
Setelah beberapa hal, aji harus mengambil beberapa bahan yang ada di apartemen milik Jeni, itu adalah beberapa mainan yang dimiliki adiknya yang akan di berikan kepada panti untuk dimainkan anak-anak lainnya.
“jika kau memiliki kesempatan, berikan aku beberapa salinan tentang perkembangan perang melawan para goblin, dimulai dari titik-titik serangan, dan lain sebagainya,” ucap Aji tiba-tiba.
Karena tidak ada yang bisa dibicarakan saat mereka berada di mobil Aji memutuskan untuk membahas masalah AW (another word) kepada Jeni.
“AKu dengar-dengar kau akan ke benua tengah,” balas Jeni, yang sudah mendengarkan penjelasan Cain tenang Enma yang akan menuju benua tengah sehingga tidak bisa pergi bersama dengannya.
“Apa semua cewek yang ada di dunia ini, akan sangat sulit menjawab tambah bertanya alasan dibalik permintaan itu!” balas Aji yang capek mendapatkan pertanyaan dari Jeni.
“Karena aku meminta itu dari mu tentu aku saat ini berada di benua timur, semuanya terjadi mendadak, sehingga sekarang aku mendapatkan misi yang mungkin bisa membantu kalian dalam menyelesaikan masalah Goblin yang ada di benua timur.”
Walaupun sedikit mengomel di awal, akhirnya aji tetap menjelaskan secara singkat alasan ia tetap berada di benua timur, untuk beberapa waktu kedepan.
“Jika seperti itu, gabunglah bersama kami, bukankah akan lebih mudah jika bergerak bersama daripada bergerak sendiri-sendiri! Menyerahkan informasi penyerangan saat ini, itu sedikit sulit karena dalam penyerangan ini ada beberapa guild yang terlibat Sehingga ada kesalahan atau kebocoran informasi itu bisa saja akan berakibat fatal untuk kami!” balas jeni jujur kalau ia tidak bisa memberikan rencana serangan mereka secara sembarangan.
“Ada beberapa hal yang membuat akan lebih mudah jika aku bergerak sendiri, jadi kalau memang tidak bisa, lupakan saja, aku akan kembali mengajukan penawaran jika aku memiliki sesuatu yang sesuai dengan permintaanku!” balas aji terlihat santai.
Aji sudah tahu kalau ia tidak akan mendapatkan apa-apa dari jeni saat itu, ia hanya ingin jeni tahu kalau saat ini Enma sedang terlibat dalam melawan para goblin sehingga jika ada yang terjadi suatu saat nanti akan lebih mudah untuk menghubunginya.
“Kau tahu, itu malah membuatku menjadi sedikit penasaran!” balas Jeni sedikit Ragu apakah ia harus mendengarkan perkataan dari Aji atau tetap diam untuk saat ini.
“Tenang saja, selama kalian tetap diam tentang identitasku sebagai asura, jika aku membutuhkan sesuatu, tentu orang pertama yang aku hubungi adalah kalian!” balas Aji sedikit membuat Jeni lebih bisa bernafas legah.
. . . .. . ..
Enma saat ini sudah berpisah dengan flavour dan bersiap untuk mengaktifkan skil astral protectionnya,beberapa saat yang lalu untuk membuatnya semuanya lebih baik, akhirnya ia menceritakan sedikit kejadian yang terjadi yang menyebabkan enma sekarang bisa menjadi seorang Goblin.
Setelah menjadi seorang Goblin tentu enma membutuhkan rencana, salah satu jalan terbaik adalah membantu para goblin untuk melawan para pemain yang datang untuk menyerang, sehingga untuk menghindari Enma yang akan merusak titik serangan dari White raven membuatnya harus bertukar informasi dengan Jeni.
__ADS_1
Aji saat itu hanya meminta lokasi dari para Guild aliansi white raven yang tidak mereka sukai sehingga mereka bisa menghambat pergerakan mereka.
Aji mengatakan ia yang akan menghambat pergerakan guild aliansi, secara monoton akan memberikan informasi yang diketahui dari Pihak goblin sehingga nantinya white raven adalah guild dengan kontribusi terbaik dalam aliansi.
