Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan

Dream: Mengubah Nasib Dalam Sebuah Permainan
perdebatan di white raven


__ADS_3

Hanya Butuh beberapa percobaan hingga enma menyesali perbuatannya,  para Goblin dengan mudah melakukan perintah yang sesuai dengan apa yang enma katakan, Sehingga pergerakan mereka sangat baik bahkan tidak ada masalah yang tidak di perlukan selama ada operasi yang mereka jalankan.


Dengan hutan sebagai pusat mereka, para goblin ini terus menjalin kerja sama yang baik, bahkan mereka tidak ragu untuk menyerang para goblin lain jika itu sesuai dengan perintah enma.


Hasilnya kelompok enma segera berkembang pesat, yang awalnya hanya 4 goblin yang berada dalam perintahnya.


Sehingga efensi mereka menjadi semakin baik, “bos mungkin sudah saatnya kita menentukan target yang lebih besar bukan!” ucap Neo komandan pertama dari pasukannya.


Mendengar itu enma hanya tersenyum, ia yang saat itu langsung berdiri, dan memberikan tendangan langsung kepada goblin yang memberikan saran tadi.


Saat ia memutuskan untuk memimpin kelompok goblin ia sudah memutuskan bagaimana cara ia memimpin, dan itu adalah cara kekerasan.


“Jangan memberiku perintah!” ucap enma keras.


“hanya karena kalian berhasil mengalahkan beberapa kelompok petualangan yang ingin membunuh kalian, membuat kalian sudah menjadi sangat sombong, menurut kalian jika bukan karena keunggulan yang sudah kita buat berapa besar kemungkinan kalian bisa mengalahkan para manusia seperti itu!!!”


Semua goblin yang ada disana terlihat terdiam karena di marahi oleh enma dengan sangat keras, “Wot, pergilah dengan kelompokmu untuk merekrut beberapa goblin,” lanjut enma memberikan perintah.


“Siap!!” balas Wot sigap.


“ingat jika mereka tidak ingin mendengarkan bunuh saja atau buat mereka mendengarkan dengan lebih baik,”


Goblin yang disebut Wot ini adalah Goblin yang menggunakan pedang dari lima orang goblin yang menjadi rekrutan pertama enma, Goblin ini juga adalah goblin yang paling buas karena kebiasaannya tidak pandang bulu.

__ADS_1


“teHere, pimpin goblin assassin untuk mencari  tahu bas musuh yang paling dekat untuk bergerak , analisis jumlah kekuatan mereka, dan tentu saja cari tahu pemimpin kelompok yang saat ini mereka lawan.”


Goblin yang di perintah juga segera bergerak untuk melaksanakan tugasnya, “terakhir, archer dan mage, terus buat kekacauan dalam hutan ini, aku tidak ingin para petinggi goblin curiga dengan pergerakan yang kita lakukan.”


Kini enma mengakhiri perintahnya dan sebuah goblin yang ada disana bergerak cepat untuk mendengarkan perintahnya, sedangkan enma hanya berdiam diri untuk menunggu dan menentukan pergerakan selanjutnya.


“Sangat melelahkan menjadi ahli taktik seperti ini! Tapi sepertinya ini cukup seimbang dengan exp  yang didapatkan.” gumamnya sambil melirik berbagai pemberitahuan tentang exp yang didapatkan dari anak buahnya yang berhasil melakukan tugas- tugasnya.


Ia juga telah mengirimkan pesan kepada jeni bahwa ia akan memulai rencananya, jeni yang saat ini masih berada di dalam markas white raven cukup terkejut dengan beberapa informasi yang enma kirimkan kepadanya.


Selain memberitahukan masalah  ia akan memulai rencananya, enma juga memberitahukan masalah beberapa informasi tentang bagaimana pergerakan para goblin kepada enma, tidak lupa ia mengingatkan white raven untuk jangan terus berada di dalam posisi bertahan karena semakin lama mereka bertahan itu malah akan mengutungkan para goblin.


“Kau pikir kami tidak ingin menyerang!!” bentak Jeni yang sedikit jengkel dengan isi pesan yang ada disana.


