Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan

Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan
skill-skill yang mudah terbaca


__ADS_3

walaupun sudah menjadi seorang Goblin, enma tidak terlalu mendapatkan banyak masalah karena saat ini ia memang berada di dalam area Goblin yang notabene akan lebih besar populasi goblin itu sendiri dengan para makhluk Non Goblin yang ada di sana.


Baru beberapa saat ia berjalan ia menemukan sekelompok goblin yang sedang bertarung melawan beberapa orang yang sepertinya merupakan pemain, sehingga tentu tidak banyak berpikir enma langsung bergerak untuk membantu para Goblin yang terlihat memang sedang terpojok.


Enma saat itu langsung mengaktifkan teknik pertama dari permainan goblin yang dia ketahui, “Pedang kilat,”


[pedang kilat]


[saat diaktifkan, anda akan bisa bergerak sangat cepat untuk menargetkan titik vital lawan untuk melancarkan satu tebasan yang bisa menghasilkan critical kepada musuh yang terkena serangan,]


[+damage 500%]


“ding”


[anda berhasil mendapatkan efek critical, efek serangan akan di kali 2]


[anda berhasil membunuh seseorang dengan satu kali tebasan]


Saat itu enma melihat kalau koordinasi dari kelompok ini terlihat sangat baik sehingga Ia langsung melancarkan serangan kepada priest yang mereka miliki untuk membuat mereka terkejut, yang tidak terduga ia berhasil membunuh priest itu hanya satu kali tebasan.


Setelah enma yang membunuh priest kelompok tersebut terlihat sedikit goya, formasi yang mereka bentuk juga semakin kacau sehingga para goblin yang berada di depan juga semakin mudah untuk menyerang.


Singkat cerita enma saat itu selain membunuh priest musuh, ia juga berhasil membunuh mage dalam kelompok tersebut, selain itu mereka dibunuh para goblin yang ada disana.


Di akhir pertarungan hanya tersisah 5 goblin yang bisa berdiri dan mengucapkan terimakasih kepada enma karena telah memberikan bantuan.


“Tidak masalah sesama goblin harus saling membantu bukan! Romero” ucapnya memperkenalkan dirinya kepada para Gobin yang disana.


Selain kebencian mereka kepada kepada manusia dan ras yang lebih tinggi dari mereka, pada dasarnya sikap para goblin ini sama dengan ras lainnya, tentu beberapa pengecualian seperti menculik ras lain untuk dijadikan wadah ibu untuk anak-anak mereka dan lain sebagainya.


Tidak ada yang membantah kalau para goblin memang diciptakan untuk membuat masalah di Aw, selain itu mereka jugalah memiliki pola pikir tersendiri sehingga mereka bisa berinteraksi dengan sesama mereka.

__ADS_1


Setelah Enma memperkenalkan diri satu persatu dari goblin yang ada disana memperkenalkan dirinya, mereka bahkan tidak menanyakan asal dari enma karena bagi para goblin terpisah dengan grup mereka juga telah menjadi hal lumrah seperti tadi jika tidak ada enma yang menyerang tiba-tiba mungkin mereka juga telah menjadi seperti enma atau paling tidak di sapu habis tidak tersisa oleh para kelompok pemburu goblin yang tadi mereka hadapi.


Dari mereka juga enma mendapatkan informasi kalau para goblin saat ini telah di buruh oleh kerajaan sekitar, bahkan satu telinga mereka saja sudah berharga satu emas, sehingga banyak kelompok kecil tadi yang berusaha memburu goblin untuk mendapatkan uang.


“Jadi apa yang kalian ingin lakukan dengan kelompok lima goblin seperti ini?” Tanya enma yang melihat mereka yang tidak memiliki arah.


System goblin saat ini adalah para goblin yang keluar dari desa akan membentuk kelompok mereka sendiri untuk membuktikan mereka layak untuk memasuki kelompok yang lebih besar  seperti kelompok para goblin yang dipimpin para goblin dengan Goblin King.


