
Ipin terkejut bukan main saat ia hanya dengan satu serangan bisa langsung mati seperti ini, “KEsalahan terbesarmu sebagai seorang pro adalah meremehkan seseorang! Dan menganggap aku terlalu sombong!” ucap ENma sambil berbalik.
[skill ROOM diaktifkan]
[saat diaktifkan akan muncul sebuah ruangan kecil yang bisa diatur sesuai dengan kehendak tapi yang paling besar saat ini adalah dengan ukuran 1x1 meter, setiap serangan yang memasuki area room, akan mengalami perlambatan sebesar 5x lebih lambat dari apa yang ada di luar room.]
Pengaturan skill ini tidak bisa dilihat dari luar sebelum mereka terkena efek dari perlambatannya, tapi untuk membuat semua menjadi lebih efektif enma menggunakan skil ini dengan cara yang berbeda, sebisa mungkin enma mengatur area room miliknya hanya 15 centi.
Sehingga itu menjadi sebuah senjata yang bagus untuk serangan beruntung seperti apa yang Ipin tadi lakukan, tentu tidak semua orang bisa melakukan apa yang enma lakukan, walaupun serangan dari sebuah skil sudah di perlambat 5x dari kecepatan aslinya itu masih sangat cepat, apalagi itu hanya berjarak 15 centi untuk memikirkan bagaimana mereka bisa menghindari serangan itu.
Dan itu saat dipadukan dengan skil Conter dari skil series dari skill berpedang dari para goblin ini menjadi semakin mematikan.
[skill 3 (counter)]
[dapat digunakan saat sedang mengalami serangan, waktu pengaktifan harus sesuai, karena dapat dari damage yang dihasilkan sesuai dengan , serangan yang melawan lontarkan, +perbedaan kekuatan yang dimiliki lawan dengan kekuatan yang kamu miliki]
“sepertinya aku cukup beruntung! Tombak yang terlihat ia bahkan malah Jatuh!” ucap enma yang melihat Ipin yang sudah menjatuhkan tombak perak yang tadi ia gunakan untuk melawannya.
Semenjak ia memasuki area lebih dalam dari kerajaan Soppeng, ia sudah melawan puluhan pemain berlevel tinggi, dan beberapa dari mereka sudah menjatuhkan beberapa peralatan yang jika dijual tentu akan menghasilkan uang yang lumayan tinggi.
“Sepertinya aku mulai mengerti kenapa para Guild besar lebih memilih untuk berperang satu sama lain daripada menyelesaikan cerita utama!” gumamnya dalam hati.
Saat Enma sedang menikmati kemenangannya setelah melawan ipin, para penonton yang sedang menyaksikan perang melawan goblin ini sedang terkejut tentang bagaimana enma menyusung para goblin miliknya.
__ADS_1
Terlihat para archer, dan mage sedang berbaris dengan satu baris pertama diisi oleh para archer, baris kedua para mage, di baris ketiga diisi oleh para archer lagi.
Sedangkan para pengguna dan tombak milik goblin bersiap memberikan perlindungan saat ada serangan datang.
“Aku tidak salah lihat kan, para goblin itu menggunakan taktik perang napoleon untuk melawan kerajaan soppeng!”
“siapa yang kemarin menyebut orang yang bermain sebagai goblin itu adalah orang gila, sekarang sudah jelas bukan! Ia jelas bukan orang gila tapi ia jenius!”
Awalnya tentu aka nada yang berniat menyiarkan perang seperti ini karena tentu mereka akan lebih memilih untuk melihat tayangan perang besar White raven dengan para petinggi Kerajaan Goblin.
Tapi rasa penasaran orang-orang tentang sosok goblin yang belakangan ini sedang dibicarakan banyak orang tentu akan dimanfaatkan dengan baik Oleh orang-orang yang mengerti kesempatan.
Beberapa saat lalu mereka baru di kejutkan dengan kekalahan IPin dari Guild saba yang terlihat sangat memalukan, kini hiporia itu segera terlupakan saat melihat para goblin itu tersusun dengan rapi untuk melakukan serangan.
