Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan

Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan
tawaran untuk menjadi kstaria


__ADS_3

Karena orang-orang dari White raven sedang terburu-buru makanya orang-orang yang ada di desa sudah lama pergi, “Semoga mereka tidak mendapatkan omelan karena perkataanku,” pikir enma karena sadar ada aku mungkin mereka terburu-buru karena perkataan aji kepada jeni.


[tubuh kosong tidak berjiwa]


Rank: d


[Tidak ada yang spesial, hanya sebuah tubuh yang tidak berjiwa yang dapat digunakan jika tahu caranya]


Enma saat ini memeriksa tubuh dari goblin yang enma dapatkan dari steve ini adalah tubuh dari gobling yang enma tangkap saat itu, “Di beberapa kesempatan itu sangat berguna, misalkan kamu bisa menggunakan jiwamu disana dan menggunakannya sebagai tubuh baru atau kau bisa mendapatkan jiwa gentayangan untuk membuatnya budak yang tunduk kepadamu!” balas steve menjelaskan kegunaan tubuh yang diberikan kepadanya.


Tentu steve tidak memiliki skill yang membuatnya bisa menggunakan tubuh kosong itu, pada hal enma sedikit berharap ia akan diberikan sebuah skil yang membuatnya bisa menggunakan tubuh tersebut dengan baik.


Beberapa hadiah steve berikan kepadanya termasuk peti senjata miliknya telah dimodifikasi dengan sebuah rune yang membuatnya bisa terbang di sekitarnya, dan akan terus mengikuti enma dari belakang.


“Pada dasarnya peti itu akan terus menghisap mana yang ada di sekitar untuk membuat dirinya puli atau senjata-senjata yang ada disana memiliki durability yang baik sehingga jika kita bisa memanfaatkan mana yang terkandung di dalamnya untuk membuatnya sesuatu yang baru ini bisa penemuan yang sangat baik.”


Enma menjelaskan cara kerja dari peti senjatanya bisa terbang seperti itu, setelah pertarungan melawan para Goblin steve sedikit berkomentar dengan kebiasan dari enma yang meletakkan peti tersebut ke dalam inventori miliknya padahal senjata  itu akan lebih berguna saat berada di luar, tapi karena alasan enma juga masuk akal.


Maka Steve memberikan ide untuk melakukan sedikit perbaikan kedalam peti senjata miliknya. Hasil seperti ini membuat enma sangat senang, karena ini terlihat seperti game-game yang pernah ia mainkan, dimana senjatanya akan terbang terbang di belakangnya.


Enma bahkan beberapa kali melakukan pengetesan dengan berlari-lari di sekitar hasilnya peti tersebut memang mengikutinya dengan sangat baik.


Walaupun itu terlihat sangat mengkhawatirkan karena peti itu sangat besar jadinya mala seperti sebuah peti mati, namun selama itu terlihat keren enma tidak akan masalah.


Sebenarnya steve menyarangkan enma untuk bertemu dengan para orc terlebih dahulu, tapi enma bersikukuh untuk pergi karena tidak ingin terlalu menjalin hubungan lebih jauh dengan para Orc.

__ADS_1


Ia juga telah mendengar dari steve kalau para orc akan menyatakan perang dengan para kobold yang ada di hutan sehingga enma takut tidak bisa menolak mereka saat mereka meminta bantuan walaupun itu sangat kecil tentu enma sendiri tidak bisa mengambil resiko tersebut.


Enma sudah mendapatkan beberapa rute yang harus mereka lewati untuk sampai ke tujuan berikutnya, untuk mereka bisa sampai di benua tenaga enma masih harus melewati beberapa desa hutan karena memang saat ini ia berada di benua timur yang cukup dalam.


Walaupun ia tidak lagi harus melewati perbatasan kerajaan yang mungkin sudah ditaklukan oleh para goblin sekitar.


Enma sedikit berharap dalam perjalan nya kali ini ia menemukan  dungeon yang ia bisa gunakan untuk naik level.


Tapi itu sepertinya cukup sulit karena sepanjang perjalan ia hanya bertemu dengan kelompok Goblin yang sedang berburu. Tentu kelompok goblin seperti itu akan dengan mudah enma kalahkan.


