Dulu, Sekarang Dan Nanti

Dulu, Sekarang Dan Nanti
Bab 10


__ADS_3

Lexi kini bangun sangat pagi, dan dia juga berangkat ke kantor pagi juga, bahkan dia melewati sarapan paginya


Lexi sebenarnya sudah biasa bangun pagi dan tak sarapan pagi saat dirinya bekerja sebagai CEO restoran miliknya


Namun kini dirinya juga melakukan kebiasaan nya itu saat bekerja di perusahaan daddy nya


Meskipun awal awal lexi malas untuk mengurus perusahaan daddy nya namun kini pikirannya sudah berubah


Dan saat ini jam 6:35,, lexi sudah berada di perusahaan bersama dengan dex , dan benar saja perusahaan sudah sangat ramai dengan ratusatn orang? Oh salah bahkan mungkin ribuan orang yang tengah menunggu di lobi


Semenjak dex mengumumkan adanya lowongan pekerjaan di perusahaan terkemuka di Negara itu tentu saja mengundang ribuan orang melamar di perusahaan Glory Roderick


Bahkan ada yang datang dari luar kota hanya untuk melamar di perusahaan itu


Lexi turun dari mobilnya yang telah di parkiran di parkiran khusus untu kendaraan keluarga Roderick


Di perusahaan Glory Roderick mempunyai 4 tempat parker, 1 parkiran khusus untuk keluarga Roderick, 1 parkiran khusus untuk para petinggi perusahaan, dan sisanya untuk para karyawan


Lexi kini memasuki lift yang berada di parkiran itu di ikuti dex


“dex lo udah kasih tau ke bagian personalia apa yang gue minta?” tutur lexi dengan suara tegasnya


“beres” jawab dex dengan santai


Lift pun berhenti di lantai ruangan lexi, dex dan lexi berjalan menuju ruangan lexi


Lexi langsung duduk di kursi kebesarannya, sedangkan dex duduk di kursi yang hanya terhalang meja kerja lexi


Dan lexi langsung mengerjakan pekerjaannya dengan di bantu oleh dex, mereka berdua sangat focus pada pekerjaan


……….


Zelle kini sudah di belakang meja kasir, dia tengah di ajari oleh karyawan lama, zelle memperhatikannya dengan sangat serius, karena otak zelle yang cerdas jadi dia sangat cepat memahami apa yang diberitahu oleh karyawan itu

__ADS_1


Dan kini zelle sangat enjoy dengan pekerjaan yang baru beberapa menit sedang dia lakukan


Saat zelle masuk kedalam caffe, para pekerja caffe menatap zelle dengan tatapan yang berbeda, para lelaki menatap zelle dengan kagum sedangkan sebagian wanita menatapnya tak suka


Namun karena sikap zelle yang cuek dia tak memperdulikan tatapan tatapan itu,,


Baru juga beberapa menit dia menjaga kasir hampir sebagian pelanggan pria sudah menggoda zelle, dan itu membuat zelle jengah, dia harus sangat sabar menghadapinya


Ingin sekali zelle mencokel mata pelanggan yang jika menatapnya seperti sedang menelanjanginya


Jam kini sudah menunjukan pukul 1 siang, jam jam ini caffe sudah pasti ramai pengunjung untuk makan siang, café itu tak hanya menyediakan minuman dan makanan penutup atau desert saja


Namun café itu juga menyediakan makanan berat, dan karena caffe itu sangat terkenal dan adanya wifi jadi sudah pasti selalu ramai pengunjung


Sesekali zelle juga membantu mengantarkan pesaanan pelanggan, caffe itu memiliki dua lantai, kasir berada di lantai Satu, kini zelle tengah focus pada pekerjaannya


……….


