Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan

Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan
Guts melihat sosok bosnya


__ADS_3

Enma yang awalnya siap untuk kembali bertarung, kini harus menelan kekecewaan saat orang itu walaupun sudah pulih kini mengangkat tangannya menandakan ia sudah menyerah.


“Bukankah itu terlalu mengecewakan jika menyerah hanya karena mendapatkan satu tendangan!” balas Enma yang masih menginginkan pertarungan.


“Maaf aku tahu apapun yang aku lakukan tidak akan bisa mengalahkanmu!” balasnya.


“apa menurutmu, dengan mengalah seperti itu membuatmu akan selamat!” balas enma yang kecewa dengan pandangannya terhadap pemuda ini.


Awalnya ia melihat pemuda ini mirip dengan Tenri tatta tapi melihat dirinya yang tetang membuatnya kecewa dan malah ingin membunuhnya.


“Bagus Campuran, kau memang benar apapun yang kau lakukan tidak akan bisa mengalahkan tuanku!” balas Wot yang senang melihat tuannya di sanjung oleh seseorang.


Wot memanggilanya campuran, karena tahu kalau orang itu adalah ras Campuran antara manusia dan Goblin.


“JAdilah tuanku! Dan buatku aku menjadi lebih kuat!” kini ORang ini memohon untuk menjadi budak enma yang membuat enma sendiri jauh lebih ingin membunuhnya.


“Kau ingin menjadi anak buahku walaupun kau tahu kami adalah Goblin,” kini enma dihadapkan dengan seseorang yang rela melakukan apapun untuk menjadi seorang lebih kuat bahkan bersekutu dengan goblin pun ia siap.


Tentu orang seperti ini bukanlah seseorang yang bisa dipercaya, apalagi perawakannya yang tenang membuatnya enma ragu untuk menerimanya.


“Jika anda ragu, anda bisa memasang segel budak kepadaku,” balasnya memberikan segel budak kepada enma.


“Sekali lagi aku Tanya apa kau yakin, walaupun aku menerimamu , kau tetaplah masih setengah Goblin jadi belum tentu kau akan mendapatkan perlakuan lebih dari apa yang kau terima dari apa yang kau terima dari para manusia!”


“Saya yakin tuan selama anda menerima saya, aku tidak masalah dengan perlakuan Goblin lainnya,” balasnya dengan sangat yakin.


Enma sendiri sebenarnya sedikit ragu, tapi  IA sempat melihat Wot yang malah tersenyum menandakan ia sangat bersemangat dengan bergabungnya orang ini.


“ding,”

__ADS_1


[selamat anda kini mendapatkan seorang budak]


[silahkan berikan ia nama, untuk menyempurnakan kontrak budak yang ada,]


“Mulai sekarang namamu guts, jadilah pedangku dan bunuh semua orang yang menghalangi jalanku untuk mencapai kejayaan” ucap enma memberikan upacara selamat datang kepada sosok guts yang baru.


“Siap melayani anda tuan!” ucapnya berlutut di depan enma sebagai tuannya yang sekarang.


“Wot mulai sekarang ia akan menjadi tanggung jawabmu bersama dengan tehere, aku tidak ingin menjelaskan terlalu banyak, langsung saja terjungkan ia dalam medan tempur, jika ia tidak berguna atau malah membuat repot, atasi ia sesuai dengan kemauan kalian!” ucapnya memberikan perintah kepada Wot.


“Kau tidak masalah akan hal itu bukan!” lanjutnya.


“Tidak tuan!” balas Guts cepat, ia bahkan terlihat bersemangat.


“BAgus, mari segera menyusul yang lainnya!”


Wot terlihat sedikit ingin membantah namun ia tidak berani melakukannya, walaupun terlihat sedikit enggan ia segera bergerak untuk membantu rekan-rekannya dalam bertarung.


“AKu ingin kau melihat siapa bosmu!” balas enma yang menyetrika carinya.


Enma memperlihatkan wujudnya sebentar, kepada Guts.  Ia ingin Guts tahu identitasnya dan lebih mengerti dengan apa yang dia perintahkan.


“Saya mengerti!” balas Guts sambil tersenyum, dengan ia melihat Wujud asli dari enma membuatnya semakin percaya bahwa keputusan yang dia ambil adalah  keputusan yang benar, dan dia tidak akan menyesal telah menjadi budak dari enma.