“seberapa jauh kau ingin mengikutiku!” teriaknya saat merasakan ada seseorang yang mengikutinya, ia merasakan itu semenjak ia meninggalkan desa namun ia saat ini sudah jauh meninggalkan desa orang itu masih terus mengikutinya.


Sebenarnya enma sedikit waspada dengan orang ini, karena ia hanya bisa merasakan keberadaannya sangat tipis Sehingga ia bahkan ragu dimana letak keberadaannya.


“Ok, ok, ok,” ucap seseorang yang akhirnya menunjukan diri.


“Bagaimana kau tahu kalau ada seseorang yang mengikutimu,” lanjut orang itu yang terlihat puas dengan enma yang berhasil menemukannya.


“tidak terlalu sulit,” balas enma yang memperlihat gelang pelindung miliknya yang bisa mengeluarkan benang.


Berbagai tempat yang telah ia lewati telah ia pasang beberapa benang yang masih terhubung dengan gelan miikannya sehingga jika ada seseorang yang menginjak atau menyentuhnya makan di pastikan ada seseorang yang mengikutinya dan itu terbukti benar adanya.


“baik-baik, kita langsung saja ke intinya, bergabunglah denganku untuk menjadi ksatria bayangan dari kekaisaran!” balas orang tersebut yang akhirnya menunjukkan dirinya dengan benar.


Orang itu memiliki perawakan bertubuh besar layaknya ksatria, ia miliki mimic muka ala orang eropa yang khas Sehingga enma tidak bisa menembak umurnya, apalagi saat melihat data dari npc ini ia sama sekali tidak mendapatkan petunjuk karena mungkin levelnya yang masih terlalu rendah.

__ADS_1


“Kamu tidak berharap aku langsung menjawab ia bukan!” balas enma yang sedikit rag bagaimana cara ia mengatasi orang yang ada di depannya.


“tentu tidak, tapi kalau kau menolak aku akan melakukan segala cara untuk membawamu ikut bersama ku karena aku sangat menyukai gayamu dalam bertarung, terlepas dari itu tentu aku akan memberikan sete perlengkapan yang lengkap untuk membuatmu menjadi lebih kuat!”


“sial kenapa aku harus bertemu dengan orang ini secepat ini!” gumam enma dalam hati.


“Jangan berpikir untuk kabur! Kau sudah menyuruh untuk keluar jadi aku harap kau bisa ikut dengan ku untuk menjadi kesatria  hebat di bawah ke kekaisaran.” Karena enma yang terlihat berpikir orang itu berpikir kalau berusaha untuk kabur darinya.


“Tunggu-tunggu, jangan bilang aku bekerja di bawah kekaisaran namun tidak akan mendapatkan gaji!” balas enma yang berusaha mengalihkan perhatian orang itu.


“500000 emas per bulan! Itu belum termasuk bonus jika kau melakukan tugas dengan baik......” balas orang itu saat enma membahas gaji.


“tunggu aku akan ikut dengan mu,” balas enma cepat bahkan sebelum orang itu menyelesaikan ucapannya enma sudah setuju untuk ikut karena di dunia nyata 1 emas di hargai dengan 1 dolar


Mendapatkan uang sebanyak itu tentu sudah sangat memuaskan untuk enma walaupun itu masalah lain seperti menjadi bawahan orang lain akan merepotkan tapi selama itu dibayar dengan uang banyak maka apapun idealis itu akan termakan dengan uang.


Bahkan orang yang ada di depannya sudah terkejut melihat enma yang langsung setuju dengan ia menawarkan banyak uang.


Jika enma tidak salah gelar menjadi ksatria kerajaan hanya akan menjadi sebuah gelar semata, apalagi orang itu mengatakan ia akan menjadi ksatria bayangan yang tidak mungkin diketahui banyak orang.


“Kau tidak meminta lebih banyak Gaji!” balas orang itu.


“Aku masih ingin hidup, dan seberapa besarpun aku memiliki keberanian aku tidak akan berani melakukan tawar-menawar denganmu!” balas enma


Ia sebenarnya sadar kalau ia tidak bisa melakukan tawar menawar dengan orang ini sehingga ia lebih memilih setuju dengan cepat, kalau ada celah ia akan berusaha untuk kabur meninggalkan tempat ini.

__ADS_1


__ADS_2