Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan

Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan
bagi-bagi


__ADS_3

Beberapa hal mereka bicarakan di pertemuan itu, karena memang saat mereka masih di acara pembicaran mereka sedikit terbatas sehingga mereka cukup puas saat berbicara disini.


“Bro apa Luna memang sengerikan itu, hingga kau harus keluar dari tempat pertemuan kalian dengan cepat!” balas ODa sedikit penasaran.


Luna adalah seorang artis internasional terutama di asia ia terkenal pernah membintangi beberapa film di Negara Negara besar seperti Korea dan jepang sehingga Orang seperti Oda juga termasuk fanboy adri Luna.


“Mengerikan?” Tanya Enma sedikit tidak mengerti perkataan dari Oda.


“Semenjak ia putus dari mantan pacarnya di korea ia terkenal menjadi artis yang anggung dan tidak banyak memiliki interaksi intim dengan lawan jenis! Kecuali dalam setiap peran yang dimainkannya sehingga banyak dari Fansnya menjulukinya sebagai ratu es!” mendengar Luna yang di bahas jeni sedikit salah tingkah karena tahu kalau masalah Jeni berhubungan dengannya.


“Ratunya, mungkin memang cocok dengannya, tapi kalau mengerikan menurutku tidak, kalau menjengkelkan dan mungkin sedikit naïf, hanya itu yang bisa ku jelaskan dari beberapa menit pembicaraan aku dengannya!” lanjut enma setelah mendengar pembahasan dari Jeni.


“Mungkin hanya kau yang bisa mengatakannya naïf!” balas Mada dengan sedikit tersenyum.


“Bro! Babymetal masih di hati!” ucap enma memberikan sedikit salam tos kepada ODa.


Oda terlihat menyambut tos tersebut dengan tersenyum, “Selera setiap orang berbeda-beda dan aku menghargai itu!” ucapnya dan mereka pun tertawa bersama.


“ji! Aku sedikit penasaran bagaimana kamu mendapatkan mereka!” ungkap Jeni mengalihkan pembicaraan, di tempat itu hanya dia sendiri yang merupakan seorang perempuan sehingga ia sedikit tidak nyaman saat ia membicarakan perempuan lain .


“Beberapa dari mereka adalah tawanan yang di siksa di kerajaan soppeng, yang saat itu diselamatkan Guts akhirnya berniat untuk membantu membalas dendam ke kerajaan soppeng. Sudahlah jangan terlalu membahas mereka tidak ada yang terlalu spesial dari para npc itu, tapi aku ingin membahas ini dengan kalian!”


{crown}


[mahkota dari kerajaan soppeng, siapapun yang mendapatkannya akan menjadi raja soppeng selanjutnya, bonus leadership meningkat 1000%]

__ADS_1


“Ada yang punya ide, yang jelas aku tidak terlalu ingin menjadi raja saat ini, jangan bertanya keturunan mereka, semuanya sudah mati di main-mainin oleh para anak buah goblin ku!”


“Baik aku dan oda tidak terlalu ingin mendapatkannya karena memang kami tidak memiliki base di timur,” ucap MAda  setelah itu ia mendapatkan anggukan dari oda.


“Bukankah kau memiliki hubungan dekat dengan  kulo, ini akan menjadi hadiah yang cocok jika kau membawanya kesana!” balas enma kepada oda.


“Kau benar, tapi untuk saat ini aku tidak terlalu ingin mendapatkan sesuatu dari mereka! Mungkin aku bisa mendiskusikan masalah wilayah dengan pemimpin soppeng yang akan datang!” balas ODa.


Sebenar enma tidak tahu alasan ODa menolaknya karena menurutnya ini adalah kesempatan yang mereka miliku untuk membuat guildnya menjadi lebih baik, tapi setiap orang memiliki pertimbangan mereka masing-masing.


“Mau!”


Karena baik oda dan mada tidak menginginkannya terpaksa enma sedikit menawarkan ini kepada white raven, ini akan menjadi keuntungan yang sangat besar jika mereka menggunakannya karena itu akan membuat posisi mereka di kulo akan sangat besar.


“jangan mengejekku, kami sudah puas dengan apa yang kami dapatkan,” balas jeni


“Tunggu-tunggu.....”