“Tidak ada hal khusus, sebaiknya kalian bersiap, sebentar lagi akan ada kekacauan besar di tempat di area sekitar kerajaan tentangga,” balas jeni dengan abu-abu tidak memberitahukan masalah mendasarkan kepada rekan-rekannya.


“bos aku punya sesuatu untukmu!” ucap jeni yang mengirimkan data yang enma kirimkan kepadanya.


Ketua dari white raven sebenarnya sedikit bingung dengan gelagak dari jeni yang seperti ini, tapi saat membaca apa yang jeni kirimkan kepadanya, “INI!!”


“jangan mempertayakannya, aku jamin sumber itu sangat bisa dipercaya, tinggal bagaimana kau menanggapi info yang ada di dalam sana, karena aku ragu dengan kita yang sekarang bisa menang jika mereka turun dengan kekuatan utama mereka.”


Apa yang enma berikan adalah data analisis kekuatan tempur utama yang dimiliki kelompok pasukan utama para Goblin.

__ADS_1


Bagi sebagian Goblin, walaupun itu disebut kekaisaran, kelompok goblin yang ada di luar terlihat tidak teratur, karena hanya di pimping oleh ratusan Goblin king yang menjadi komandan pasukan utama mereka.


Yang sebenarnya pasukan yang ada di luar berfungsi untuk menutupi system Goblin yang lebih baik yang bergerak di lingkaran terdalam pahlawan yang mereka miliki.


Dan jika itu dibiarkan itu malah akan menjadi masalah yang tidak berkepanjangan dan tidak bisa diselesaikan, apalagi saat ini syarat untuk melewati batas minimal level seratus adalah membunuh pahlawan dari salah satu ras moster dan yang sekarang paling menonjol adalah pahlawan yang dimiliki para goblin.


“untuk sekarang, lakukan serangan terbaik yang kita bisa, dan jika memang benar ada pasukan Goblin yang sesuai dengan yang ada dalam info ini buat dia keluar untuk melawan kita!”


Saat ketua white raven keluar dengan keputusaannya Jeni terlihat biasa saja seolah-olah ia sudah menduga keputusan seperti ini akan terjadi.


Semua orang yang ada disana heran saat melihat Jeni yang tidak protes karena mereka tahu keputusan ini tidak sesuai dengan apa yang jeni inginkan.


“apa pun yang bos lakukan, pada akhirnya itu hanya akan berakhir dengan benua timur yang akan menjadi pusat permasalahan para player,” balas jeni yang melihat beberapa orang yang mempertahankan tindakannya .


“Noses kau tahu belakangan kau terlihat terus mengejek kami seolah-olah kami bermasalah jika berbeda pendapat denganmu,” balas salah satu wakil kapten yang mendukung tindakan ketua white raven.


“ok, ok, aku minta maaf kalau kalian jadi salah paham, tapi bukan itu maksudku, semua informasi yang aku bagikan tadi berasal dari asura, dan salah satu arti perkataanku untuk kalian bersiap karena sebentar lagi ada masalah serius adalah ia memiliki rencana untuk membuat kekacauaan yang lebih besar untuk memancing para Guild besar untuk datang kesini untuk membunuh para Goblin.”


Jeni awalnya membagikan masalah ini kepada pemimpinnya untuk ia bergerak lebih dulu membuat aliansi dengan para Guild besar, untuk membunuh para Goblin yang ada di sini, tapi sepertinya itu tidak mungkin karena keegoisannya untuk tetap mendapatkan yang kontribusi terbaik dalam membunuh para goblin.


Reaksi orang-orang ini terlihat sangat tidak terduga, untuk memancing para guild besar untuk bisa bersatu melawan para goblin, membutuhkan masalah yang lebih besar misalkan para goblin itu harus bisa menaklukkan beberapa kerajaan lainnya.


Alasan  para guild besar tidak bergerak untuk melawan para goblin selain mereka masih menghormati white raven karena ini sudah di putuskan bahwa itu adalah area kerja mereka, untuk saat ini mereka masih di sibukkan dengan gejala para Orc yang miliki pontensi yang sama untuk melakukan sesuatu yang lebih besar dari para Goblin.

__ADS_1


__ADS_2