Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan

Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan
sedikit memberikan pelajaran


__ADS_3

Mereka semua memiliki tujuan sama yaitu membantu enma  menjadi seseorang yang berada di puncak dunia,  sebenarnya keinginan ini tidak pernah diketahui enma sendiri, semua ini bermula dari Guts yang melakukan sedikit kata-kata motivasi, dengan mengatakan kalau enma berniat menyatukan dunia di dalam satu kepemimpinan yang sama, Sehingga sekarang orang-orang  ini sekarang berusaha sebaik mungkin untuk membuat semua itu menjadi sebuah kenyataan.


Enma sudah kembali Login, ada beberapa informasi penting yang ia dengar dari mada dan teman-temannya sehingga ia segera mengirimkan sonu untuk segera menyelidiki apa yang dia inginkan.


“Bos, aku ada tugas dari gereja untuk mengirimkan barang!”


Mendengar balasan dari sonu seperti itu membuat enma menjadi murka, saat itu ada maria disana, dan beberapa orang anak enma sama sekali tidak peduli ia langsung menendang sonu dengan kekuatan penuh yang dia miliki.


“Sepertinya belakangan ini aku memang terlalu baik kepadamu! Sehingga melupakan siapa bos sebenarnya disini!”


Enma saat itu berhasil menerbangkan sonu dengan satu tendangan, tapi mood enma saat ini terlihat sangat buruk, sehingga ia tidak menghentikan serangannya ia masih berniat maju untuk memberikan pelajaran kepada sonu.


Tapi Maria menghentikannya ia menghalangi enma yang terlihat sangat marah, “Jangan aku berharap tidak melukaimu jika sedang marah! Beberapa hal harus mendapatkan didikan jika tidak mendengarkan perintah!”


Enma saat itu masih memberikan maria peringatan untuk tidak menghentikannya karena kalau ia ingin ia bisa tidak menahan diri untuk mengajarnya juga.


“Tidak bisakah kau menahan diri saat ada anak-anak,” balas maria menunjuk anak-anak yang ada di sekitarnya terlihat ketakutan melihat enma yang marah.


Sonu sendiri terlihat terluka namun ia tidak bisa mengatakan apa-apa karena ia sendiri tahu telah membuat kesalahan, sedikit ketenangan ini membuatnya melupakan bahwa enma adalah seorang seperti ini.


“Tolong lepaskan mereka saat ini, anggap saja itu memberikanku wajah!”

__ADS_1


Semua orang tentu yang berada di sekitar lokasi enma memukul sonu terkejut, apalagi saat enma menendang sonu, sonu saat itu menabrak salah satu bangunan yang mereka bangun sehingga suaranya memang terdengar keras.


“Kali ini aku melepaskanmu, kerjakan pekerjaanmu sesuai dengan apa yang kau katakan, jika terus membantah aku benar-benar menghabisimu dengan tanganku sendiri,” balas enma.


“Dan untuk kalian, aku tidak datang kesini untuk menjadi pahlawan atau sebagainya, ada banyak yang harus dikerjakan jika ingin bermain-main tetap tinggal saja di gubuk mu yang kemarin dan membusuklah dengan kepercayaanmu kepada dewa!” lanjutnya kepada maria dan Vincent.


Mereka semua diam dengan perkataan dari enma, bahkan vincent ingin menegurnya tapi ia tahu kala enma saat ini sangat jengkel dengan tipe enma yang seperti ini itu hanya akan membuat semuanya menjadi sangat kacau.


“ayo pergi ada beberapa hal yang ingin aku bicarakan denganmu!” balas Vincent yang berusaha menenangkan enma.


Enma saat itu menurut, karena memang ada beberapa hal yang ia minta kepada Vinsent ia sedikit berharap semua permintaannya telah selesai.


Saat mereka masuk ke dalam ruangan Vincent ia sudah melihat armor yang dia miliki sudah berada disana, “karena hanya merubah warna yang ada disana, tidak membutuhkan waktu terlalu lama, besok bantuan dari alexandria juga akan tiba-tiba sehingga pencarian pusaka gereja akan segera kami lakukan!”


