Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan

Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan
Jalan-jalan dengan dagun


__ADS_3

Enma tetaplah Enma kemampuan dalam beradaptasi sangat luar biasa, sehingga semua tetap berjalan sesuai dengan keinginannya.


Karena mereka saat ini berada di korea tentu liburan tetap adalah hal wajib yang mereka harus lakukan! Sayangnya mereka datang tidak datang di musim dingin sehingga Aji tidak terlalu peduli dengan apa yang ada disini.


Menurutnya jika masalah pemandangan ia masih bisa menemukannya di Indonesia, sehingga selain belajar tidak ada yang lebih menyenangkan yang bisa aji lakukan.


“Tunggu, jangan langsung marah, aku benar-benar tidak tahu kalau orang itu akan berada disini!” ucap jeni saat mereka bertemu dengan luna yang ternyata juga berada di korea.


Mereka saat itu bertemu di pusat perbelanjaan di korea, Luna saat itu sedang dikerumuni para fans sehingga sangat muda untuk melihat keberadaannya, tapi aji tidak terlalu peduli dengan apa yang terjadi ia lebih memilih mengabaikan luna dan melanjutkan belanja yang dia lakukan.


“Sudahlah moodku sedang bagus, lanjutkan saja liburan ini, selama ia tidak membawa kamera itu biarkan mereka melakukan apa yang dia inginkan, kalau mereka datang dengan pasukan kameranya kau alihkan perhatiannya untuk mereka tidak menyorot ku!” ucap aji tidak marah dengan luna yang berada disana.


“Siap, Bos!” balas Jeni.


Enma saat ini membeli beberapa peralatan electronic, yang nanti akan digunakan untuk mengedit beberapa videonya.


Beberapa orang yang belakangan ini ternyata adalah seorang player mulai mengunggah videonya tanpa izin, dan kebanyakan video tersebut memiliki penonton yang sangat tinggi sehingga aji merasa iri dan ingin membuat videonya sendiri sehingga mereka tidak lagi bisa mengambil keuntungan darinya.


“Apa perlu aku mencarikan orang untuk menjadi tim mu! Dalam mengedit dan lain sebagainya!” balas jeni yang tahu alasan enma membeli semua alat electronic ini.


“Aku butuh lima orang, pertama orang yang bisa mengedit dan mengatur segala keperluan jika aku melakukan live, kedua  aku butuh satu orang yang ahli dalam marketing, ketiga aku butuh seseorang yang ahli dalam desain, keempat orang yang akan mengurus masalah social media, terakhir seorang manajer.”

__ADS_1


“Itu membuatku sedikit merinding, aku tidak menduga orang yang kemarin mengamuk karena tidak mau terekspos media akan membangun kekuatan dalam media itu sendiri.” Balas jeni sedikit mengejek apa yang aji ingin lakukan.


Walaupun Aji tidak mengatakannya secara gamblang, jeni sudah bisa membanyakan apa yang aji ingin lakukan, tentu ia sangat mendukung hal tersebut karena ia juga yakin kalau enma serius dalam bidang ia pasti akan berhasil dengan mudah.


“Sudahlah, aku tidak membantah apapun itu, saat ini aku hanya bisa beradaptasi dengan lingkungan yang ada di sekitarku! Jujur saja kalian sudah membawaku kedalam dunia aku dengan senang hati akan memanfaatkannya untuk mendapatkan uang lebih banyak.”


Aji menjelaskan ia memang sedikit terganggu karena terus mendapatkan perhatian terlalu banyak, tapi ia juga menegaskan ia adalah aji ia tidak akan berada di dalam posisi tertekan selamanya apapun masalahnya ia akan beradaptasi dan menemukan jalan terbaik untuk menjadikan masalah tersebut menjadi keuntungannya


“Jadi sekarang yang  perlu kamu  khawatirkan adalah orang-orang yang ada di sekitarmu karena jika aku mau dengan senang hati aku akan memanfaatkan mereka untuk mendapatkan apa yang aku inginkan!” balas aji melirik luna yang masih sibuk melayani para wartawan dan fans yang sedang meminta foto dengannya.


