
Karena melihat pasukannya tidak bisa menyerang masuk terlalu jauh membuat Moroala, harus bergerak secara pribadi, dan hanya dengan satu kali ayunan pedangnya itu sudah cukup untuk membuat jalan yang sangat mulus untuk pasukannya merangsak masuk lebih dalam.
Setelah membuka Jalan morowala naik ke tembok kota untuk melihat pasukannya dari atas sana, melihat itu enma tidak mau kalah, ia juga segera melompat ke tempat paling tinggi yang berada di dekatnya untuk bertatap-tatap dengan morowala.
Saat ia beradu tatap dengan Marowala! Enma terlihat sedikit membukukkan badannya dan mengeluarkan senyum terbaik yang ia miliki, tidak luma kedua tangannya memberikan postur menantang untuk mengajak morowala dalam pertarungan langsung dengannya.
Morowala terlihat tersenyum melihat tantangan dari Enma yang seperti itu, namun sebuah jentikan jari beberapa goblin terlihat muncul di dekatnya.
“Kau pikir hanya kau yang punya,” ucap Enma juga menjentikkan jarinya, pasukan terbaiknya seperti guts, witon , milo, moli, dan tehere segera muncul.
One dan lainnya tidak ke sana karena tidak ada lawan yang cocok untuk mereka hadapi, “Kalian sudah menentukan lawan kalian bukan!” ucap Enma disana.
“Tentu bos!” balas kelompok enma
“SEpertinya kalian akan mendapatkan lawan! Segera urus, untuk masalah ketua nya biarkan aku yang mengurusnya!” ucap morowala, memberikan perintah.
Dari gerakan dari pasukan Enma, ia tahu kalau enma ingin pertarungan satu lawan satu antara komandan dan Morowala yang sangat percaya dengan pasukannya setuju, dan segera mengirim pasukannya untuk melawan pasukan enma.
Saat anggota morowala menyebar, pasukan enma juga mulai mengejar sesuai dengan lawan yang akan mereka pilih, enma dan morowala masih terus beradu taktik selama moroala tidak bergerak enma juga tidak bisa bergerak, mau bagaimana pun mereka saat ini kelopokny adalah kelompoknya yang berada dalam keadaan tertekan sehingga sangat sulit jika tidak mengatasi perlawanan pasukan lawannya .
“Udah beberapa kali aku melihat tapi taktiknya memang sangat hebat.” Morowala berusaha memahami taktik yang berusaha enma lakukan tapi ia harus tetap memuji karena kemampuan mereka yang ternyata sangat baik.
Setelah pasukannya berhasil menerobos masuk dari pasukan assassin milik Wot, terlihat pasukannya itu dipaksa untuk terbagi menjadi beberapa kelompok.
Tapi secara bergerak walaupun pasukannya di bagi arahannya tetap menjadi tempat yang sama, dan di situ kembali ada pasukan Mage yang sudah siap mengeluarkan skil miliknya .
Dan dengan satu kali tembakan, para goblin yang sudah disatukan dalam tempat yang sama. Segera di ratakan, beruntung morowala masih sempat bergerak.
“Akhirnya anda mulai bergerak tuan!” teriak Enma terdengar sangat bersemangat saat melihat Morawala yang bergerak menyelematkan pasukannya.
__ADS_1
Ia langsung melompat tepat ke hadapannya, enma sekarang tidak ingin melepasakan morowala untuk memberikan perintah terhadap pasukannya.
Satu hal yang enma sangat percayai, di dalam pasukan moroalwala selain moroala tidak ada goblin yang lebih ahli yang dapat memimpin pasukan sebagus dirinya . “Kuakui kau hebat dalam memimpin pasukan tapi, jika ingin melawanku dalam pertarungan satu lawan satu, itu masih terlalu cepat puluhan tahun!”
Moroawala terlihat masih sangat tenang walaupun ia sudah berhadapan dengan Enma, karena sampai detik ini ia masih sangat percaya diri masih bisa menang walaupun terlihat ia berada dalam keterpurukan.
. . . . . .
{Quest}
[pasukan penyerang saat ini, sedang berada dalam keadaan terburuk, untuk mengatasi masalah ini, setve mengeluarkan salah satu koleksi terbaiknya untuk merusak energi kegelapan yang ada di sekitar.]
[quest: letakan 8 posisi batu di tempat yang telah di tandai!]
