
Mereka terus saling memandang, untuk waktu yang cukup lama, “KArena kalian sudah datang ketempat ini kenapa tidak melakukan apa yang ingin kita lakukan!” ucap tenggae membiarkan mereka mengatakan apa yang ingin mereka lakukan.
“Sebenarnya apa yang aku lakukan tidak jauh berbeda dengan apa yang enma ingiinkan, aku datang kesini sebagai informan, dan seharusnya aku mengatahui banyak hal tentang cappa pakita melebihi informan apapun yang kalian miliki!” balas alexanria.
“Sebelum terlalu jauh, kami juga tahu apa yang kamu alami pangeran, jadi jangan menganggap posisimu saat ini cukup kuat untuk membuat sesuatu atau segalannya menjadi seimbang!” balas ryen.
“yayaya, tapi sebelum kita berbicara lebih banyak, bangaimana kita berbicara di tempat yang lebih hangat, karena disini aku benar-benar kedinginan!” balas alexadria yang mulai kedinginan.
Mereka saat ini berada di ruangan terbuka di benua utara, sehingga alexanria yang tidak terbiaisa dalam kedinginan seperti itu mulai mengigil, tenggae juga bukanlah orang yang kurang ajar yang akan membiarkan tamunya dalam kedinginan seperti itu.
Mereka akhirnya di bawah kedalam sebuah ruangan, di dalam ruangan itu mereka berencana untuk menceritakan secara garis besar apa yang akan alexadria yang sampaikan kepada mereka.
“jujur saja aku mendapatkan beberapa bocoran dari enma kalau kalian mengiginkan informasi tentang para penghiant manusia yang bekerja untuk gereja kegelapan...” ucap alexanria tapi belum sampai omongannya sudah di potong oleh FLovour.
“Cukup sampai disitu! Mari kita mencari tempat yang lebih baik,” ucapnya sambil melihat tenggae dan tenggaepun memberikan persetujuan sehingga mereka segera bergerak ke tempat yang lebih lanyak untuk berbicang yaitu istana kekaisaran utara itu sendiri.
Mereka saat itu di ajak untuk bertemu dengan sang ratu kekaisaran utara, saat sampai di istana mereka langsung di bawah bertemu dengan sang ratu yang saat itu sedang duduk di singgahsanannya, “AKu sudah pernah mendengar ke cantikan kaisar utara bisa membuat seluruh negeri goyah, sepertinya rumor itu memang benar!” gumam Alexarian dalam hati!
. . . . . .
Setelah menyelesaikan misi yang membunuh troll, latihan yang mereka lakukan tidak sebanyak dulu, semuannya ia serahkan kepada lucas dan Antonsen. Namun secara rutin Lucas dan antonsen akan mendapatkan pelatihan secara rutin dari enma untuk menjaga kualitas mereka akan tentap terjaga .
Semua itu terkontrol dengan baik karena belakangan dua tim ini terus mendapatkan berbagai tugas baik itu dari gereja gaia atau pun luke sendiri.walaupun sebenarnya mereka lebih sering berada di gereja gaia untuk menunggu apakah ada misi yang harus mereka selesaikan.
__ADS_1
Contoh lucas yang mendapatkan beberapa misi khusus dari vinsent yang jika ia menyelesaikan misi tersebut ia bisa mendapat job kningt gaia, tentu itu tidak bisa terjadi dengan mudah karena misi seperti menganti job akan di penuhi dengan mara bahaya.
“Aku sudah mengatakan ini kepada luke, untuk beberapa minggu kedepan akau akan menghilang karena tidak lagi banyak yang bisa di kerjakan pergerakan musuh saat ini sedang berada di posisi yang sangat mudah di prediksi, apalagi dengan bergeraknya pemerintah dunia membuat semua yang terjadi dalam benuah tegah mungkin akan menjadi membosangkan!”
Enma saat ini berbicang-bincang dengan Vinsent tentang masalah yang berada di benua tegah, saat berada di gereja gaia ia akan berada dalam wujud biasanya di mana ia menutupi setegah wajahnya mengunakan kain, sehingga walaupun mereka berbicara di hadapan lucas dan antosen tidak ada yang mengenalinya.
