Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan

Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan
white raven tertekan


__ADS_3

Enma memang benar-benar menyelesaikan pertempuran itu dengan cukup mudah, dengan keperkasaan seperti itu enma segera menyelesaikan  dan melanjutkan pertempurannya kearah yang lebih dekat ke arah ibukota kerajaan.


“Bos aku menemukan sesuatu yang menarik, aku berhasil menemukan penjara mereka dan sepertinya disini terdapat berbagai ras yang ditangkap dan disiksa secara berlebihan,” lapor guts yang menemukan lokasi penjara kerajaan soppeng.


Ia ingin meminta pendapat enma apa yang harus mereka lakukan terhadap para pasukan yang ada disana, enma yang mendengar itu sedikit diam, ia tentu harus memikirkan bagaimana keputusan yang bisa menguntungkan untuknya.


“Lepaskan saja! Tapi ingat untuk mengarahkan mereka untuk kabur ke arah kerajaan kulo!” ucap enma, ia ingin mengatakan kalau mereka tidak boleh kabur ke tempat lain selain kerajaan kulo.


Guts tidak terlalu mengerti tentang apa yang terjadi, tapi karena enma memerintah seperti itu maka Guts hanya nurut dan tidak ada yang berani protes tentang masalah ini.


Melihat bagaimana enma menegaskannya mereka percaya ada maksud tersembunyi dari perintah tersebut.


untuk sampai ke ibu kota terutama yang jalur yang enma lalui masih membutuhkan beberapa kota yang harus mereka takkluakan oleh karena itu Enma harus lougut untuk sementara waktu karena ia tidak ingin terjadi apa-apa sebelum pertempurran di ibukota


ia juga membuat keputusan baru saat melihat berbagai desakan kepadanya untuk segera menupload perkembangan perang melalui sudut pandangannya karena semua pasukan ini terhubung dalam sebuah kepemimpinan enma maka semua pergerakan dari Wot, there, dan guts bisa ia rekam dengan sangat baik.


Jadi saat ia keluar ia segera keluar untuk mengupload  pergerakan yang telah ia lakukan, tentu semua itu sudah mengalami pengeditan , sehingga itu hanya menampilkan secara singkat bagaimana Enma memimpin kelompok Goblinnya.


Hasilnya ia segera mendapatkan berbagai banyak pujian, walaupun lebih banyak yang mencaci karena tindakannya yang membuatnya terlihat  tidak berperi kemanusia, karena apa yang enma lakukan sudah mencerminkan perilaku monster yang sesungguhnya.


Beberapa penonton itu berpendapat walaupun saat ini enma sedang menjadi seorang Goblin, seharusnya ia tidak menjadi terlalu liar seperti itu dan membiarkan para anak buahnya berbuat semaunya.


Sehingga ada beberapa orang yang membela, kalau apa yang enma lakukan adalah sesuatu yang masuk akal, karena dalam sebuah perang, tidak ada peraturan atau adap yang diperlukan selama kau bisa menang apapun bisa dilakukan.


Orang yang membela adalah orang-orang yang sangat menikmati strategi perang yang enma lakukan, dan menurut mereka dengan apa yang enma tampilkan saat ini, Soppeng sama sekali tidak memiliki harapan untuk memenangkan pertempuran.

__ADS_1


Di lain tempat white raven, berhasil melakukan apa yang mereka inginkan, dengan kekuatan penuh yang mereka miliki akhirnya membuat para petinggi GOBlin turun tangan,  itu adalah para goblin yang tidak berada yang level yang sama dengan goblin yang selama ini mereka hadapi.


Sehingga  yang awalnya terlihat mereka memojokkan para goblin, sekarang kembali berjalan di tempat bahkan secara perlahan mereka yang mala dipukul mundur oleh para goblin.


Semua apa yang terjadi sesuai dengan apa yang enma katakana, sehingga apa yang terjadi jeni sama sekali tidak terkejut, ia hanya terus melaksanakan tugas yang sesuai dengan apa yang ditugaskan kepadanya.


Ia sekarang bahkan tidak terlalu peduli dengan apa yang terjadi, di waktu luangnya ia bahkan menikmati siaran langsung pertarungan Enma di daerah soppeng.


“Ia benar-benar menikmati waktunya!” Gumamnya saat melihat siaran langsung tersebut.


“KAk! Apa yang harus kita lakukan, situasi saat ini sangat berbahaya!” ucap rekan Jeni yang meminta saran untuk mereka harus melakukan apa.