“Jangan menolaknya, ambil saja, tapi kalau kau masih tidak ingin menggunakannya kau bisa melelangnya kepada bangsawan di benua tengah sehingga hasilnya bisa kalian bagi tiga, anggap saja bayaran karena sudah datang membantu!” balas enma santai


“Kalau begitu dengan senang hati akan ku terima!” balas dagun, sebenarnya ia cukup mengerti kenapa ia menjadi orang terakhir diTanya karena dalam perang tersebut ia menjadi orang yang paling terakhir datang namun mendapatkan keuntungan paling banyak karena berhasil mendaratkan serangan terakhir kepada Morowala, sehingga kebanyakan pencapain membunuh morowala jatuh ke tangannya.


“karena permasalahan utamanya telah selesai, aku sedikit bertanya  apa diantara kalian ada yang mendapatkan Grave sword milik morowala ada yang mendapatkannya ! jika ada diantara kalian yang mendapatkannya aku bisa memberikan penawaran untuk mendapatkannya!”


Enma terlihat sangat berterus terang tentang ia yang ingin mendapatkan skill tersebut, karena menurutnya itu akan sangat cocok untuknya, itu memang hanya sebuah skill pasif tapi itu akan sangat membantunya mengembangkan pemahamannya terhadap teknik berpedang sehingga skill absolutenya bisa segera terbuka!

__ADS_1


Enma sebenarnya saat tahu kalau akan sangat sulit untuknya membuat penawaran karena baik itu mada, oda dan jeni masing masing dari mereka menggunakan pedang, sehingga jika mereka mendapatkan itu tentu akan mereka akan menggunakan untuk dirinya sendiri.


“Hahahah,  Sepertinya bukan hanya aku yang beruntung!” ucap dayun mengeluarkan sesuatu dari inventorynya dan segera memberikan itu kepada Enma.


Dan benar itu adalah skil yang enma butuhkan, “untuk sekarang aku tidak memiliki permintaan, jika aku terpikirkan sesuatu aku akan memintanya kepadamu!” lanjutnya kepada enma tidak meminta permintaan kepada enma.


“Kenapa kau malah menjadi tidak tahu malu seperti itu! Kau sudah mendapatkan crown soppeng, kau masih membuat enma berhutang kepadamu!” protes mada yang mendengar dogun menjadi tidak tahu malu.


“Kalian yang hanya terlalu bodoh! Dia adalah asura siapa yang tidak ingin membuatnya berhutan kepada kita!” balas Dogun terus terang.


Sebenarnya beberapa hal yang menjadi pertimbangan ODa selain ia membawa memiliki beberapa masalah kalau mendapatkan crown tersebut, ia ingin membuat hubungan baik dengan enma, sehingga ia sedikit kesal dengan dogun yang terlalu berterus terang seperti itu.


“Karena semuanya telah selesai, aku akan permisi pergi dulu karena masih ada beberapa hal yang harus aku urus di dunia nyata!”


“Tunggu-tunggu, apakah tidak akan datang untuk menonton pertarungan kami selama beberapa hari kedepan!” ucap Mada meminta Aji untuk datang melihat pertarungan mereka di turnamen asia ini.


Sebenarnya saat mengetahui kalau enma adalah asura di masa lalu ia sebenarnya terpikirkan untuk membawanya masih kepada dalam garuda.


Karena selama enma bergabung dengan garuda, memenangkan kejuaran dunia tentu bukan lagi menjadi impian semata.


“Benar! Tolong berikan beberapa sarang setelah melihat pertarungan kami!” lanjut oda


“Tenang saja ia akan datang! Jangan lupa aku promoter dari acara itu!” balas jeni yang memotong ucapan Aji.


“tenang saja aku akan datang, walaupun mungkin tidak sering tapi aku akan datang jika ada beberapa pertarungan menarik untuk dilihat!” balas enma tersenyum setelah itu ia benar logout.

__ADS_1


Setelah kepergian enma  satu persatu dari mereka pun pergi karena semua yang ada disana sudah selesai, dan mereka juga tidak perlu mengurus masalah kecil.


__ADS_2