
"ehmmm... " Jehan meregangkan tubuhnya yang baru bangun tidur
Jehan baru ingat jika dirinya tidur dirumah sakit, pandangannya langsung jatuh pada zelle dan Lexi
Lexi ternyata tertidur dengan posisi duduk dan kepala di sandarkan di brankar dengan tangan memegang tangan zelle
Jehan mendekat, dan melihat itu lebih jelas, kemudian Jehan menepuk pundak Lexi untuk membangunkannya
"Lex, bangun" ucap Jehan
Lexi pun membuka matanya perlahan, pandangannya langsung menatap tangannya yang sedang memegang tangan zelle
entah mengapa hati Lexi menghangat, namun Lexi dengan gerakan cepat menarik tangannya saat dirinya sadar di pandang oleh Jehan
"Lo dari tadi bangun" tanya Lexi untuk menghilangkan groginya
"barusan, lo pulang ajah gak papa, lo harus kerja juga kan, biar zelle gue yang jaga" Terang Jehan
"Lo kalo nanti ada apa-apa bisa telfon gue" Jawab Lexi
"Iyah" Tutur Jehan
sebelum keluar ruangan, Lexi menuju kamar mandi dahulu untuk membasuh wajahnya
Jehan duduk di kursi yang di duduki Lexi tadi
"Zell, kapan bangun, lo gak kangen sama gue apah, kalo nanti lo bangun gue janji bakal nurut sama lo, bakal ngelakuin apa yang lo mau, lo bisa nge---"
"Bener yah" Tiba-tiba zelle membuka mata dan bersuara
"ASTAGA ZELL" Jehan ter lonjak kaget dan hampir terjatuh dari kursi
Namun sepersekian detik Jehan langsung memeluk zelle dengan erat
"Je gue gak bisa nafas" gumam zelle
Jehan langsung melepaskan pelukannya
__ADS_1
"Sorry sory, gue tadi kesenengan liat lo sadar, lo ada yang sakit gak, bagian mana bilang ke gua atau mau gue---"
"Gue baik baik ajah" Bohong zelle
"Serius" Jehan menelisik wajah zelle
"Ck... gue laper sekarang" Ucap zelle untuk membuat Jehan agar tak memandangnya terus
"Ahhh Iyah, gue juga belum makan, yaudah gue pesen makan, bentar yah" jehan memesan beberapa makanan online
Pintu kamar mandi terbuka, lexi agak terkejut melihat zelle sudah bangun dan ada perasaan lega juga
lexi menghampiri zelle dan jehan
"Lo udah sadar" Tanya lexi tiba tiba
Jehan dan zelle langsung memandang lexi, namun zelle hanya sekilas saja memandang lexi, setelahnya dirinya menatap jehan,
Jehan yang paham pun langsung menjawab
"Dia yang bawa lo kerumah sakit, dari semalem juga dia belum pulang"
"Thanks udah nolongin gue, lo bisa balik sekarang" Ucap zelle
Lexi yang sedikit kesal karena melihat respon zelle seperti itu ingin rasanya marah namun dirinya harus sabar karen melihat kondisi zelle sekarang
"Sorry yah lex, zelle emang gitu anaknya" Jehan yang merasa tidak enak meminta maaf atas ucapan
"Gue juga udah buru buru mau ke kantor, kalo ada apa apa telfon gue" Tutur lexi
Jehan menganggukan kepala dan tersenyum
"Cepat sembuh" Ucap lexi dengan tulus dan mengelus kepala zelle
DEGG!!
zelle terkejut akan tindakan lexi barusan, dan sekelebat ingat dengan kakanya yang selalu mengelus kepalanya
__ADS_1
Namun zelle langsung menormalkan kembali ekspresi nya
Jehan dan zelle melihat kepergian lexi
"Lo gak bisa baik dikit gitu sama lexi zell, ketus banget" Tutur Jehan
"Gak bisa" Ketus zelle
"Terserah lu deh" Pasrah Jehan
. ............
"Dok tapi tadi zelle bersikap seperti biasa bahkan dia kaya orang gak sakit" Tanya Jehan pada dokter yang menangani zelle
Setelah selesai makan dengan zelle, Jehan langsung menemui dokter
"zelle hanya menutupi nya, pantau dia selalu dan jangan buat dia mengingat hal hal masalalu nya, dia berusaha kuat untuk orang di sekitarnya" Terang dokter itu
"Baik kalo gitu, terimakasih dok" Tutur Jehan
Jehan pun keluar dari ruang dokter dan menuju ruangan zelle kembali
Saat Jehan sudah masuk kedalam ruangan zelle, ternyata zelle tidur
Jehan tersenyum dan geleng-geleng kepala
"Sok kuat banget sih zell" Gumam Jehan
..............
"Lo semalem tidur dimana, papah lo nelfonin gue mulu, gue jawab ajah kalo lo tidur di apartemen, eh pas gue ke apartemen lo gak ada orang" Telisik dex
"Ck.. kepo banget, udah sanah kerja" Usir lexi
dex langsung memasang ekspresi kesal dan keluar dari ruangan lexi
setelah dex keluar dari ruangannya, lexi tiba-tiba teringat akan zelle
__ADS_1
"Apa sekarang dia udah baik baik ajah" Monolog lexi