“KAkak tidak ingin melawan dungeon yang kemarin bukan!” ucap Maria yang mendengar enma ingin meningalkan benua tengah, beberapa hari ini maria juga sadar kalau enma terlihat mempersiapkan sesuatu yang besar.
“Aku tidak akan menyembunyikannya, aku saat ini memang berencana melawan pasukan monyet surge! Dan mengalahkan sang raja monyet yang pernah mengacaukan kerajaan surga.” Balas enma dengan tegas, ia terlihat sangat yakin kalau ia bisa mengalahkan dungeon itu.
“apa aku harus ikut denganmu!” ucap Vincent yang sedikit khwatir saat enma mengatakan melawan para raja monyet yang terperangkat di gunung lima jari.
“Urus saja masalah yang ada di sini! Jika ada masalah yang mendesak, suruh haibara untuk mencariku, kalau tidak bisa hubungi melalui voice ruler’s.”
“BAgaiamana jika mereka datang mencarimu!” balas vinsent yang mengigatkan kalau kapan saja orang-orang dari cappa pakita bisa mencarinya.
“Kalau dia datang, bilang aja kamu itu calon kaisara, selesaikan masalah seperti itu sendiri!” balas enma dengan nada bercanda.
“atau kau bisa bilang aku sedang meningkat kekuatan untuk persiapan perang kalau ia kalah dari perebutan tahta!” lanjut enma setelah itu ia benar-benar pergi.
“AKu mengerti!” balas Vincent mengerti kalau keberadaannya tidak ingin di ganggu dalam masala-masalah seperti itu.
“Tapi sebelum kita pergi bagaimana kalau melihat ini!” lanjut Vincent yang menyerahkan sebuah terlur yang cukup besar kepada enma.
__ADS_1
{stone EGG}
Rank: tidak di ketahui
{Sebuah telur yang di wariskan dari generasi-ke gerasi kepada orang-orang yang terpecaya dari gereja gaia!}
“Ini, apa kamu yakin menyerahkan ini kepadaku!” balas enma, ia tahu kalau Telur ini bukanlah sebuah telur sembarangan sehingga ia sedikit terkejut saat melihat Vincent menyerahkan ini kepadanya .
“Aku tidak tahu, entah kenapa aku merasa kau bisa membuat apa yang ada di dalam sana bisa menetas!” balas Vincet.
“telur itu sudah terlalu lama berada di tangan kami, aku berharap di tanganmu telur itu bisa menetas dan memnunjukkan dirinya yang sebenarnya!” lanjut Vincent.
“aku harap tidak ada penyesalan saat telur ini menyesal!” balas enma yang menunjukkan kalau ia mememang mengetahui cara membuat telur yang ada di dalam sana bisa menetas.
Vincent tentu tidak masalah karena ia memang berharap apa-apa dengan memberikan itu kepada enma, menurutnya enma telah berbuat banyak terhadap mereka sehingga Vincent ingin memberikan sesuatu yang sedikit lebih berharga, dan salah satu yang berharap dimiliknya saat ini adalah Telur tersebut.
“Kalau begitu aku pergi dulu! “ aku serahkan sisahnya kepada anda!” ucap Enma yang meningalkan kediaman gereja Gaia dengan penampilannya yang sesungguhnya.
Peti senjata miliknya sudah jadi sehingga itu terlihat lebih kuat dan lebih tahan dari pada kemarin yang lebih terlihat seperti peti mati dari pada sebuah peti senjata!
“Bos! Siapa yang akan datang membantu kita!” ucap sonu yang keluar dari banyangan enma.
“Sikembar masih belum menangapi pangilanku! Berarti hanya winto dan Guts yang akan menunggu di benuat timur.”
__ADS_1
Kemarin ia sudah memcoba memangil kelompoknya dan hanya guts dan Winto yang merepon pangilannya, jadi misi ini hanya akan melibatkan mereka berempat untuk bisa meyelesaikannya