Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan

Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan
latihan enma dan beberapa kabar yang terjadi dibenua tegah


__ADS_3

Enma segera mendapatkan laporan tentang apa yang mereka dengarkan dari orang yang mereka ikuti, sama halnya dengan enma yang memiliki skil yang membuat mereka bisa memiliki kemampuan berbicara jarak jauh.


Musuh juga memiliki kemampuan serupah sehingga sangat sulit untuk mengetahui apa yang mereka omongkan, bahkan informasi dari haibara terlihat sangat acak karena hanya sekedar potong-potongan, seandainya ia tidak mendapatkan informasi dari sonu  ia mungkin sedikit sulit untuk mendapatkan kesimpulan dari laporan haibara.


“apa yang harus kita lakukan! Bos,” ucap sonu menunggu perintah selanjutnya.


Haibara juga sedang menunggu perintah selanjutnya dari enma, “Kalian lanjutkan, jangan menyebarkan informasi ini, kepada siapapun,” balas enma sambil tersenyum.


Walaupun hingga detik ini ia belum mengetahui siapa dalang yang bergerak untuk membuat semua kekacauan ini, tapi hingga detik ini semuanya berjalan sesuai dengan keinginannya dan itu adalah sesuatu yang enma cukup syukuri.


Sambil memberikan arahan kepada sonu dan Haibara, ia saat ini terus memberikan pelatihan kepada para prajurit rekrutan terbaru dari luke, untuk pertarungan beregu enma akan melatih mereka secara langsung.


Namun jika itu untuk melatih kemampuan mereka dalam hal individu ia akan menyerahkannya kepada antonsen dan lucas. Yang terkadang ia latih secara pribadi. Semua metode latihan ini memang sudah ia persiapkan sehingga itu tidak membuang waktunya terlalu lama.


Latihan yang enma persiapkan cukup beragam, untuk membuat pribadi  mereka menjadi lebih baik terkadang ia akan mengadu dua kelompok ini untuk bertarung satu sama lain, setelah cukup puas dengan penampilan yang prajuritnya persiapkan enma segera membawa mereka ke dalam hutan.


Dari informasi yang mereka dapatkan dari luke, hutan ini menjadi sarang dari para troll berkepala dua, tugas mereka disini adalah mendapatkan kepalanya.


“mulai dari sekarang hidup dan mati pasukan kalian ada di tangan kalian berdua!” ucap enma sebelum mereka memasuki hutan.


“Baik!” ucap mereka secara bersamaan.

__ADS_1


“aku tidak memiliki waktu terlalu banyak untuk melatih kalian sehingga dari sekarang aku ingin melihat siapa yang berhasil membawa lebih dulu buruannya ke tempat ini, dan tentu yang kalah siap mendapatkan hukuman!”


Dengan satu perkataan enma segera memulai pelatihan pertama, di dengan sebuah turnamen tentang siapa yang akan membunuh buruan mereka lebih dulu.


Musuh yang mereka hadapi adalah musuh yang bergerak sendiri, tidak dalam bentuk kelompok, sehingga jika melakukan apa yang ia ajarkan dengan baik tidak terlalu sulit untuk mereka membunuh troll ini.


Tapi bagi enma yang tahu  batas kekuatan dari orang-orang ini tentu membuatnya tahu pasti mereka tidak akan kembali dengan keadaan utuh.  Sehingga beberapa priest segera disiapkan untuk mengatasi orang –orang yang terluka.


. . . .


Di tempat lain steve yang masih sedang menikmati masa pelatihannya bersama dengan guts, baru saja mendapatkan kabar buruk dari saudara-saudara orcnya yang telah melakukan perjalan panjang menuju benua barat.


Sebelum adanya surat dari enma untuk memberikan bantuan kepada white raven kelompok utama dari para orc sebenarnya sudah melakukan persiapan terlebih dahulu untuk melakukan migrasi ke benua barat yang memang sudah menjadi habitat asli dari mereka.


Sehingga setelah kekaisaran goblin telah di taklukan para orc yang bertugas untuk menjaga steve segera meyusul kewanan mereka ke benua barat.


