
Enma bahkan tidak mengatakan apa-apa , setelah melihat keadaan gereja, ia bahkan berniat untuk langsung pergi, melihat keadaan gereja yang seperti ini, menolong ryen mengatasi masalah kekaisaran mungkin akan menjadi lebih mudah!
“Jangan pergi dulu, Aku mohon!” ucap Maria yang sangat cepat menangkap tangan enma.
“Aku sama sekali tidak berbohong Vincent pasti berada di dalam sana!” lanjut maria.
“Bos, sudahlah nikmati saja nasib yang sangat sial itu!” balast sonu smy wife ambil sedikit tertawa.
Sonu tidak menunggu bosnya, ia masuk lebih dulu karena tahu enma saat ini tidak memiliki pilihan selain masuk, dan memang benar enma pada akhirnya masuk, tidak lama puluhan anak keluar untuk menyambut kedatangan maria.
Beberapa anak yang ada disana terlihat sangat sedih saat melihat maria, banyak dari mereka yang mengira maria telah mati, karena beberapa priest yang sebelumnya pergi tidak lagi pernah kembali.
“Maaf-maaf,” enma membutuhkan beberapa waktu hingga maria berhasil menenangkan mereka.
Saat mereka sedang dalam sedih-sedihnya terlihat seorang yang terlihat sudah cukup berumur , melihat itu enma, menghampiri orang tua tersebut dan langsung berusaha memberikan beberapa pernyataan kepadanya.
“Kau sepertinya anak yang terburu-buru, benar aku vincent! Aku tidak akan menyebut diri ku archbishop jika melihat keadaan seperti ini!”
Ia terlihat tidak bermasalah dengan sikap enma yang terlihat tidak berterus terang! “paman sebenarnya adalah orang suruhan Flavour, datang kesini untuk meminta bantuan anda, tapi melihat keadaan yang sekarang mau di lihat dari manapun, anda terlihat lebih membutuhkan bantuan dari pada aku!” balas Enma sedikit tersenyum
Enma tidak bermaksud apa-apa, ia murni hanya menginginkan untuk menjelaskan maksud dan tujuannya, “Flavornya! Sebenarnya aku masih bisa membantu beberapa hal! Tapi jujur saja aku perlu menyelesaikan masalah ini terlebih dahulu...”
Vincent menjelaskan bahwa untuk membantunya tidak terlalu sulit, tapi untuk saat ini ia tidak bisa terlalu bergerak, karena masalah gereja gaia harus segera diselesaikan.
“Tunggu! Jangan lanjutkan penjelasanmu!” ucap enma memotong penjelasan dari Vincent.
“aku memiliki cara untuk menyelesaikannya, jika masalah gereja selesai mari kita mencari beberapa hal untuk melanjutkan pembicaraan!” ucap enma yang mengeluarkan sekantong besar uang.
__ADS_1
“AKu harap kau tidak menolaknya karena itu akan sangat tidak menghormati ku, walaupun aku tipe orang yang tidak peduli dewa, jika ada dewa yang bisa sedikit aku hormati itu adalah dewa gaia!”
Enma sedikit memperjelas tujuannya, “kalau begitu aku tidak memiliki alasan untuk menolaknya!” balas vincent, namun saat ia memegang kantong uang tersebut ia merasakan perasaan yang enma rasakan sedikit berat untuk melepaskannya.
“Maaf, ternyata melupakan sedikit lebih berat dari apa yang aku perkirakaan!”
Setelah sedikit aksi tarik menarik antara mereka akhirnya enma melepaskan uangnya dan memberikan itu kepada Vincent.
“Untuk sementara waktu, laki-laki yang datang bersama denganku akan tinggal untuk membantu, ada baiknya gunakan dulu untuk membuat sedikit peternakan, atau beberapa yang bisa bertahan untuk membuat tempat ini sedikit bertahan!” balas enma memberikan beberapa nasehat kepada Vincent.
Ia sedikit takut kalau orang tua ini tidak tau cara mengatur uang sehingga ia tidak bisa menahan diri untuk memberikannya beberapa nasehat.
Setelah itu mereka baru memasuki pembicaraan yang sesungguhnya, enma menjelaskan lebih mendetail tentang masalah yang ia bawah bersama dengan flavour.
