
Dalam satu benturan ini, yuwen baru menyadari kalau pandangannya tentang Enma tadi adalah sebuah kesalahan, “Maaf sepertinya aku memang meremehkan anda, “ kini yuwen sadar kekuatan enma sudah setara dengannya.
“APa kalian para Orc, yang awalnya seorang pejuang sudah menjadi penyair, dari tadi kalian menjadi sangat banyak bicara!” Balas Enma memukul mundur kapak yuwen membuktikan kekuatannya tidak berada di batas itu saja.
“Kamu benar, sepertinya kami mulai melupakan identitas kami sebagai seorang petarung! Berserk mode”
Yuwen kini benar-benar marah karena terus mendapatkan provokasi demi provokasi dari enma sehingga, ia tidak lagi menahan diri dan langsung mengaktifkan skil terbaik yang dia miliki.
Dalam mode berserk ini, kemampuannya akan bertambah berkali-kali lipat sehingga Sekarang Bahkan Enma sendiri tidak lagi memiliki keberanian untuk beradu kekuatan dengan yuwen.
Sekarang yang bisa dia andalkan adalah kecepatan miliknya yang tentu jauh lebih tinggi dari Yuwen. Memang untuk mengalahkan yuwen yang notabene seorang pemimpin dari seorang berserk tentu tidak mudah.
Sedangkan Enma tidak bisa bertarung terlalu lama, karena jika waktu penggunaan talisman yang dia miliki habis maka ia tentu akan kalah.
Sehingga menggunakan peti senjata miliknya yang digunakan sebagai tameng, ia sempat menghentikan pergerakan yuwen dengan tamen miliknya selama beberapa detik, ia memanfaatkan kesempatan ini untuk mengaktifkan skill penjara miliknya.
Segera setelah itu segera muncul sebuah penjara mini yang mengurung yuwen, ia berharap ini akan berhasil.
tapi bahkan dengan satu kali ayunan dari kapak yuwen penjara Miliknya segera hancur, namun itu sudah sangat cukup untuk memberikannya waktu untuk berada dalam posisi yang tepat, sehingga dengan segala tenaga yang dia miliki, ia membanting yuwen ke tanah.
enma tidak berhenti sampai disana saja, karena posisi dari peti senjatanya yang tidak jauh dan dengan menggunakan peti itu ia segera menghantam yuwen, itu dilakukan secara berkali-kali hingga ia merasa durability dari peti senjatanya sudah mencapai batasnya.
“tunggu! kau menang!”
Melihat ketua mereka yang dikalahkan dengan telak membuat para bawahan yuwen berusaha menghentikan Enma karena mereka takut enma akan membunuh pemimpin mereka.
“Ok, ok,” balas Enma yang menjatuhkan senjatanya dan mengangkat tangannya untuk membuat para Orc itu menjadi lebih tenang.
__ADS_1
Tapi ia sedikit terkejut saat melihat para pengawal ini ternyata jauh lebih kuat dari yuwen, yang notabe adalah pemimpin dari desa ini.
Bahkan Enma sedikit ragu apakah ia bisa menang saat melawan mereka walaupun ia bisa sudah menggunakan kemampuan dari Talisman-talisman ini.
Ia bahkan tidak tahu memukul yuwen untuk membuat yuwen lebih cepat sadar, “berikan ini, mungkin bisa sedikit membantu,” ucap Aether melemparkan sebotol potion.
“terima kasih!” balas orc yang menggunakan perisai.
Membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk membuat yuwen sadar, “jadi struktur kepemimpinan para orc telah sangat berubah!” ucap Enma membuka pembicaraan dengan orc yang menggunakan Tameng.
“Beberapa hal telah terjadi, bahkan kami saat ini di jauhi oleh bangsa kami sendiri, sehingga beberapa perubahan harus dilakukan.” Balasnya santai.
Terlihat orc ini jauh lebih tenang dalam berbicara, sehingga Enma cukup nyaman untuk berbicara dengannya .
“Maaf sepertinya aku tidak memiliki terlalu banyak waktu untuk berbicara dengan kalian, karena ada beberapa hal yang harus ku urus, dalam waktu dekat Aku akan melakukan peperangan para goblin yang ada di sekitar desa, aku harap saat itu terjadi kalian bisa sedikit memberikan bantuan dengan menerima para pengungsi manusia,” balas enma yang ingin meminta pertolongan mereka.