“Aku menunggu itu,” balas jeni yang sangat santai, ia juga mengenal luna dengan sangat baik sehingga jika itu terjadi menurutnya akan sangat menyenangkan karena dua orang dengan pribadi yang kuat akan saling beradu,  jadi kita bisa melihat siapa yang akan memanfaatkan siapa.


“Sudahlah, aku  tidak terlalu memikirkan urusanmu, jika kau sudah membuat keputusan seperti itu kau juga seharusnya membutuhkan sebuah rumah bukan!” lanjut jeni yang mengalihkan pembicaraan ke arah yang benar.


Beberapa orang mempertanyakan kehadirannya ke Mol disaat seperti ini, “Apa kalian bodoh, aku datang ke mol tentu ingin membeli sesuatu,” Balas dagun ketus.


Saat ia melihat Aji yang sedang  melihat-lihat ia segera menyuruh para wartawan untuk tidak mengikutinya,  walaupun seperti itu akibat dari perbuatan dagun yang seperti itu membuat para wartawan yang ada disana segera melihat Aji.


Dan saat itu juga mereka segera menghubungkan luna yang ada disini dengan keberadaan Aji yang tidak jauh tempat mereka.


“Lakukan pekerjaanmu dengan baik!” balas Aji yang tersenyum simpul melihat para wartawan yang mulai mengetahui keberadaannya.

__ADS_1


Jeni juga tersenyum, mengerti apa yang harus mereka lakukan, sedangkan Aji mengajak Dagung untuk berjalan-jalan, Dagung yang sadar kalau ia baru saja membuat masalah dalam jalan-jalan Aji segera meminta maaf.


“Sudahlah, cepat atau lambat mereka tetap akan menemukanku, alasan aku tetap berada disana karena tahu apapun yang aku lakukan pasti keberadaanku di korea pasti akan dikaitkan dengan Luna!” balas Aji santai dan sama sekali tidak menyalahkan Dagun karena semua itu.


“Senang mendengarnya!” balas Dagung lega.


“KArena kau sudah terlanjur datang aku sekarang berharap kau tidak pergi karena kau harus menepati janjimu untuk memperlihatkan ku beberapa hal yang menarik berada di korea,” ucap aji menarik dagung untuk mengantarnya berkeliling.


“Itu yang kutunggu aku, aku tahu tempat yang bisa menarik perhatianmu!” balas DAgun bersemangat.


Dagun saat itu tahu tempat yang akan membuat aji bersemangat itu tidak lain adalah museum bersejarah yang ada di korea, di dalam museum tersebut terdapat berbagai peninggalan korea, bahkan terdapat hologram dari berbagai pertempuran yang telah terjadi di daratan korea.


Semua yang ada disana memang benar sangat diminati oleh Aji, dan itu membuat Dagung senang, ia bisa melihat aji terlihat sangat tergila-gila dengan  seni pertempuran di berbagai sejarah dunia sehingga Aji kesini sudah sangat tepat.


Aji sendiri sengera dengan semangat berkeliling untuk melihat-lihat, di sana ada banyak yang mereka bisa lihat,  semua perang besar di korea ada disana, dimulai dari masa 3 kerajaan sampai perang besar antara korea selatan dan korea utara.


Melihat apa yang ada disini membuatnya terpikirkan sesuatu, namun ia hanya menyimpannya untuk saat ini karena idenya itu hanya bisa dilakukan jika ia memiliki banyak uang dan ketenaran yang mungkin setara dengan luna!


“Aku mengucapkan terimakasih telah membawaku ke tempat ini, dengan kesini membuatku bisa membuatku terpikirkan banyak hal!” ucap aji berterima kasih kepada dagung karena membawanya ke tempat seperti ini.


Jika seseorang berbicara tentang korea maka mereka akan membicarakan tentang k drama, k pop, sehingga kebanyakan tempat wisatawan yang  datang kesini harus berhubungan dengan item tersebut, sehingga tempat bersejarah seperti ini akan sangat kuran peminat  apalagi memang dunia saat ini sedang berada dalam keadaan baik-baik saja.

__ADS_1


Sejarah perang seperti ini tentu tidak akan menarik perhatian para anak muda, sehingga jika dagung tidak membawanya ke tempat ini aji pasti akan menemukannya.


__ADS_2