Dan sekarang baru saja mereka mengirimkan surat kalau para orc saat ini tegah membentuk pasukan untuk melakukan serangan kepada benua tengah, dan kali ini mereka mendapatkan dukungan langsung dari salah satu kekaisaran terbesar yang ada di Aw.


Kekaisaran ini memang bukan berasal dari benua tengah tapi kemampuan mereka bisa menandingi mereka dalam kekuatan pasukan, “Jika kau masih ingin berguna untuk bos, ada baiknya kau bisa berkembang lebih cepat,” ucap Steve kepada guts yang saat itu masih berlatih.


“Benua tengah sepertinya akan benar-benar kacau!” gumamnya! Tapi steve sebenarnya semangat untuk melihat apa yang akan terjadi kedepannya, steve mungkin hanya sedikit menyayangkan ia yang tidak mengetahui banyak pergerakan dari enma saat ini.

__ADS_1


Ia juga sebenarnya sudah bertemu dengan flavour sehingga ia tahu lumayan banyak tentang masalahnya dengan benua utara, termasuk ia tahu misi apa yang Flavour berikan kepada enma, tapi pengetahuannya hanya benar-benar sampai disana sehingga ia tidak bisa menebak berbagai pergerakan yang akan enma lakukan.


Sambil menunggu ia mengukir beberapa rune peledak, dan beberapa rune baru di dalam tubuhnya, sehingga kemampuannya dalam mungkir telah meningkat sangat pesat, tapi  hal ini membuatnya tidak memiliki waktu untuk grounding.


Ia sudah beberapa kali merencanakan untuk grading namun hingga detik ini ia tidak bisa melakukan apa-apa masalah tersebut.


“Buat apa granding, jika ada medang perang yang bisa di ciptakan untuk mendapatkan exp yang sangat banyak!” gumamnya  saat ia berusaha menghibur diri.


Sebenarnya enma tidak sepenuhnya tidak memiliki waktu granding, karena saat malam hari beberapa kali ia keluar untuk mencari exp di dalam hutan, karena monster dalam hutan memiliki peningkatan kekuatan sebesar 30% tapi karena peningkatan itu exp yang ia hasilkan 30% lebih banyak dari monster yang mereka buru dalam malam hari.


“LAgian siapa yang membutuhkan berburu jika ada seseorang yang bisa berburu untuk kita! Aku mulai menyesal tidak memaksakan diri untuk menjadi necromancer!” gumamnya saat melihat pemberitahuan exp terus berdatangan kepadanya.


EXP ini berasal dari pasukan yang ia latih sepertinya menghadapi beberapa pasukan slime dan mahluk-mahluk yang berada di dalam hutan, sehingga sedikit banyak exp yang mereka dapatkan juga di kirimkan kepadanya.


Jika ia tahu semuanya akan seperti ini enma tidak ragu untuk menjadi seorang necromancer, “Memimpin pasukan mayat hidup bukanlah sesuatu yang buruk,” pikirnya dalam hati.


Karena terlalu bosan enma sempat berpikir what if seandainya memilih untuk menjadi job lain, hingga akhirnya enma mendapatkan kabar tentang salah kelompok yang berhasil memenangkan misi membunuh troll.


Awalnya enma berpikir ini akan menjadi kemenangan lucas yang memang dari segi kemampuan mengontrol pasukan dan kepercayaan rekan-rekannya jauh melebihi antonsen, tapi beberapa hal di dunia ini memang tidak bisa di predikisi.


Ini terbukti dengan apa yang ada di sini dimana enma benar-benar tidak menduga kalau antonsen akan memenangkannya, tentu tidak berpikir terlalu banyak karena semuanya bisa terjadi, enma saat itu segera bergerak untuk mengecek dan memang benar kalau mereka berhasil membunuh seekor troll.

__ADS_1


Tidak lama Lucas juga mendapatkan buruannya tapi karena antonsen sudah mendapatkan buruan itu lebih dulu lucas tetap akan mendapatkan hukuman dari enma


__ADS_2