
saat sampai di dalam rumah, aji langsung masuk ke AW untuk mengecek keadaan peperangan, diman saat ia masuk ke dalam sana ia sudah menemukan Jeni bersama beberapa pasukan dari White raven, bahkan Dagun yang tidak ia sangka akan datang juga telah hadir dalam peperangan ini.
Dengan bertambahnya pasukan dari pihak mereka membuat peperangan ini menjadi lebih mudah selesai, bahkan Enma tidak memiliki ruang untuk masuk dalam medan perang.
Yang mengejutkan morowala yang saat ini dikeroyok oleh Lima orang masih berhasil bertahan, melihat itu enma segera bergerak untuk memilih tempat terbaik untuk menonton pertarungan dari tempat terbaik.
Setelah melihat sekeliling ia memutuskan untuk melihat pertarungan di tempat tertinggi yang ada disana, segera itu ia meminta Sonu ke tempatnya, dan menemaninya menonton.
“Aku akan menyerang untuk membuatkan kalian cela! Jadi manfaatkan itu dengan baik!” ucapnya kepada Jeni dan Guts.
Jeni menyampaikan pesan itu kepada Mada dan oda, sehingga mereka juga bersiap untuk melakukan serangan.
“TEmbak saja,kita akan membuat untuk yang lainnya bisa mendaratkan seranagan! Kalau kena salah satu dari mereka itu hanya takdir!” sekarang enma memberikan perintah kepada Sonu bersipa dengan skil jarak dari panahnya.
“Seperti perintah anda bos!” balas sonu sambil tersenyum.
“Sial orang itu ingin bertindak!” gumam Jeni saat mendapatkan pesan dari ENma, tapi ia dengan cepat menjelaskan itu kepada MAda dan ODa, sedangkan Dojun sedikit belakangan karena ia harus mendapatkan info itu dari oda.
Walaupun sudah mendapatkan perintah dari enma, mereka terus bertarung seperti biasanya dan terus berusaha memojokkan Morowala hingga mereka bisa memenangkab pertempuran.
Solu sendiri sudah menarik busurnya hanya tinggal menunggu perintah dari Enma untuk melepaskannya. “Serangan ini hanya serangan tunggal yang dikhususkan untuk membunuh lawan dalam satu kali serangan.”
Solu sedikit menjelaskan skil yang dimiliki untuk membuat enma bisa membuat perhitungan yang lebih baik untuk melepaskan serangan.
Enma saat itu sedikit menunggu pasangan morowala sedikit teralihkan, dari tempat ia saat ini, tapi itu sedikit sulit karena para penyerang yang ada disana terlihat tidak memiliki kerja sama, padahal ia mengatakan kalau ia akan menyerang karena ia menginginkan sedikit kerja sama dari mereka.
Tapi pada akhirnya kesempatan yang dia tunggu tiba-tiba saat ini Jeni sedan melakukan pertempuran secara penuh dengan Morowala dan disitu Enma segera memberikan perintah untuk menembak dua orang itu secara bersamaan.
“Sekarang!”
“Dan guts lakukan tugasmu,” perintahnya kepada dua orang anak buahnya.
Terlihat nama yang sonu lepaskan melesat dengan sangat cepat mengarah ke arah JEni yang masih sedang bertarung.
__ADS_1
Di saat yang tepat, jeni yang saat itu masih sibuk menyibukkan Morowala segera mendapatkan tendangan dari guts sehingga ia segera terlempar menjadi dari tempat tersebut.
Jeni awalnya marah namun segera sadar kalau panah yang melesat berusaha menargetkannya juga, “sial itu ketahuan!” balas Sonu segera sadar kalau serangannya berhasil dihindari sehingga itu tidak menerang area fatal yang dimilikinya.
Namun enma sendiri tidak terlalu peduli dengan itu meleset karena itu memanglah tugasnya untuk mengakhirinya.
“Fatal bolw!”
“blade dead!”
“Bload area!”
Baik itu ODA, mada dan dogun segera mengeksekusi tentik terbaik yang mereka miliki, dan satu persatu dari skil mereka terus memberikan luka fatal kepada morowala hp yang milikinya terus berkurang, hingga dalam serangan itu mereka berhasil membunuh morowala .