Enma juga menjelaskan secara singkat bagaimana struktur pemerintah Goblin yang dia pimpin,  sehingga NAntinya guts bisa mengerti apa yang akan dia lakukan kepadanya.


Setelah melakukan apa yang seharusnya enma lakukan, ia segera membiarkan guts memilih apa yang akan dilakukannya, tentu hidup dalam lingkungan Goblin bukanlah sebuah kehidupan baik, mungkin akan lebih keras daripada kehidupannya terdahulu saat masih bersama dengan manusia.


Sebenarnya di desa ini tidak jauh berbeda dengan desa pertama, tapi membutuhkan cukup lebih banyak waktu dan tenaga untuk menaklukkannya, entah itu pengaruh dari skill command enma atau bagaimana, tapi tetap saja bisa menaklukkan desa itu dengan sedikit korban dari pihak Goblin.

__ADS_1


Enma sudah memberikan Ijin untuk melakukan pesta setelah penaklukan ini sehingga para Goblin ini bisa berpesta sesuka hati mereka, sedangkan enma sendiri menghilang entah kemana.


Guts cukup mengerti alasan kenapa enma tidak bergabung dalam perayaan tersebut, tapi ia tidak memperdulikan masalah itu,  baginya prioritas utamanya adalah diterima oleh para Goblin asli ini.


Bersama dengan Wot, wot sedikit menjelaskan Guts adalah budak dari tuan mereka, yang diberikan perintah yang mulai sekarang bergabung bersama mereka untuk berperang melawan para Goblin.


“Jika seperti itu, segera mulai festival darah!” teriak Tehere.


Dan segera para goblin melepaskan senjata yang mereka miliki, “Buang pedangmu untuk sementara WAktu, disini aka nada 1000 goblin yang akan menyerangmu dengan tangan kosong bertahanlah hingga semua goblin menyerang, dan kau akan memenangkan pertarungan!” jelas Wot yang menjelaskan festival darah kepada Guts.


“Ayo lakukan,” balas Guts singkat.


Ia sama sekali tidak peduli dengan masalah kecil seperti ini Sehingga ia dengan mudah setuju walaupun itu tidak akan mudah karena ia akan melawan para Goblin dengan jumlah yang sangat banyak guts yang tidak memiliki banyak pilihan harus bersedia menerima nya.


Para goblin yang saat itu yang sedang berpesta segera memberikan para petarung untuk maju, ini pertarungan tambah senjata sehingga para goblin dengan tubuh besar yang akan maju, “JAngan tanggung-tanggung majulah sebanyak mungkin yang kalian bisa!” balas guts  menantang pra goblin.


Singkat cerita guts saat itu walaupun dengan tenaga yang terbatas berhasil mengalahkan 999 goblin sehingga saat tersisa satu lagi Goblin yang tersisah Tehre yang merupakan pemimpin regu ksatria.


Disini terjadi perubahan yang awalnya guts terlihat sangat brutal dalam menyerang merubah sikapnya menjadi lebih tenang, bahkan condong kearah yang lebih bertahan, para petinggi memuji ini, secara tidak langsung guts sudah sangat mengerti tentang system yang ada dalam pemerintahan Goblin.


Dan pada akhirnya  guts kalah dalam pertarungan melawan Tehere, tapi itu sudah cukup kalau ia layak untuk mendapatkan persetujuan oleh para Goblin.


Setelah kemenangan itu akhirnya Enma muncul dengan tampang serius, “Wot pergilah bersama dengan beberapa assasin ke perbatasan barru soppeng, disana kau ingin kau membuat berbagai kekacauan.” Ucapnya langsung memberikan perintah Ke wot.


“TEhere dan FEVI bawah pasukan terbaik yang kalian miliki bergerak di belakang mereka, kalau bisa kumpulkan lebih banyak pasukan jika kalian mendapatkan kesempatan serang dari arah sana untuk membuat musuh menjadi kebingungan.”


“Guts pergilah bersama dengan Goblin raider, pimpin mereka untuk membuat kekacauan di arah perbatasan dengan kulo, ingat tugasmu hanya membuat terror kepada sebanyak mungkin desa yang ada di sana, jika terjadi masalah segera mundur atau berusaha mengejar kami!”


Satu persatu dari anggotanya diberikan perintah untuk melakukan serangan penuh terhadap kerajaan soppeng. Ia tidak tahu ide ini akan berhasil atau tidak tapi untuk saat ini ini adalah pilihan terbaik yang dia miliki.

__ADS_1


__ADS_2