Walaupun nantinya ada sesuatu yang mencurigakan tentu White Raven tidak akan dituduh apa-apa, dan itu menjadi kesepakatan yang baik antara kedua belah pihak.
ROMERO
Job: samurai
[RAS :GOBlin]
Level: 33
VIT: 83
STR: 176
INT: 10
[skil]
- Sword Mastery
- Goblin sword teknik
- Room
- Ravid recovery
__ADS_1
{catatan:}
- skill dari tubuh lama memang masih bisa dipertahankan, tapi stat yang mereka miliki disesuaikan dengan penguasaan skill astral projection, tapi tubuh baru yang ditempati memiliki kemampuan untuk terus berkembang sesuai dengan tubuh biasa
- semua ingatan tubuh yang ditempati akan segera diketahui, sehingga sangat cocok untuk melakukan beberapa identifikasi masalah.
“stat enma sepertinya memang terlalu menakutkan!” gumamnya setelah melihat stat saat memasuki tubuh Goblinnya terlihat biasa saja, ia tahu kalau ia tidak akan memiliki stat yang di miliki tubuh ini saat menjadi Goblin king, sehingga saat tahu ia mendapati stat miliknya terlihat biasa, ia tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut
Apalagi saat melihat Str miliknya sudah cukup tinggi sehingga ia sudah sangat percaya diri untuk melawan para manusia nantinya, yang mungkin ia sanyangkan adalah Skil absolute martial miliknya tidak terpindahkan.
Malah diganti teknik pedang goblin dan Skill room miliknya yang sudah kembali, yang di tubuh aslinya sepertinya sudah dihapuskan.
Setelah mencetak beberapa satu miliknya, ia juga mengeluarkan pedang panjang yang cocok untuk digunakannya, Jobnya saat ini adalah seorang samurai sehingga pedang tipis dan panjang sangat cocok untuk ia gunakan.
Tidak ada yang khusus dari pedangnya, karena pedang lama dari goblin ini sudah ia berikan kepada salah satu anggota dari White raven yang bertarung dengannya, jika ia tahu akan ada kesempatan seperti ini tentu ia tidak akan menjual pedang tersebut dengan harga yang cukup murah.
Sepanjang enma bersama dengan Flavor enma sudah melawan puluhan kelompok kecil Goblin yang sedang berburu di daerah sekitar, tentu dengan adanya Flavor yang ada di sana tentu enma tidak akan bergerak banyak sehingga seringkali ia hanya bertugas memungut beberapa senjata yang terjatuh akibat mengalahkan para Goblin.
Dan salah satu senjata itu adalah senjata yang Enma akan gunakan saat menjadi Goblin saat ini sebuah katana biasa dengan panjang lebih panjang dari ukuran Tubuh miliknya yang yang sekarang hanya berkisar satu meter lebih sedikit.
“Sudahlah membawa peralatan romero yang dulu hanya akan semakin berbahaya,” setelah memasuki tubuh ini, enma yang sudah melihat masa lalu dari romero tahu kalau goblin ini memiliki kenalan dalam sistem pemerintahan Goblin yang tidak main-main.
Jika menyatukan ingatannya dengan apa yang jeni katakan, untuk beberapa waktu kedepan para aliansi masih akan sangat kesulitan untuk memenangkan pertempuran.
Dari ingatannya kepintaran para Goblin ini sudah setingkat dengan para Manusia, untuk mengatur pasukan sehingga jika tidak dalam keadaan terpojok para Goblin ini tidak melakukan sesuatu yang akan menunjukkan kemampuan terbaik.
Perkembangan para Goblin adalah yang tertinggi oleh para Ras yang ada di AW sehingga berusaha bertahan sebenarnya adalah pilihan yang sangat bodoh, itu hanya akan membuat mereka sebagai tempat latihan para Goblin yang ingin menjadi lebih kuat untuk terus bertempur.
Disini enma sempat sedikit ragu apakah ia harus melanjutkan rencananya atau mencari ide lain untuk membuat para Goblin sedikit diam atau membuat semua guild yang ada semakin gila untuk datang membantu guild di timur melawan para goblin.
__ADS_1
“tidak aku harus tetap lanjut, jika ingin menyelesaikan masalah ini lebih cepat, mari membuat masalah ini lebih besar!” gumamnya berniat melanjutkan rencana yang telah ia siapkan.