
Enma senang karena melihat semua rencanya berjalan dengan sangat baik, “selamat, bertarung!” ucapnya kepada Morowala.
“Sembuhkan dirimu dan bantu aku mengurus masalah ini!” melihat keadaan yang sangat memprihatinkan Morowala berusaha mengajak enma untuk bekerja sama untuk melawan para penjajah.
“MAaf! Seorang pahlawan kuat pasti bisa menyelesaikannya!” balas Enma menolak dengan tegas tawaran tersebut.
“TErserah aku harap kau masih bisa menentukan pilihan yang tepat!” balas Morowala membuat pilihan tidak terduga dengan melepaskan Enma.
Keadaan enma saat ini sudah sangat parah setiap detiknya , ia terus kehilangan Hp yang dia miliki, jadi walaupun ia berada dalam keadaan seperti ini enma masih akan tetap mati walaupun tidak di bunuh.
Setelah serangan pembuka dari para penyihir, pasukan dari dua Guild ini langsung menyerang, terlihat tidak ada rencana khusus yang mereka lakukan mereka terlihat hanya sekelompok orang yang memiliki satu tujuan yaitu membunuh semua goblin yang ada disana/
enma yang tidak memiliki penyembuh di dekatnya dan potion yang dia miliki juga telah habis sehingga Enma saat ini hanya bisa menunggu kematiannya.
Bahkan untuk duduk saja terlihat ia sudah sangat kesusahan, “Bukankah kalian terlalu lama, aku hampir tidak bisa bertahan!” ucap enma saat ODA dan Mada menhapirinya.
“Sorry, mengumpulkan pasukan tidak semudah!” balas ODA santai.
“segala Hormatku karena kau bisa bertahan dengan keadan seperti ini!” balas MADa!
Mereka berdua datang ke tempat ini hanya berdasarkan sebuah catatan kecil yang Aji tinggalkan sebelum ia mendatangi Luna di ruangannya tersendiri.
Bahkan itu hanya tertulis di balik sebuah kartu nama, dengan tulisan “datanglah ke soppeng, akan kusediakan pahlawan goblin tidak dalam keadaan terbaiknya!”
__ADS_1
Ia memberikan pesan itu kepada tiga pemimpin guild besar yang ada disana, tapi sepertinya hanya dua guild yang merespon catatan tersebut.
Sebenarnya alasan mereka terlalu lama bukanlah waktu mengatur pasukan yang terlalu lama, tapi mereka yang harus berpikir beberapa kali sebelum ia datang ketempat tersebut.
“Sisahnya akan kuserahkan kepada kalian, kuharap nama guild yang tergabung elit global tidak akan mengecewakan.” Balas Enma
“Dan ingat aku memiliki beberapa pasukan ras campuran di tempat ini, kalau bisa aku minta tolong untuk tidak membunuhnya!” lanjut ia mengingat Guts dan kelompoknya, kecuali Wot kalau itu ia serahkan kepada mereka apakah ia bisa membunuh jedrala goblin yang di miliki.
“Tenang serahkan itu kepada ku!” balas mada yang memberikan serangan terakhir kepada Enma.
Tehere yang saat itu ada di dekat sana melihat dengan mata kepalanya bos yang sangat ia kagumi mati, dibunuh saat berada dalam keadaan terluka membuatnya sangat marah.
Sehingga pikirannya saat itu menjadi sangat kalap, ia bahkan tidak ragu untuk mengatidkan mode berserek miliknya untuk menyerang ODA dan MAda.
Ini adalah Mode bersereknya yang kedua, beberapa saat lalu sebelum adanya serangan dua Guild besar itu, tehere berhasil mengalahkan komandan madowala dengan mudah.
Tapi tetap saja yang dia lawan saat ini adalah 2 dari 5 pemain terbaik saat ini sehingga tentu ia berhasil di atasi dengan cukup mudah.
MAda dengan mengunakan prisai miliknya yang berhasil menahan serangan pedang besar milik tehere setelah there di tahan selama beberapa detik, Oda langsung menyerang menggunakan Tombak yang berpetek seperti mata bor untuk melakukan serangan pengabisan.
