
“Ding”
{anda kembali masuk, silahkan nikmati permainannya}
{karena anda mati tidak dalam tubuh utama, anda tidak akan mengalami penurunan level namun tubuh yang anda gunakan akan di hapuskan dan tidak lagi bisa digunakan! Namun perlengkapan yang ada dalam inventory milik anda masih bisa di amankan]
Saat kembali masuk masih ada beberapa penyampai yang ia dapatkan namun enma sudah puas, tapi memang harus sangat si sayangkan saat mengetahui tubuh goblinnya tidak lagi bisa di gunakan! Jika ia tahu seperti itu ia mungkin akan berusaha mempertahankan tubuh itu lebih lama.
“Sudahlah syukuri apa yang ada!” balasnya ia sempat memiliki niat gila saat melihat pertarungan yang masih terjadi antara marowala yang masih terjadi dengan mada dan Oda.
Karena tidak ingin terlalu banyak berurusan dengan mereka enma saat itus sedikit menjauh, sambil sedikit dari tempat ia respon hal pertama yang ia keluarkan adalah peti miliknya dan mengeluarkan berbagai item pedang miliknya untuk ia susung di dalam peti tersebut.
Saat enma menggunakan tubuh utamanya peti milik seperti langsung mengenalinya sehingga ia langsung terbang ke dekat enma , “Ok, ok, aku tidak lagi akan menyimpan dalam ruangan itu terlalu lama!” ucap enma mengelus-elus peti miliknya.
Entah kenapa ia merasa kalau peti ini memiliki jiwa sendiri sehingga ia memperlakukannya seperti memiliki pikirannya sendiri.
Seperti yang ia duga medan perang saat ini terlihat sangat kacau karena itu enma bisa membunuh beberapa goblin hanya dengan beberapa serangan pedang, bahkan untuk menyerang ia tidak perluh menggunakan skil untuk melakukannya.
Setelah sakit kepala untuk terus berpikir bertahan dari serangan para goblin, kini ia berusaha untuk menikmati membunuh mereka, namun saat asik membunuh para goblin ia melihat sesuatu yang sangat menarik.
Dimana di depan matanya ia sedang melihat Wot sedang membunuh para pasukan penyerang dari guild garuda. Dengan memanfaatkan tali tali dari scorpio pemberian miliknya.
Wot terus berayun dari satu tempat ke tempat lainnya hanya untuk membuat momentumnya menjadi terbaik, sehingga sangat sulit untuk membuatnya tertangkap.
Enma Tahu kalau Wot sudah mencapai batasnya sehingga ia hanya perlu menunggu, dan saat ia akhirnya mencapai titik batas yang dia inginkan ia akhirnya tumbang dan tidak lagi bisa bergerak .
__ADS_1
Saat itu ia tidak ragu untuk bergerak, bahkan beberapa orang dari garuda yang berusaha untuk mengakhiri Wot segera ia serang, Wot yang saat itu sudah tidak lagi bisa bergerak cukup terkejut saat melihat enma menyerang orang-orang dari garuda!
“Jangan terlalu terkejut, ini hanya sebuah penghormatan kecil!” ucap enma santai!
Sambil mengucapkan hal itu enma segera menjentikkan jari pelindung tangan yang ada di tangan Wot segera terbang ke tangannya . saat itu Wot terlihat sangat kaget karena gelang yang diberikan tuannya tiba-tiba terbang ke tangan seorang manusia yang tidak ia kenal!
“Aku tahu kau goblin Hebat! Aku terlalu menjelaskan, tapi hanya kematian yang lanyak yang hanya bisa ku berikan!” lanjut enma yang sudah mengangkat pedangnya kepada wot.
Wot memiliki kecerdasan tinggi, jadi ia memiliki beberapa tebakan apa yang terjadi sehingga sekarang ia terlihat sangat sedikit, diantara 5 goblin yang pertama kali mengikuti Enma ia adalah goblin yang paling terakhir bertahan .