“beberapa minggu kedepan akan ada sebuah seleksi untuk memasuki sebuah satuan khusus, yang diadakan  duke yang berkuasa di daerah ini,jika kau tertarik aku bisa mengajukan!” lanjut Vincent yang berhasil mendapatkan beberapa hal yang enma inginkan


“sebenarnya kita tidak perlu masuk lebih dalam atau menjadi pasukan mereka, yang kita perlukan hanya kepercayaan mereka sehingga kita bisa mengetahui apa yang terjadi lebih dalam kekaisaran, tapi karena sudah seperti ini aku  akan mencobanya!” balas enma.


Enma sebenarnya sedikit kecewa saat mendengar itu, ia tidak ingin berada di bawah perintah seseorang, enma sebenarnya sedikit berharap dengan ia memperlihat sikapnya kepada Vincent bisa mengerti itu, tapi pada akhirnya ia menyerang nya masuk ke dalam seleksi prajurit  dari seorang arc duke.


Karena itu ia segera melepaskan penutup matanya dan langsung mengikatnya ke dalam lengang miliknya. Sehingga segera sebuah wujud baru berada di hadapannya.

__ADS_1


Itu adalah laki-laki yang memiliki penampilan biasa bahkan mengarah ke arah sangat jelek, tapi tubuhnya terlihat sangat kekar sehingga itu akan sangat cocok untuk menjadi seorang knight.


Vincent menjelas alur perekrutan yang mereka lakukan saat ini, itu adalah tingkatan prajurit terendah, namun jika memperlihat kemampuan yang baik  mereka pasti akan memberikan tempat yang layak.


Enma menjelaskan ia tidak ingin memperlihatkan kalau ia nantinya memiliki kemampuan yang cocok dalam berpedang, ini juga menjadi kesempatan yang bagus untuk mengenbamkan kemampuan skil hand to hand kombatnya.


“Dan untuk yang tadi aku harus minta maaf karena perkataanku mungkin sedikit keterlaluan.”


Akhirnya enma harus meminta maaf karena perkataannya tadi sedikit keterlaluan, “Tidak masalah, mungkin kami memang membutuhkan sedikit sudut padang dari luar,” balas Vincent.


“Oh ya, kalau begitu mungkin hanya perasaanku  karena dalam beberapa detik  aku bisa merasakan niat membunuh yang sangat tinggi dari seseorang!” balas enma yang masih mengejek Vincent.


“Jangan mengejekku, karena semua itu berjalan sesaat!” balas Vincent tidak membantah kalau ia saat itu sangat marah kepada enma.


Karena enma selesai membicarakan beberapa hal, enma meminta izin kepada Vincent, ia ingin keluar untuk melihat kota yang belum sempat ia nikmati selama beberapa hari ini selama ia berada di sana.


 Beberapa hari ini enma  berada di sana baik itu sonu dan Maria terus berusaha memenuhi kebutuhannya, karena jika tidak ada kerjaan yang harus ia lakukan enma mengisi waktunya untuk membuat beberapa rune termasuk rune peledak yang mereka lihat sudah terbukti kekuatannya.


Gereja Gaia sebenarnya sudah melakukan penawaran terhadap rune miliknya tapi enma menolaknya dengan alasan yang sangat masuk akal, karena enma saat ini memang tidak ingin menyebarkan kalau ia memiliki kemampuan untuk membuat sebuah rune dengan tipe seperti ini.


Sebenarnya enma tidak terlalu ingin menikmati waktu santainya di tempat ini, ia hanya ingin pergi jalan-jalan ke pasar yang ada di dalam kota, karena disana nantinya mereka akan menemukan item-item atau prasasti yang bisa mereka  beli dengan harga yang masuk akal.

__ADS_1


Hal pertama yang mereka lakukan adalah pergi ke tempat dimana ia bisa menjual beberapa item yang ia miliki. Karena saat itu uang yang ia miliki benar-benar telah habis sehingga  ia membutuhkan uang tambahan untuk mendapatkan barang yang dia inginkan.


 Butuh waktu untuk melakukan tawar-menawar yang dia inginkan!  Di sana enma membuat pejual disana mengeluh karena kemampuannya menawar dengan gila-gilaan..


__ADS_2