“Lex tak bisakah kita tunda dulu pekerjaannya, gue laper” keluh dex di sela sela bekerja


Mau tak mau dex akhirnya mengalah dan mengerjakan pekerjaannya dengan cepat, karena dia sudah sangat lapar


Setelah beberapa menit, pekerjaan mereka selesai, lexi sedikit meregangkan otot ototnya begitupun dengan dex


“kita makan di tempat makan yang dekat sini saja, karena gue masih ada hal yang harus gue lakuin setelah makan siang, jadi gue gk punya waktu banyak”tutur lexi


“terserah lo ajah yang penting gue makan” jawab dex tak perduli dia makan di mana yang terpenting perutnya harus terisi


Lexi dan dex pun keluar dari ruangan itu menuju parkiran mobil, mobil sudah keluar dari area perusahaan


Dan kini dex dan lexi sudah sampai di caffe yang tak jauh dari kantor, mereka turun dari mobil dan memasuki caffe tersebut, beruntungnya tak ada yang mengenali lexi bahwa dirinya anak dari pengusaha no 1


Saat tuan braddy menyerahkan jabatannya, lexi tak mau sampai terdengar di luar perusahaan, dirinya akan membuka jati dirinya saat waktu yang tepat

__ADS_1


Hanya orang orang perusahaan yang tau siapa lexi, lexi juga mengancam semua pegawai perusahaan tak boleh ada yang memposting perihal dirinya di sosial media


Jadi hingga saat ini taka da yang mengetahui siapa lexi


Saat lexi dan dex masuk kedalam caffe, hampir semua orang yang ada di caffe mata mereka tertuju pada dua pria tampan itu, namun tidak dengan wanita yang kini tengah serius dengan pekerjaannya, itu adalah zelle


Dex dan lexi memilih kursi di pojok caffe yang tak jauh dari pintu yang tadi di lewatinya


Lexi dan dex langsung memilih menu yang tertera di buku menu, setelah selesai dengan pilihannya, dex mengangkat tangannya memanggil pelayan di caffe itu, namun karena kondisi caffe cukup ramai jadi beberapa pelayan tak melihat dex yang memanggil


Namun zelle yang tengah berdiri di meja kasir melihat dex yang mengangkat tangannya namun tak kunjung ada pelayan yang menghampirinya,dengan sigap zelle berjalan menuju meja lexi dan dex dengan membawa nota kecil untuk mencatat pesana dex dan lexi


Berbeda dengan dex, saat zelle berjalan ke arahnya,laki laki itu ternganga, namun saat zelle sudah lebih dekat dengan mejanya, dex langsung bersikap sok cool


“maaf tuan anda mau pesan apa” Tanya zelle ramah


Lexi masih saja focus pada handpone di tangannya sehingga tak melihat wajah zelle yang kini persis berdiri di sampingnya


“ah,, saya mau pesan banh cou nya dua, jus lemon nya dua, serta makanan special di caffe ini dua” tutur dex


Zelle menulis semua pesanan dex, “baik mohon di tunggu” ucap zelle


Dex menganggukan kepalanya dan tersenyum pada zelle, setelah zelle pergi emninggalkan meja dua pria tampan itu,dex masih saja tersenyum, pikirannya kini hanya ada zelle


Lexi telah selesai dengan urusan handphone nya kini matanya beralih menatap sahabatnya itu yang tengah tersenyum seperti orang gila


Lexi menendang kaki dex dengan sedikit keras hingga dex mengaduh


“awh… gila lo ya”dex menggeram kesal akan tindakan lexi itu


“lagian lo senyum senyum kek orang gila”ucap lexi dengan santainya


“ciihh..lo itu ngerusakan pikiran gue yang lagi mikirin bidadari caffe ini” dex berbica dengan tersenyum kembali saat menyebutkan kata bidadari

__ADS_1


Lexi tak memperdulikan ucapan dex yang baginya ngawur dan gila


Dan kini pesanan dex sudah berjejer dimejanya, tak tunggu lama kedua pria tampan itu langsung melahap makanannya


__ADS_2