Air matanya saat itu tidak lagi ia bisa tahan, ia bingung dengan perasaannya saat ini, tapi walaupun air mata keluar tapi ada sebuah seyum kebahagian yang keluar dari dirinya.
Itu adalah akhir dari goblin paling berbakat yang enma miliki, setelah ia membunuh wot beberapa orang terlihat langsung mengerumuninya, orang-orang ini melihat bagaimana mengambil serangan terakhir.
Padahal mereka sudah bersusah paya membuat wot dalam keadaan seperti itu, dengan mudahnya enma mengambil serangan terakhir seperti itu.
“bukankah kalian terlalu lama menemukan bos kalian!” ucap enma saat melihat semua serangan yang mengarah kepadanya di tangan oleh beberapa orang.
Dan benar itu adalah Guts dan kelompoknya, mereka sebenarnya tidak meninggalkan area, ia masih berada di area pertempuran dan terus menunggu perintah jika tahu bos mereka kembali.
Sebenarnya guts tidak percaya bosnya akan mati semudah itu, ia mengira sebenarnya ini bagian dari rencana enma untuk mengatasi medan perang saat ini.
“Bos, bukankah kau terlalu banyak berharap kepada kami, saat hanya kapten yang tahu wujudmu yang sebenarnya!” balas winto, yang masih dengan ciri khasnya dengan botol anggurnya.
“SEtidaknya aku lebih ikhlas memangil mu bos dengan wujud anda yang sekarang!” sonu sedikit puas setelah melihat penampilan enma dalam wujud manusianya.
__ADS_1
Milo dan moli tidak banyak berbicara karena mereka sudah cukup puas dengan apa yang mereka dapatkan.
“Aku adalah orang yang memberikan ketua kalian info pertarungan yang ada disini! Jadi setelah pertarungan selesai aku akan memberikan jawaban melalui bos kalian jika masih tidak terima dengan apa yang tadi aku lakukan!”
Enma saat malas mengurus masalah yang seperti ini sehingga ia memberikan sebuah arahan, untuk mengurusnya nanti setelah pertarungan selesai!
“Tentu jika kalian masih ingin melanjutkannya tentu aku tentu tidak ada masalah!” balasnya sambil tersenyum.
Saat enma mengatakan itu terlihat ada seseorang yang memeriksa apa yang enma katakan benar atau tidak! Tapi setelah beberapa saat akhirnya mereka akhirnya mundur dan mempersilahkan enma untuk pergi.
“pergi dan segera selesaikan pertarungan ini, aku mulai bosan melihat para goblin ini!” balas Enma yang memberikan perintah kepada kelompoknya untuk segera membunuh para goblin yang tersisah.
“Guts! Pergi kesana untuk membuat ruang untuk dua orang itu menyelesaikan melawan marowala lebih cepat!”
Enma memberikan tugas khusus kepada Guts untuk membantu mada dan oda untuk melawan marowala, Guts terlihat terkejut tapi segera setuju dengan untuk melaksanakn perintah.
“Kenapa kalian sepertinya terlihat sedikit terkejut saat aku memberikan perintah membunuh para goblin! Atau kalian sudah merasa kasihan kepada mereka karena telah bertarung bersama!” lanjut enma
Enma melihat Eksperesi mereka yang terlihat memiliki keraguan untuk membunuh para goblin yang tersisah.
“HAHAHA, itu adalah bosku,” balas winto tertawa kerasa sebelum menhilang ke tempat terbaik untuk mengeluarkan skil milikknya.
Sonu hanya berdiam tapi ia juga bergerak sesuai dengan perintah, apalagi Moli dan milo yang terbiasa hanya terus mendengrkan.
Guts sendiri masih tinggal karena tidak tahu bagaimana cara, “serang aja seperti kau marah karena telah membunuhku!” ucap enma
__ADS_1
Setelah mengatakan itu enma tidak lagi berbicara dan melanjutkan aktivitasnya untuk berusaha mendapatka exp sebanyak mungkin.