“aku hanya berharap kalian menjaga mereka selama perang terjadi, dan kalian bisa melakukan sesuatu terhadap mereka sesuai dengan apa yang terjadi dalam perang, untuk masalah para goblin ini kalian tidak perlu terlibat!”
Enma terus memberikan penawaran terbaiknya, untuk membujuk sang Orc untuk setuju dengan permintaannya! “Kami setuju!”
Balas orang yang dari tadi tidak bergabung dalam pembicaraan, “Kenta kita tidak bisa mengambil keputusan sesaat seperti ini,” orc menggunakan tameng masih merasa tidak etis untuk menerima permintaan dari Seorang manusia seperti ini.
“Gombo, apa yang manusia itu katakana itu memang benar, kita sudah terlalu jauh menyalahi kodrat kita sebagai sebagai seorang orc pejuang, dungeon yang kita jaga sudah ditaklukkan sehingga sudah saatnya kita kembali ke kodrat kita sebagai orc yang sesungguhnya!” balas Kenta yang kokoh dengan pendapatnya.
“Kami tidak hanya akan memberikan perlindungan kepada para penduduk yang ada di desa itu, tapi jika memungkinkan kami akan membantu jika apa yang kalian janjikan memang benar kalau kalian bisa mengatasi sang jendral Goblin.” Lanjutnya kenta kepada enma.
“Tenang saja kau akan memperlihatkan cara bertarung yang sesungguhnya dari para manusia!” balas enma yang mengajak kenta untuk bersalaman.
__ADS_1
“Ding”
[selamat anda berhasil membuat aliansi dengan desa orc, kepercayaan para orc sangat tinggi kepada anda, bantu mereka menyelesaikan beberapa masalah yang akan membuat hubungan kalian menjadi lebih dekat, potensi adanya penghianatan masih sangat besar!]
“semua persiapan telah selesai sekarang hanya merampingkannya!” gumamnya dalam hati.
Setelah ia membuat beberapa persiapan dengan kenta, ia pun pergi, terlihat Gombo sendiri masih terlihat ragu dengan apa yang terjadinya dengan enma, tapi enma sendiri tidak peduli, ia juga tidak perlu berbuat hubungan yang bagaimana dengan para Orc ini, selama mereka bersedia membantu melawan para Goblin itu sudah akan menjadi bantuan yang sangat besar kepadanya.
Semua orang yang ada di desa segera memandangi, seolah mereka telah menunggu kedatangannya, namun mereka semua segera mengarahkan enma untuk segera ke tempat Steve.
“Sampai disana sudah terdapat beberapa pemain yang duduk bersama, “jadi kau sudah kembali, semua persiapan yang sudah kau katakana sudah kami lakukan!” ucap steve tampah bertele-tele.
“bagi ini, dan segera pergi ke empat gerbang dari pelindung ini, pastikan posisinya pas, sesuai dengan arahan yang ku tandai!” balas enma yang membagikan berbagai biji-biji tanaman yang ia cari.
“apa kamu berencana melawan para goblin dengan tumbuhan penghancur seperti ini! Kalau ia kau terlalu munafik!” balas seorang pemain.
“Apa itu pertanyaan? Apa aku harus menjawabnya! Sepertinya aku tidak meminta seseorang yang sok pintar untuk datang kesini, kita saat ini sedang diburu Waktu jika kau tidak suka silahkan pergi!” balas enma menantang.
“Tidak! Tidak kami akan menurut, mohon maafkan teman kami!” ucap seseorang yang berusaha menengahi!.
“Steve apa ini yang kau katakana telah mengurus semuanya!” balas Enma kepada steve.
“Maaf soal itu, sepertinya orang tua ini mulai buta bahkan tidak bisa melihat seseorang!” balas Steve yang juga sudah sangat marah.
“beberapa jam kedepan mungkin akan ada beberapa orc yang akan datang untuk menjemput warga, jadi segera beritahu warga untuk sementara waktu mereka akan diungsikan di desa orc, bilang saja kalau kita dengan para orc telah mencapai beberapa kesepakatan.”
Kini enma segera memberikan beberapa instruksi terutama itu menyangkut penyelamatan warga desa, steve terlihat sedikit terkejut, “Baik aku akan segera mengurusnya!” setelah semua itu mereka segera bersiap untuk persiapan yang akan datang.
__ADS_1