
Seperti yang enma duga para goblin ini memiliki struktur kepemimpinan yang sangat baik, saat serangan pertama mereka gagal, karena hanya mengirim goblin biasa, kini berusaha mengirimkan para goblin Rider yang memiliki kecepatan yang lebih baik dari goblin gblon biasanya.
Namun ini sudah diprediksi dengan baik oleh enma walaupun ini kembali keputusan para anggota dari White raven apakah mereka bisa bertahan atau tidak.
“Hemat tenaga kalian, aku hanya menginginkan para goblin itu tidak meninggalkan area serangan!” teriak enma.
Terlihat para pemain ini berusaha menunjukkan diri untuk bisa dianggap berguna dengan menggunakan beberapa skil kuat yang mereka miliki untuk menahan para goblin.
Sebagai mantan pemain profesional, Enma tentu tahu apa yang mereka lakukan Sehingga ia segera memberikan mereka peringatan, pertarungan ini adalah pertarungan jangka panjang yang tidak tahu kapan ini berakhir Sehingga akan sangat merepotkan kalau mereka sudah kehabisan tenaga saat pertarungan masih berlangsung.
Enma di atas gedung sana benar-benar menjadi komando mereka, ia memperhitungkan kapan mereka harus maju kapan mereka harus menjauh dari area serangan bunga-bunga miliknya.
Sudah beberapa kali percobaan tapi para goblin itu tidak bisa memasuki area lebih jauh dari area serangan pada tumbuhan miliknya.
“terus awasi, sepertinya sudah saatnya persiapan untuk rencana selanjutnya.” Ucapnya kepada steve.
Dengan cepat beberapa hal ia persiapkan seperti mengambil beberapa wayat goblin untuk di pakai untuk persembahan.
Saat masing-masing dari anggota dari white raven sedang bertarung dengan para goblin diantara mereka enma dengan santai menanam tanaman yang sudah di siapkannya.
Cara penggunaan tanaman ini sedikit berbeda, untuk membuat tempat tumbuhnya menjadi lebih baik diperlukan area yang dipenuhi dengan darah, Sehingga biji yang ditanam nantinya akan menyerap darah yang ada di sana untuk menjadi pupuknya untuk tumbuh.
Tempat ini ditanam ini sedikit jauh dari tanaman sebelumnya, hal itu berfungsi untuk menghindari para tanaman ini untuk saling serang , itu di pasang di depan pintu gerbang dimana steve memberikan para goblin ini masuk, Sehingga saat enma menanam tumbuhan ini akan membutuhkan koordinasi dari Steve untuk menutupnya selama beberapa saat.
Setelah semuanya selesai ditanam, ia dari jauh melemparkan beberapa potion yang dia pesan dari jeni untuk membuat perkembangan tanamannya menjadi lebih cepat.
Walaupun itu masih tidak secepat rune yang dibuat oleh Steve, itu masih memiliki efek yang cukup kuat, sehingga secara perlahan lahan ukuran dari miliknya terus bertambah.
[Chomper!]
[level: 100]
[Rank: b]
__ADS_1
[Sebuah bunga matahari yang terkena efek mana kegelapan sehingga ia menjadi rakus untuk memakan daging makhluk hidup,]
[catatan: karena ini dibuat dari pengorbanan dari para goblin, setiap goblin yang berada di dekatnya akan terus di serang olehnya dan dibunuh satu persatu.]
Dengan ukurannya yang terus membesar, para chopper yang telah dipasang terus membunuh para goblin yang berusaha melewatinya.
“Sepertinya yang kau rencanakan berhasil dengan baik, bahkan sudah sejauh ini, dari pihak kita belum ada korban yang berjatuhan.” Ucap steve yang sekarang berada di sampingnya.
Ia terus melihat tumbuhan tumbuhan it uterus menyerang para goblin dengan ganasnya, sedangkan dua tumbuhan pertama sedang diam karena para goblin saat ini masih di hadang oleh para Chomber, Sehingga itu masih belum ada yang memasuki area serangannya.