“JAngan Tanya aku, tunggu saja perintah kapten, untuk saat ini berusaha saja untuk terus bertahan!” balas jeni yang terlihat Acuh tak acuh.


“KAk!” balas orang itu terlihat marah.


Apa yang pemimpin White raven inginkan adalah popularitas, sehingga jika mereka mundur, tentu akan merusak citra mereka. “Tapi jika kita tidak mundur kita akan memberikan ruang untuk para goblin yang ada di soppeng untuk menyerang kerajaan dari samping.”


Serangan enma yang terlihat sangat cepat ini membuat para petinggi dari White raven semakin khawatir  karena itu akan sangat berbahaya.


“kau pikir itu juga tidak terpikirkan oleh para goblin itu!” balas jeni sambil menunjuk para goblin yang terus mengawasi pergerakan mereka.


White Raven sendiri sudah berada di situasi yang sangat sulit, jika mereka mundur tentu pasukan yang saat ini melawan mereka akan memanfaatkan kesempatan untuk menyerang dari depan, hal itu tentu sama saja memberikan punggungnya di hadapan musuh.


Saat pemimpin dari white raven  mengambil keputusan untuk menyerang, ia tidak mempertimbangkan untuk soppeng akan kalah semudah itu, bahkan mereka kalah tampah para goblin mengeluarkan pasukan terbaik yang mereka miliki.

__ADS_1


Rencananya saat itu, mereka merencanakan setelah keberhasilan untuk membuktikan kalau akan ada pasukan yang belum pernah muncul ke permukaan mereka akan segera mundur untuk memperkuat pertahanan.


Tapi karena semuanya tidak sesuai dengan apa yang mereka harapkan semuanya segera menjadi kacau.


Semua petinggi dari white raven kembali mengadakan rapat besar-besaran, “NOSES, aku akan langsung ke intinya, aku berharap kau bisa meminta asura untuk tidak mengarahkan serangannya ke arah kulo!”


Jeni tidak terlalu terkejut saat mendengarkan masalah ini, mereka saat ini sudah sangat tertekan sehingga satu-satunya jalan adalah melakukan negosiasi dengan AJi untuk membantu White raven tidak  menyerang kulo untuk sementara waktu.


“O.....”


“Laporan Jenderal, dikabarkan saat ini ada laporan, ada sekelompok orang yang melakukan pergerakan aneh yang sedang berusaha memasuki area Kulo.”


Belum sempat jeni menjawab pesan tersebut, mereka terkejut bukan main karena tiba-tiba ada  kabar tentang  adanya sebuah kelompok yang berusaha menerobos area kulo dengan paksa.


“Jangan melihat aku! Aku disini bersama kalian tentu aku tidak tahu apa yang ada dalam ide orang itu!” balas JEni saat melihat orang-orang yang ada dalam ruangan itu melihatnya dengan tatapan aneh.


“jangan terburu-buru, aku akan berbicara dengan asura, itu juga belum tentu serangan darinya!” jeni terlihat berusaha menenangkan orang yang terlihat panic yang ingin segera mundur untuk menjaga area samping untuk tetap aman.


“Kalian lihat saat mereka saat ini masih berusaha untuk menerobos ibu kota sehingga saat tidak mungkin mereka membagi pasukan sebelum mereka menyelesaikan kerajaan soppeng terlebih dahulu,” jelas jeni yang terdengar masuk akal.


Dan benar saja baru-baru beberapa detik jeni mengatakan itu langsung muncul kabar lanjutan kalau itu adalah para pengungsi yang berasal dari Soppeng yang berhasil selamat dari serangan para Goblin.


“Karena sudah jelas aku pergi ingin logout, untuk membicarakan masalah ini dengan Asura!” lanjut jeni setelah mendapatkan Konfirmasi bahwa laporan tadi hanyalah sebuah kesalahan.


Jeni terlihat meninggalkan ruang rapat dengan sedikit senyum di wajah, ia tidak menyangka kalau enma melakukan permintaannya dengan sangat baik, bahkan di waktu yang sangat tepat.

__ADS_1


Saat ia sudah login ia sangat puas saat membanyakan bagaimana muka rekan-rekannya saat tahu ada serangan dadakan dari Enma, bahkan saat itu ia hampir tidak bisa menahan tawa karena melihat muka panic dari teman-temannya.


__ADS_2