Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan

Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan
alasan


__ADS_3

terkadang memang apa yang di pikirkan tidak sesuai dengan ekspektasi, tapi kalau seperti ini bukankah terlalu berlebihan, mungkin itulah yang enma pikirkan saat ini.


bagaimana ia berada dalam posisi terpojok karena harus menghadapi lima goblin asassin yang sepertinya merupakan suruhan dari pahlawan bangsa goblin.


yang ternyata serangan dari luar itu adalah serangan untuk membuat seluruh bawahan enma keluar untuk bertarung sedang beberapa goblin berlevel tinggi akan menyerang dari belakang.


ahli strategi pahlawan goblin ini membacana dengan baik prilaku enma sehingga enma sekarang di paksa dalam pertarunga melawan para petinggi goblin.


“Sebuah taktik yang bagus, tapi kalian lupa kalau aku mengirim seluruh pasukan ku bukan kah berarti aku juga percaya diri jika ada serangan seperti ini,” balas enma dengan sangat percaya diri.


“apa yang kau lakukan membuat semua Goblin menjadi kacau, baik itu dimana mana, atau di ras apapun hanya ada satu yang boleh menjadi pahlawan, dan apa yang kau lakukan malah membuat semuanya menjadi seperti ini!” balas pemimpin GOblin.


“Omong kosong!”


enma tidak peduli dengan apa yang mereka katakan, walaupun dalam hati enma setuju dengan pendapatnya, sedikit demi ia mulai mengerti alasan kenapa para petinggi goblin tidak menyukai nya.


apa yang enma lakukan membuat para goblin saat ini mengalami penurun untuk patuh kepadanya, bahkan beberapa goblin setingkat goblin king mulai membentuk  kelompok yang lebih besar menolak untuk mematuhi permintaan sang pahlawan goblin karena jika ada goblin yang bisa melakukannya maka pasti ada goblin yang juga bisa melakukannya.


hal itu membuat para petinggi memutuskan untuk membunuh Enma sebelum semua yang dilakukannya menjadi lebih besar, hal itu membuatnya merasa sangat jengkel bisa-bisa mengambil keputusan seperti itu dengan alasan yang sangat konyol.


“Aktifkan Room.”


[ROOM]


[peguasaan intermade 1]


[saat diaktifkan akan muncul sebuah ruangan kecil yang bisa diatur sesuai dengan kehendak tapi yang paling besar saat ini adalah dengan ukuran  5x5 meter, setiap serangan yang memasuki area room, akan mengalami perlambatan sebesar 5x lebih lambat dari apa yang ada di luar room.]

__ADS_1


walaupun ia saat ini dikepung oleh sekelompok goblin dengan skill room miliknya enma sama sekali tidak takut apalagi saat skill ini menjadi jauh lebih sempurna sehingga pertarungan kedepannya menjadi lebih baik.


di ruangan yang biasa di buatnya telah melebar menjadi 5x5 membuat keputusannya menjadi lebih banyak sehingga bisa mengatasinya menjadi lebih mudah.


mereka bertarung sudah cukup  lama namun para goblin assasin ini tidak berhasil mengenainya, tapi di lain pihak enma sudah membunuh 3 rekannya.


“Bunuh! bunuh! dari tadi hanya itu yang bisa kalian katakan! jika hanya ini kekuatan dari pasukan pengawal kaisar goblin kalian tidak lebih dari kata mengecewakan!” ucap enma mengejek kemampuan mereka.