“Aku bisa menebak beberapa hal alasan ia menyuruhmu untuk menyusup, jika di bandingkan Negara lain kondisi maritengngae jauh lebih baik dari pada kekaisaran seperti cappa kita yang sedang berada di ujung perang saudara.”
“Jadi jika flavour mengirimmu ke maritengngae itu adalah keputusan masuk akal menurutku!” lanjutnya.
“bagi ku itu terlihat sama saja!” balas enma.
Alasan Vincent mengatakan kalau di benua tengah maritengae masih yang terbaik itu adalah para gereja saat ini setidaknya masih memiliki nama, sehingga para penyusup yang para demon berikan masih berada di titik tidak bergerak secara terang terangan.
“Bagi itu akan menyenangkan jika itu sesuai dengan apa yang kau katakan, untuk sekarang masih buat tempat ini menjadi layaknya sebuah gereja !” balas enma
Menurut enma jika apa yang vinchet katakana benar, gereja gaia masih bisa berdiri dengan baik, apa yang vinchet katakan membuatnya setidaknya sedikit yakin kalau mereka membutuhkan gereja ini untuk bisa berkembang.
“Ding”
__ADS_1
Saat mereka masih memiliki pembicaraan, tiba-tiba muncul sebuah pemberitahuan yang menjelaskan sebuah misi telah selesai.
[selamat misi membantu ryen telah selesai! 3...... exp di dapatkan! }
{Hadiah akan segera dikirimkan oleh seseorang ,}
Sebenarnya mereka masih memiliki satu pilihan yang bisa membuat perkembangan mereka menjadi lebih baik! Yaitu menerima bantuan dari ryen untuk mengembangkan gereja dimulai dari cappa pakita.
Dengan resiko mereka harus terlibat lebih banyak dalam masalah yang terjadi di dalam kekaisaran yang ada disana, “jangan pernah memikirkan tentang aku yang ingin terlibat dalam masalah politik! Apa yang terjadi saat ini aku sudah berusaha sebaik mungkin untuk terlibat!” balas yang segera menentang apa yang enma pikirkan.
“Tenang saja itu hanya pikiranku, tidak selamanya apa yang aku pikirkan terjadi, jadi aku akan menutup pembicaraan ini,” setelah mengatakan itu enma pergi keluar untuk bermain bersama dengan anak-anak yang ada di gereja ini
Mau dimanapun itu enma tetaplah dirinya sendiri, sehingga saat melihat anak-anak hati nuraninya tetap akan tersentuh untuk menyelamatkan anak-anak yang ada disini, dan salah satu alasan ia jor-joran untuk membantu gerakan ini adalah melihat anak-anak ini mengingatkan ia dengan adik-adiknya yang berada di panti.
Ia segera memberikan rencananya kepada sonu, dan itu terlihat ia segera bersemangat untuk segera melakukannya . beberapa hari itu enma sonu mari terus berusaha membuat tempat ini menjadi layak huni, ia bahkan menyewa beberapa npc untuk membuatkannya lahan pertanian untuk anak-anak dari panti bisa menanam sayuran.
Ia saat itu sedikit berharap mereka bisa menyelesaikan semua ini, sebelum utusan dari CAppa pakita datang, setelah beberapa hari menunggu akhirnya utusan sang kaisar datang, dan alangkah terkejutnya ia saat yang datang ryuen sendiri yang datang bersama dengan sesosok pria sedikit muda namun ia terlihat sangat gaga.
“sepertinya kehadiranku cukup mengejutkanmu!” ucap ryen.
Saat itu enma sedang berburu tempat terakhir mereka membunuh para pengejar mereka, tertata ada beberapa area yang bisa di gunakan untuk naik level, dan saat kembali ia sudah menemukan kalau Ryen telah berada di ruangan vincent.
“Tidak juga, aku hanya berpikir apa yang ada di cappa pakita tidak terlalu sebesar apa yang aku pikirkan! Terlepas dari itu aku hanya menginginkan bayaranku!”
Enma akan terus berterus terang di hadapan ryuen, baginya kedatangan ryuen membuktikan apa yang ia pikirkan ada benarnya, dan itu juga terlihat dari ekspresi Vincent yang terlihat tidak tenang.
Namun ia tentu tidak bisa memperlihat kalau ini sudah ia prediksi, sehingga ia berperilaku tidak peduli dengan kedatangannya di tempat ini.
__ADS_1