Kaisar mereka membuat system seperti ini untuk membuat mereka bisa berkembang lebih cepat, sehingga tidak jarang para kelompok kelompok besar akan bertarung satu sama lainnya untuk membuat mereka menentukan siapa yang terkuat.


Tentu mereka akan kembali bersatu saat musuh bersama seperti manusia menyerang seperti apa yang Enma lakukan tadi.


“Jika kamu tidak keberatan, kami mohon jadilah ketua kami, sehingga kami bisa menjadi lebih kuat!” balas satu goblin yang merupakan pemimpin terdahulu dari goblin yang ada disana.


“Kalian yakin! Aku jujur dengan kalian bahwa terakhir kali aku memimpin aku harus mengakui kalau aku kalah dengan para manusia, tapi jika memang kalian ingin ikut dengan ku, kesalahan yang pernah ku ulang tidak lagi aku lakukan!”


Enma hanya sedikit memberikan pidato singkat, tentu enma tidak berbohong karena pemilik tubuh ini memang pernah kalah sehingga saat enma mengatakan tidak ada kebohongan di dalam sana.


“ding”


[stat leadership di tambahkan]


[military command berhasil di dapatkan]


[ruler’s voice(passive) berhasil di dapatkan]


[charge command berhasil di dapatkan]


Saat para goblin ini ingin berada di bawah perintahnya enma segera mendapatkan tiga skill yang berhubungan sebagai komando pasukan.


[military command]

__ADS_1


[dapat  mengubah arah pasukan yang sedang berbaris secara langsung ]


[coldown: 3 menit]


[ruler’s voice(passive)]


[Suara anda terdengar keras, oleh semua pasukan yang berada di perintah anda tak peduli dimanapun mereka berada]


[charge command]


Memberikan pasukan yang ada di bawah perintah anda skill(CHARGE)


Sehingga saat mereka menyerbu ke arah musuh, movement speed dn attack power bisa meningkat hingga 200%tergantung jaraknya dengan para pasukan.


Coldown: 5 menit


Enma membaca penjelasan skil yang baru yang ia dapat, yang menurutnya ini memang akan sangat berguna jika nantinya ia memimpin lebih banyak goblin di medan pertempuran.


Bahkan sebuah senyum muncul saat ia melihat skil-skil miliknya, “Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah merubah kemampuan kalian,” lanjut enma yang ingin memberikan mereka sedikit arahan dalam pertempuran.


“Mudah-mudahan apa yang aku lakukan ini tidak akan membuat goblin yang lebih merepotkan bukan!” gumam enma saat melihat para goblin ini berkembang dengan sangat baik saat mendapat arahan darinya.


Dengan kelompok 6 orang mereka segera pergi untuk menuju lokasi terbaik untuk melancarkan serangannya, di area sekitar mereka masih merupakan area yang cukup lebar untuk melakukan penyergapan.


Untuk membuatnya semakin baik, enma bahkan memberikan gelang scorpio miliknya kepada salah satu goblin yang memiliki job sebagai seorang assassin.


Di dalam hutan itu enma segera memberikan perintah kepada masing-masing Goblin sesuai dengan di antara para goblin ini ada 2 archer, satu orang assasins, 1 goblin yang bisa menggunakan pedang, jika dihitung bersama dengan enma ada dua goblin pengguna pedang, sisanya adalah goblin yang bisa menggunakan sihir .


Hari itu tidak ada yang bergerak yang mereka tunggu adalah mangsa mereka yang datang, walaupun itu memakan waktu cukup lama untuk mendapatkan mangsa yang sesuai tapi itu segera menjadi mangsa terbaik karena itu adalah kelompok pedagang yang sepertinya sedang membawa bahan mereka untuk melintasi hutan ini.


“Bersiap!” ucap enma pelang namun semua anak buahnya sudah mendengarkan perintah.

__ADS_1


Beberapa perangkap juga telah dipasang di beberapa lokasi Sehingga saat itu aktif itu juga menjadi tanda mereka muntuk bergerak.


__ADS_2