Alhasil sampai detik Enma berhasil mengalahkan Ipin tidak ada satupun pemain yang berhasil mendekati para goblin, tapi di balik semua itu tentu ada banyak Potion yang mereka habiskan untuk mengisi setiap mana yang mereka gunakan untuk mengaktifkan setiap Skil yang mereka gunakan.
Kini secara perlahan para archer mundur mengambil jarak Yang lebih jauh, sedangkan para Swordman dan Para Spearman milik mereka menjadi lebih rapat membentuk barisan yang terdiri 10 goblin pengguna tameng di depan, sedangkan para spearman yang ada di belakang nya bersiap melakukan serangan.
Ide ini berasal dari ide pertempuran taktik perang planks yang berasal dari taktik berperang dari romawi kuno, tentu itu tidak sama sepenuhnya karena itu enma harus menyesuaikan dengan kemampuan skil yang pasukannya miliki.
Saat para pasukannya mulai membunuh musuh-musuh yang mereka miliki, enma tinggal menjaga agar kelompok musuh tidak lagi membentuk formasi yang sudah mereka rusak di awal.
Ada beberapa player hebat yang masih berada di sana, sehingga beberapa dari mereka berusaha mehadan Enma namun tidak ada satu dari mereka yang bisa memberikan perlawanan yang berarti.
__ADS_1
Dan itu sudah enma duga karena sekuat-kuatnya para pemain yang ada di sana membutuhkan party yang cukup lengkap untuk mengalahkan enma dalam tubuh goblinnya.
Apa yang enma lakukan sangat mengejutkan, enma tentu bukan orang pertama yang menggunakan taktik pertempuran dunia nyata dalam Aw sebelumnya ada beberapa Dari Guild besar yang juga ahli dalam menggunakan seperti ini.
Tapi yang enma lakukan sudah sangat berbeda karena sudah dipastikan dalam pasukannya tidak ada yang merupakan pemain sehingga sangat sulit untuk membuat para goblin itu memahami taktik yang seperti itu dengan mudah.
Secara perlahan para kelompok enma yang awalnya terlihat kekurangan pasukan dan banyak orang yang berpikir mereka akan kalah dengan mudah, tapi sekarang secara perlahan keadaan kinian membaik bahkan enma yang tidak terhentikan membuat mereka kian semakin menakutkan.
“Lapor!”
“Lapor!”
Saat ia masih sedang asik membunuh para player yang masih berusaha bertahan, enma mendapatkan dua kabar hampir secara bersamaan tentu dua kabar ini berasal dari Guts dan WOt.
“Berikan aku laporang secara singkat!” balas enma.
Tentu ia sudah tahu apa yang ingin mereka laporkan, tapi enma tetap ingin mendengarkan laporan itu secara langsung.
“Pasukan musuh sudah rata pak! Meminta izin untuk masuk menyerang area lebih dalam,” Lapor tehere yang bersama dengan wot.
“tidak ada yang menarik pak! Disini sudah sangat membosankan mereka mengirimkan beberapa orang dengan armor berat, namun itu hanya berakhir dengan sangat mengecewakan!” lapor guts yang melaporkan bahkan kalau orang yang bertugas menghadangnya itu sangat mengecewakan sehingga ia meminta izin untuk maju.
“Segera selesaikan, disini juga akan segera selesai!” balas enma memberikan mereka izin untuk mulai menyerang bagian ibu kota.
__ADS_1
Enma sudah sangat yakin akan kemenangan disini, sehingga ijin segera di kerahkan karena setelah ia selesai di tempat ini mereka juga akan segera menyerang ibu kota kerajaan yang sudah semakin dekat.
“Woi para goblin sialan, there dan Guts sudah menyelesaikan tugasnya, sedangkan kita disini masih berusaha melawan para pengecut itu, apa kalian tidak malu di ketawain oleh kelompok mereka nantinya!!” teriak enma yang berusaha memberikan semangat kepada goblin-goblin pasukan untuk menyelesaikan tugas mereka secepat mungkin.