“Kita cukup beruntung otak pemimpin mereka sangat mudah untuk di tebak!” balas Enma.
Karena mengenakan tidak bisa menerobos masuk akhirnya mereka memasang para kekuatan utama mereka untuk menyerang, para Goblin ini sadaran batasan para anggota White raven Sehingga mereka mengirim para Hobgoblin untuk melawan, jika mereka bisa melewati para Anggota white raven, para goblin ini akan mudah untuk menumbang tanaman tanaman itu karena mereka lemah saat di secarang dari dekat.
Itulah saat dimana Enma segera menurunkan tumbuhan yang bisa bertarung dari dekat, Chomber miliknya ini memiliki daun yang bisa memanjang yang akan menangkap para Goblin yang akan dia makan dengan mudah.
“Sekarang kita akan menunggu para Bosnya itu keluar,” lanjut enma sambil tersenyum.
Jika para Anggotanya tidak bisa merobohkan penghalang yang ada disana, tentu akan muncul Bosnya yang akan menjadi banteng yang akan membuka jalan untuk para anak buahnya dan itu adalah kesempatan yang sedang ditunggu Oleh Enma saat ini.
“setelah beberapa saat menunggu apa yang ditunggu akhirnya tiba, dari tiga arah datang nya Goblin dari arah belakang terlihat berkurangnya para goblin yang menyerang.
Begitu pula dengan arah kiri dan kanan mereka, tentu itu bukanlah sebuah tanda kalau mereka sudah berhasil memenangkan pertempuran ini.
“Semuanya bersiap bosnya akan segera muncul!” teriak enma,
“Aku harap kemampuan tidak mengecewakan,”ucapnya kepada Steve.
“Tenang saja! Selama tidak ada yang harus di lindungi di tempat ini kau bisa menyerahkan para Goblin itu kepadaku.” Balas Steve.
“karena aku sudah menjanjikan kalian untuk terus hidup, kalau kalian ingin kabur dari tempat ini, area belakang akan terbuka saat itu gunakan kesempatan itu untuk meninggalkan tempat ini.” Ucap enma kepada para anggota White Raven.
“Kalau kamu tidak keberatan, izin kami untuk bertarung sampai akhir!” balas sang pemimpin regu itu.
__ADS_1
“Terserah kalian, jika ingin sedikit saran ada baiknya bergerak secara kelompok untuk melawan para Goblin itu, Gunakan area ini sebagai keunggulan kalian!” balas nya segera itu mereka segera bersiap karena saat itu dengan muda terlihat tumbuhan camber miliknya di tebas oleh seorang goblin Kecil yang memiliki kecepatan yang tinggi.
Romore
Goblin King
Level :80
Job: samurai
Hp: 32.688
Mana: 3.521
Atk:1.797
Def: 400
{skil Pasif}
- Sword master : intermade 8
{Skil aktif}
- Slash: memberikan serangan tebasan kepada lawan.
- Goblin sword teknik: teknik pedang yang di ciptakan oleh para goblin, memberikan serangan pedang yang intensif, yang dipadukan serangan jarak jauh dengan jarak dekat
“Pantas para Orc itu terlihat sedikit minder saat melawan para Goblin ini, diantara mereka tidak ada yang bisa mengalahkan para goblin ini!” gumamnya setelah ia melihat statistik dari sang Goblin king yang ada di hadapannya.
Setelah memberikan arahan yang sesuai kelompoknya segera bergerak untuk menghadang sang gobbling king.
“Maaf, aku adalah lawanmu!” ucaf Enma yang berada di hadapan sang Goblin king.
__ADS_1
Mereka saat ini masih berada di area yang menguntungkan untuk Kelompok enma, di area ini terdapat berbagai Rune yang bisa meningkatkan kekuatan kecepatan dan pertahan miliknya, sehingga ia sama sekali tidak ragu untuk melawan sang Goblin King.
Tapi goblin itu tidak membalas ucapan Enma, dengan menggunakan pedang panjang miliknya ia segera berusaha menyerang Enma, tapi serangan pedang itu masih dengan mudah di tangkis enma dengan cukup mudah.