“Ding,”
“Selamat untuk player....., . . . , ...., ...., telah berhasil membunuh pahlawan goblin, anda baru saja membantu dunia terbebas dari kegelapan yang menyeluruh.”
“Batas level sekarang menjadi 300”
“Cerita kedu di mulai”
[perang antara kegelapan dan cahaya akan terus terjadi di setiap generasi, dan sekarang para iblis dari kegelapan mulai bergerak untuk melaksanakan rencananya, untuk membuat rencana nya para iblis telah menyebarkan para penghianat yang ia miliki ke berbagai kerajaan temukan sang penghianat untuk membuka chapter 3]
Berita kekalahan morowala segera tersebar ke seluruh pemain yang mengejutkan pemain yang mendapatkan peringkat pertama tidak disebutkan identitasnya, sedangkan peringkat kedua di dapatkan oleh pemimpin dari white raven yang mengalahkan Kaisar goblin, disusul orang orang yang berpartisipasi mengalahkan Morowala.
Mengabaikan pemberitahuan yang ada, enma segera turun untuk menyapa tamu-tamunya, “DEngan hormat aku mengucapkan banyak terimakasih karena telah hadir dalam sedikit pesta besar yang aku buat!” ucap Enma sedikit membukut kepada para tamunya.
Saat melihat enma yang ada disana guts langsung bergerak ke belakang nya untuk mengatakan siapa dia sebenarnya.
“Tidak ku sangka kau sudah memiliki bawahan......” ucap Jeni melihat guts yang seperti itu.
“kau diam urusan kita masih belum selesai!” potong enma kepada Jeni, hingga saat ini ia masih marah kepada Jeni karena melibatkannya kepada urusan yang ada di dalam keluarga Luna.
__ADS_1
“.....”
“Ketua orang ini yang tadi menyerangku.....”
Saat melihat enma yang mendekat kepada Oda dan MAda, beberapa petinggi dari masing-masing guild berusaha untuk melaporkan apa yang telah enma lakukan kepada mereka.
“Tunggu! Kau goblin yang tadi!” balas mada, sedikit meragukan identitas dari Enma yang terlihat memiliki level yang cukup rendah.
Sebenarnya oda dan Dagon juga meragukan pria ini, seandainya ia tidak akrab dengan Jeni ia mungkin sudah di usir oleh mereka,” bukan perempuan itu sudah cukup untuk membuktikannya, jika kalian menginginkanku untuk berubah menjadi goblin maka aku harus mengecewakan kalian” balas enma santai.
“Sudahlah ia memang seperti ini!” potong Jeni memberikan penjelasan identitas enma lebih baik.
“kau Asura!” balas oda.
Entah kenapa oda langsung kepikiran asura saat melihat enma, “Anggap saja seperti itu!” balas enma santai.
Jeni yang ingin membantah identitas Aji sebagai Asura keduluan dengan pengakuan enma yang mengakuinya dengan mudah.
“JAdi bagaimana jeni menyampaikan keberadaanmu di AW, semuanya adalah rencanamu untuk memancing kami!” balas ODa.
“BEnar! Dan sepertinya kalian cukup mudah untuk di tebak!” balas Enma sambil memberikan salam dua jari.
“Wooow anda benar-benar mendapatkan respek dariku! Bagaimana kalau mempertimbangkan untuk bergabung dengan Guild ku!” balas Oda sambil memberikan salam penghormatan dari ku.
“Tunggu, tunggu kenapa kau malah membuat gerakan pertama seperti ini!” ucap DOgun
“Tentu jika ia ingin bergabung dengan sebuah guild maka itu adalah garuda karena sesame indo akan memiliki rasa nasionalisme yang sangat tinggi.” Mada malah menggunakan kekuatan nasionalisme orang Indonesia untuk menggaet enma.
“itu membuat terdengar bukan seperti orang Indonesia!” protes jeni saat MAda membahas topic seperti itu
“maaf gaes tapi aku harus menolak tawaran kalian, karena untuk saat ini aku masih menikmati bermain solo!” balas enma sedikit berusaha sesopan mungkin.
Enma memiliki keputusannya tersendiri untuk tidak bergabung dengan para guild apalagi jika kemampuan tempur mereka hingga saat ini masih sama.
__ADS_1