[hukuman: jika gagal berpontensi membuat kekacauaan dalam penyerangan yang anda lakukan saat ini]
Jeni melakukan semuanya sesuai dengan apa yang diperintahkan steve kepadanya, total ada 8 batu yang diberinkan kepadanya, sekarang tinggal tersisa satu!
Beberapa lokasi dari peletakan batu yang ada disana terdapat puluhan goblin yang menghadang sehingga, membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk melakukannya.
Saat ia ingin meletakkan batu terakhir, jenni saat itu tiba-tiba dikejutkan sebuah ledakan besar, ledakan besar itu berasal dari dalam kastil tempat para rekannya tadi masuk, dari info terakhir yang ia dengar mereka sudah bertemu dengan kaisar goblin.
Yang merupakan seorang Mage, di dalam kastil tersebut tidak terlalu banyak goblin yang melindungi, jadinya pertarungan segera terjadi dimana Kaisar goblin segera di keroyok satu guild raven.
Setelah mengetahui itu jeni tidak lagi memantau kabarnya, karena ia ingin Fokus, dengan Quest yang Steve berikan kepadanya.
Dan ledakan tersebut membuatnya sangat penasaran, tapi sekarang ia malah terkejut karena dari ledakan tersebut malah keluar seekor naga , itu adalah skeleton dragon.
“Jangan melamun!!” teriak steve saat melihat Jeni yang melamun dalam pertarungan seperti itu.
__ADS_1
Di atas kepala naga yang ada disana terlihat seekor goblin berada diatasnya, “Wahai para rakyatku jangan panic naga ini akan membantu kita mengusir para penjajah yang berusaha menempati daerah kita!” teriak sang goblin yang merupakan kaisar mereka saat ini.
‘Ding”
{anda baru saja terkena efek Fear dari musuh!, pergerakan anda akan terasa sangat berat selama beberapa waktu.]
JEni segera sadar saat ia mendapatkan efek fear akibat teriakn sang kaisara goblin, namun ia tidak bisa melakukan apa-apa karena itu.
Di tambag sekarang para goblin yang ada di sekitar sedang berusaha untuk membunuhnya, “Sial. Sial, kenapa perhatianku tadi sempat teralihkan!” gumamnya dengan sedikt merasabersalah karena ini mungkin adalah sebuah penetu kalau mereka bisa mengalahkan sang goblin namun ia gagal dalam melaksanak quest yang di berikan kepadanya .
“Jangan menangis!” saat jeni sudah memejamkan matanya Steve yang saat itu berada cukup jauh dari tempatnya tiba-tiba muncul, dan mengeluarkan sebuah pelindung yang melindungi mereka dari serangan para goblin .
Goblin itu terlihat berusaha memecahkan barier miliki Steve namun tidak ada satu pun dari mereka yang berhasil melakukannya.
Hanya dengan satu tepukan di pundaknya efek dari fear sang kaisar segera hilang, dan jeni segera bisa menggerakan seluruh tubuhnya.
Jeni tanpa diperintah pun ia segera memasang batu tersebut, “mari segera pindah dari tempat ini!” ucap steve yang memegang jeni, dan melemparnya menuju tempat yang lumayna jauh.
Sedangkan Steve sendiri menggunakan skil perpindahan miliknya ke tempat yang telah di sediakan , itu adalah pusat dari serangan yang rune yang ia perintahkan kepada Jeni berusaha untuk pasang.
Saat rune tersebut aktif segera cahaya bersinar di setiap titik yang telah di pasang oleh Jeni tadi, dan segera titik titik tersebut saling terhubung dan membentuk sebuah pentagon raksasa, dan secara perlahan cahaya-cahaya yang ada disana segera menyerap eneri kegelapan yang ada di sekitar mereka.
Cahaya tersebut terus menyerap energy kegelapan yang ada di sekitar, yang teryata energy yang mereka serap juga berpegaruh dengan skeleton dragon yang ada disana, dan saat energy kegelapan yang ada disana telah habis, kekuatan dari stat mereka segera kembali.
“Serahkan para skelton dragon kepada para ORc, sedangkan kalian urus para goblin,” teriak steve.
“BAik,”balas ketua white raven.
Yang kembali memimpin pasukannya untuk menyerang Sang kaisar goblin yang melihat dari jauh, semua ini memang tidak sesuai dengan apa yang mereka prediksi sehjingga sang kaisar sedikit bingung harus melakukan apa.
__ADS_1