semuanya jelas, dan membuat semuanya akan menyalahkan AJi jika itu tidak keluar langsung dari mulutnya.
“Ingat kalau kau besar nantinya jangan mengikuti jejak ibu menjadi artis! Aku tidak mau anakku satunya satunya menjadi tukang bohong seperti ini!” ujar aji yang memberikan beberapa nasehat kepada Aji.
“Baik!” ucap Marcel yang mengangguk.
“Woi, jangan mempengaruhi anak ku dengan yang tidak-tidak!” teriak luna yang sedang menyiapkan makan di dapur.
Mereka saat ini berada di rumah luna, dan Aji sedang bercanda bersama dengan marcel dengan melihat bagaimana akting dari luna saat menghadapi para wartawan. Beberapa kali Aji memparodikan luna yang menangis.
Sehingga marcel tertawa dengan puas karena Aji yang terlihat sangat lucu sangat memperadokinnya, “Sekali lagi kalian mengejekku makan malam hari tidak ada yang kalian dapatkan!” ucap Luna dengan ketus karena ia jengkel dengan Aji dan marcel yang terus tertawa melihat video klasifikasinya.
Karena terlalu jengkel Luna bahkan mematikan tv yang sedang mereka nonton, “MAAAAA!” ucap marcel protes.
__ADS_1
“Sudah-sudah ayo makan!” ucap Aji yang menenangkan MArcel dan mengajaknya untuk makan.
Marchel walaupun sedikit ngambek, dengan bujukan Aji mereka akhirnya bisa makan dengan tenang! “Bagaimana tanggapan orang-orang yang berada di panti setelah masalah ini, jika ada masalah aku akan datang menjelaskannya kepada mereka!”
Saat sedang makan mereka membahas masalah Apa yang terjadi dengan panti karena pengumuman tersebut, “Tidak ada yang mempermasalahkannya, beberapa anak mengejekku, tentang sang iblis yang akhirnya memiliki keluarga dan sebagainya, beberapa anak juga khawatir aku meninggalkan mereka, tapi semua bisa diatasi dengan memberikan penjelasan yang baik.
“PA!!” ucap marcel yang sedikit cemburu dengan anak-anak yang berada di dalam panti, yang terlihat lebih dekat dengan aji dari pada dirinya!
“Kan, aku baru tadi bilang jangan ada drama-drama seperti ini, kalian semua adalah keluargaku, aku juga bagi mereka, jadi mereka juga adalah anak-anak untukku,” ucap Aji sedikit memukul kening dari marcel yang ingin berdrama dengannya.
Mendengar itu marcel hanya bisa manyung, sebagai seorang yang baru bertemu dengan ayahnya, ia tentu ada rasa ingin memiliki lebih dari pada orang lain sehingga tentu ia tidak ingin melihat ayahnya lebih dekat dari orang dari pada dirinya.
“OK, tapi malam ini papa harus menginap di rumah!” balasnya dengan cepat.
Selama beberapa saat ia terpikirkan untuk membuat Aji lebih dekat dengannya, sehingga ia menyuruh, aji untuk tetap tinggal dan memberikan ruang kepada ayah dan ibunya untuk menjadi lebih dekat!
Bukannya mendengarkan marcel malah berlari menuju pintu dan mengambil kuncinya yang ada disana dan tidak membiarkan siapapun keluar dari rumah jika tidak sesuai dengan izinnya!
“Sudah-sudah, aku akan menginap! Tapi aku tidur bersama dengan kamu kan!” balas Aji yang masih menikmati makanannya.
“TIDAK! Papa harus tidur di kamar mama!” balasan marchel membuat luna terkejut, tapi dengan santai memberikan tanda setuju dengan apa yang marchel katakana.
“Kalau begitu aku akan belajar di kamar, dan silahkan menikmati makanan kalian!” balas MArcel sedikit.
“tunggu, lain kali kalau mendengarmu berkata-kata seperti tadi aku akan memberikanmu hukuman, kalau kamu sudah mengakuiku sebagai ayah, aku juga bisa menghukum kalau kamu nakal! OK,”
__ADS_1
Setelah melihat drama yang Luna dan anaknya selesai, dengan muka sedikit marah, ia langsung memarahi marcel yang terus manja seperti itu, “BAIK!!” balas marcel lemah.
“Bagus!” balas Aji mengacak-ngacak rambut anak itu dan menyuruh masuk kedalam kamar.
“Kenapa melihatku seperti itu!” balas luna yang melihat tatapan aneh dari AJi.
“HAHAHA, aku tidak tahu mengapa, aku bahkan sekarang bisa mendengar beberapa suara yang seperti mengutukku karena akan satu kamar dengan seorang artis dunia!” balas aji dengan sedikit mengejek.
“JAngan berpikir macam-macam, kita belum secara resmi menikah,” balas luna.
“Pelankan suaramu! Aku tidak akan melakukan apapun pada mu walaupun kamu tampah busana sekalipun!” balas Aji dengan santainya memasuki kamar tersebut.
Saat masuk ke dalam sana ia langsung meminta selimut dan sejenisnya untuk dijadikan tikar untuk tidur di lantai.
“NGakunya orang kaya tapi tidak memiliki kasur double!” ucap aji saat memasuki kamar luna.
Awalnya aji setuju karena mengira kalau luna, akan memiliki kasur yang bisa di tempatnya, tapi karena sudah seperti ini ia terpaksa harus tidur di lantai karena tidak lagi tempat untuknya tidur.
“YA maaf, bahkan dalam pikiranku aku tidak akan berada dalam keadaan seperti ini lagi dengan laki-laki,” balas Luna yang merasa sedikit bersalah dengan aJi.
“Sudahlah jangan bahas itu, mungkin mulai minggu depan aku tidak bisa sering-sering datang, karena Aku harus mengurus masalah kantor, mulai besok aka nada beberapa perekrutan, sehingga kalau kamu sibuk, bawa saja marcel kesana, atau bawa marchel ke panti, sehingga ia bisa bermain bersama dengan anak-anak yang ada disana!” ucap AJi menjelaskan keadaannya.
Luna menanyakan sedikit hal tentang perkembangan kantor yang berusaha saat ini Aji bangun, dan akan di apakan perusahan tersebut kedepannya.
“tidak ada hal khusus yang ingin aku lakukan, setelah siaran langsung kemarin aku menemukan semua yang ada dalam game ini sangat memiliki pengaruh yang besar sehingga sangat tidak etis jika kita meninggalkannya dengan bodoh!”
__ADS_1
Setelah siaran langsung yang dia lakukan aji menemukan peluang bisnis dari industri ini sangat memuaskan, sehingga ia berniat membuat, sebuah karakter yang di idolakan banyak orang, dan itu nantinya akan dimanfaatkan sebagai ladang uang untuknya!