Dulu, Sekarang Dan Nanti

Dulu, Sekarang Dan Nanti
Bab 27


__ADS_3

Jehan jika sudah menyangkut pekerjaan dirinya sangat serius baginya segala sesuatu yang sudah menjadi tanggung jawab nya maka dia harus melakukannya dengan sebaik mungkin


Dirinya tidak ingin mengecewakan orang yang sudah memberinya kepercayaan, seperti sekarang ini, jehan dengan serius mendengarkan meeting di perusahaan orang tuanya zero


Jahan sangat senang melihat para karyawan perusahaan ini, begitu pintar dalam menyampaikan ide ide yang baik bagi kerja sama ini


Sekitar 2 jam lamanya meeting akhirnya selesai juga, para karyawan saling menjabat tangan begitupun dengan jehan


Semua karyawan keluar dari ruangan meeting kecuali jehan dan zero yang masih duduk di kursi meeting


"Ok karena lo udah setuju dengan kerja sama ini, gue bakal lakuin yang terbaik, dan thanks lo udah mau percaya sama gue" Zero menyampaikan niat tulus yang sedari tadi ingin di sampaikan


Jehan mendengar dan terdiam cukup lama


"Gue bukan percaya sama lo, gue cuma setuju karena gue pikir kerja sama ini saling menguntungkan" Jawab jehan dengan pandangan lurus


Zero manampakan senyum smirk kala mendengar jawaban jehan, zero akui jehan wanita yang hebat terlihat dari cara nya memutuskan suatu hal


Zero menjulurkan tangannya ingin berjabat tangan dengan jehan


Jehan sempat terkejut namun seperkian detik menerima uluran tangan zero


"Buktikan sama gue kalo gue gak salah untuk kerja sama dengan lo" Ucap jehan tegas


"Sure!! Gue jamin kerja sama ini akan menghasilkan sesuatu yang WAH!! Jawab zero dengan yakin


Mereka pun saling melepas jabat tangannya


" Karena gue rasa urusan gue di sini udah selesai, so... Gue mau pulang ke negara gue, gue bakal mantau dari jauh" Tutur jehan

__ADS_1


"Mungkin kita bisa pulang bareng itupun kalo lo mau, karena gue udah pesan tiket pesawat 2 satu buat gue satu lagi buat sodara gue, berhubung sodara gue gak jadi ikut jadi masih ada 1 tiket, gimana? " Tawar zero


Jehan memikirkan tawaran zero dengan serius dan dirinya akhirnya mau pulang bersama dengan pria itu


"Ok gue Terima tawaran lo" Jawab jehan


"Tar malem jadwal penerbangan nya" Ucap zero dengan santai nya


"WHAT!! MALEM INI? " Jehan terkejut, dirinya memang ingin pulang cepat tapi tidak dengan mendadak juga


"Yap, lo gak bisa yaudah gue be---"


"Oke gue bisa" Jehan langsung memotong ucapan zero


Zero tersenyum mendengar jawaban jehan, ntahlah mungkin zero sedikit tertarik dengan wanita ini, *MUNGKIN YAH*!!


Setelah tidak bekerja di caffe, aktifitas zelle sekarang adalah membaca buku di balkon kamarnya,


Zelle sebenarnya suka membaca buku apalagi sejenis novel or buku buku petuah


Saat tengah fokus membaca buku, ponsel zelle berbunyi


Zelle melihat siapa yang mengganggu aktivitas nya ini, dan pelakunya nya jehan sahabat nya sendiri


Zelle pun menjawab panggilan jehan


"Iyah apah" Ucap zelle


"Besok gue pulang, lo mau nitip something gak? " Tanya jehan

__ADS_1


"Gue nitip lo balik selamat ajah" Tutup zelle serius


Namun jehan fikir zelle bercanda


"Bisa ajah lu, tenang gue baliknya gak sendiri" Ucap jehan


"Yah terserah lo mau balik sama siapa, yang penting hati hati jangan terlalu percaya sama orang meskipun itu udah kenal lama sama lo" Zelle berbicara lebih serius lagi kali ini


Di sebrang sana, jehan merasa sangat aneh dengan sahabat nya ini, tidak biasanya zelle berbicara atau memberikan petuah saat berbicara di telfon, biasanya zelle selalu bersikap acuh, ntahlah mungkin ini suatu hal yang baik


"Iyah Iyah gue juga tau, lo tenang ajah, yaudah gue mau makan dulu,,.. Eh bentar lo selama gue tinggal aman aman ajah kan?" Kali ini Jehan yang berbicara serius pada zelle


"Aman" Bohong zelle


"Bagus kalo gitu, awas ajah kalo lo sampe ada something tapi gak mau cerita sama gue"tutur jehan serius


" Iyah, yaudah gue mau lanjut aktivitas gue, lo cepet balik, hati hati,, bye" Lagi lagi zelle langsung memutuskan sambungan telfon nya, dan sudah pasti jehan ngomel ngomel tak karuan


................


Lexi sudah terbiasa dengan pekerjaannya di kantor papahnya dan mengurus usaha restoran nya


"Jadwal gue selanjutnya apah" Tanya Lexi pada dex sambil meregangkan otot-otot nya setelah selesai mengerjakan pekerjaan yang begitu banyak


"Jadwal lo free, tapi besok banyak pertemuan dengan petinggi petinggi perusahaan luar" Jawab dex yang duduk di sofa ruangan Lexi


"Oke lo atur ajah, sekarang lo keluar gue mau istirahat sebentar 3 jam lagi bangunin gue" Ucap Lexi


Tanpa menjawab, dex berjalan keluar dari ruangan lexi

__ADS_1


__ADS_2