“Seperti biasa perisai darahmu masih tetap akan selalu merepotkan,” komantar oda saat melihat kemampuan prisai dari MAda.
Mada memiliki Job bernama Blood knight, sesuai dengan namanya terkadang setiap item yang di miliki berwarna merah, dan sering kali ia memliki skill pasif untuk membuat HPnya sebagai boster untuk meningkat berbagai stat yang diinginkan.
__ADS_1
Ini adalah salah satu job langkah karena ia juga memiliki skill series yang sangat kuat jika digunakan dalam menyerang dan bertahan.
“Sepertinya Bor itu masih memiliki kemampuannya!” balas MAda memberikan pujian kepada daya hancur yang di miliki Oda saat itu, itu sudah bagaikan tombak yang matanya bisa berputar bagaikan bor yang memilii daya rusak tinggi!
Jika mada sudah di ketahui kemampuannya, oda sampai detik ini belum di beritahukan apa yang sebenarnya job yang ia miliki, bagi para pemain yang terbiasa mengikuti turnamen guild kemampuan mereka pasti akan terkspos, sehingga mada yang memang sering bertarung dapat di ketahui apa job karena salah satu syarat untuk memasuki turnamen adalah memperjelas job yang mereka miliki.
Hal inilah yang membuat sampai saat ini job yang dia miliki hanya sekedar romor, karena ia memang tidak pernah bertarung dalam turnmaen walaupun ia memiliki guild besar karena Dalam guild tersbeut biasanya hanya menjadi dalam setiap turnmaennya.
Namun banyak orang yang berpikir bahwa job yang Oda miliki adalah job bertipe pengrajin yang kemungkinan seorang pandai besi yang jago bertarung karena, hal itu bisa terjadi karena para onggota guildnya memang tidak pernah kehabisan Item-item yang bagus.
Karena itu tidak salah banyak orang yang berpikir bahwa mereka ini memiliki memiliki sebuah pandai besi, dan orang itu adalah ODa nya sendiri.
“Bukan kah kau terlalu membawa terlalu sedikit pasukan!” ucap ODA mengejek MAda yang membawa terlalu sedikt pasukan.
“Setidaknya aku membawa 7 pandawa! Sedangkan kamu selain kamu aku tidak melihat para pentinggi yang ikut!” balas Mada santai.
“AKu tidak membanta itu! Mari akhiri ini secepat mungki!” balas oda tidak bisa berkata-kata, karena ia memang tidak membawa pasukan terbaik yang dia miliki, apa yang dia bawa saat ini hanya pasukan khusus yang memang di latih untuk keadaan darurat yang mereka alami, tapi menurutnya itu sudah cukup untuk menhadapi para goblin.
Saat di sekitar mereka masih sangat kacau, wot saat ini sedang berdebat dengan Guts! Ia menahan guts untuk tidak pergi, mereka semua tahu kalau Enma sudah kalah sehingga Guts dan seluruh pasukan campuran yang ada disana tidak lagi berniat bergabung dalam medan pertempuran.
“maaf kawan aku hanya mengakui satu pempin jika ia tidak lagi ada bersama kalian, maka aku tidak memiliki niat untuk bertarung, pertarungan kami cukup sampai disini!”
Terlihat Guts sudah memiliki ke tagasan untuk meningagalkan mendan pertempuran, “SAtu-satunya yang bisa aku janjikan adalah aku tidak akan bertaurng bersama mereka untuk membunuh para goblin yang ada di sini!” lanjutnya menyakinkan wot bahwa ia memang tidak lagi bisa untuk bertarung bersama! Sorry.”
__ADS_1
Guts terlihat menyesal mengatakan hal tersebut, namun ini memang adalah tindakan yang seharusnya mereka lakukan, “Terima kasih!” balas Wot.
Ini cukup menyentuh , bahkan Sonu sebenarnya sangat ingin membantu para goblin ini karena menurutnya para goblin ini sebenarnya tidak terlalu buruk, beberapa kesempatan hidup dan mati telah mereka alami Sehingga ada sedikit rasa persaudaraan diantara mereka.