[ skil 4 dari sword goblin mastery]


{blade dance}


[saat diaktifkan anda bisa bisa melancarkan beberapa tebasan kesegala arah dan membentuk sebuah tarian yang sangat indah, waktu pengaktifan 5 menit, dan semakin lama itu diaktifkan maka semakin cepat setiap tebasan yang anda lakukan untuk membuat kekuatan tebasan menjadi lebih kuat ia akan menghisap ]


{coldown: 1 hari}


ini adalah skill yang paling kuat yang bisa enma lakukan dengan teknik pedang goblin yang dia punya, serangan serangan dari pedang goblin yang dia punya berfokus kepada kecepatan serangan sehingga kekuatan sedikit kurang di bandingkan para mosnter yang sama dengannya tentu di garis bawahi kalau ia berada di tingkatan bos moster.


dengan waktu yang sangat tepat enma berhasil mengalahkan tiga mereka dengan menggunakan kombinasi antara skil roomnya yang berhasil memperlambat serangan para penyerang, dan saat itu melambat enma dengan mudah menyerang.


dan hasilnya enma berhasil menumbangkan 3  dari mereka dan dua diantaranya mengalami luka yang cukup para.


“PErgilah, katakan bos kalian, aku tidak memiliki ambisi sebesar apa yang kalian perkirakaan, tapi kalian terus mendesakku seperti ini aku juga tidak akan ragu melawan balik!”  balas enma yang sekarang menyarungkan pedangnya dan memberikan kesempatan para assasin ini meninggalkannya.


“Jangan meremehkan kami!” teriak salah satu goblin, yang masih berusaha berdiri untuk melawan.


“Tenang saja aku memiliki banyak waktu jika masalah menemani kalian bermain!” ucapnya sambil tersenyum, tangan kirinya masih terus memegang pedang katana yang ada di pinggangnya.

__ADS_1


“Kami mundur!” ucap goblin satunya yang menyeret temannya untuk segera mundur.


“tidak!....”


terlihat salah satu goblin itu masih terus berusaha melawan tapi karena rekannya terus menariknya untuk mundur akhirnya hari itu adalah hari enma akhirnya selamat dari penyerangan melawan para goblin assasin kelas tertinggi ini.


saat para goblin itu pergi enma langsung menarik nafas yang sangat panjang karena enma sebenrnya tidak lagi bertahan baik itu hp, dan Mp nya sudah menhampiri nol,


sedikit saja para assassin itu bertahan enma mungkin akan mati di tangan mereka, beberapa saat kemudian guts bersama dengan kelompoknya masuk ke dalam sana melalui sebuah gerbang teleportasi yang mungkin diciptakan si dwarf.


“Kalian datang di saat yang tepat untuk melihatku dalam keadaan yang menyedihkan!” balas enma yang sedang terduduk lemah karena tidak lagi bertenaga.


Bahkan untuk berjalan menuju singgasananya enma harus sedikit kesulitan, sehingga untuk memulihkan dirinya ia hanya bisa tiduran di tempat yang sudah kacau karena telah menjadi area bertarungnya.


“Wot tarik mundur pasukan! Jika mereka masih bertarung, tetap mundur mari hancurkan lawan di dalam ibu kota!” penritah enma dalam keadaan berbaring.


“Siap!” balas wot yang saat itu langsung bergerak untuk menyelesaikan perintah dari enma.


“Kalian laporkan keadaan! Jelaskan secara singkat,” balas enma.


“Sonu 60, winto 65, moli milo masing-masing dari mereka berada di level 69,” lapor guts dengan cepat.


“Bagus, tapi itu belum cukup, saat ini kemungkinan terbesar kita akan berperang secara terbuka dengan para goblin sehingga kalian harus jadi lebih kuat,” balas enma.


Sambil berbaring ia mengeluarkan beberapa koleksi terbaik yang dia miliki, “Pilih sesuai dengan kebutuhan kalian!” Ucapnya sambil berbaring dan di samping mereka ada beberapa item yang sangat cocok untuk kemampuan mereka semua.


Saat ini benar-benar siap untuk keluar dengan kekuatan penuh sehingga ia menyerahkan beberapa item yang seharusnya ia jual kepada para bawahannya untuk mempersiapkan perang secara terbuka dengan para goblin.

__ADS_1


“BOS!!”


“Ada apa kalian ingin mundur karena tahu posisi kita saat ini tidak menguntungkan!” balas enma yang segera duduk melihat mereka yang terdengar meragukan keputusannya untuk melakukan perang terbuka.


__ADS_2