Dulu, Sekarang Dan Nanti

Dulu, Sekarang Dan Nanti
Bab 8


__ADS_3

Banyak orang menyukai suasana malam, apalagi malam yang benar benar sunyi, malam yang hanya terdengar suara hewan hewan kecil


Saat ini zelle tengan duduk di balkon kamarnya memandangi indahnya langit malam, suasana malam ini benar benar membuat pikiran zelle lebih tenang


Dirinya melewati rintangan sulit dalam hidupnya,apakah dirinya harus terus terpuruk kedalam masalalu itu?


Tentu saja tidak..


Zelle harus terus berjuang untuk setikdaknya tidak terus memikirkan masalalu buruknya itu, meskipun mustahil jika masalalu buruk itu akan hilang dalam ingatannya


Zelle juga sebenarnya saampai sekarang masih tak menyangka bisa duduk dengan nyaman di balkon kamar rumahnya yang dia beli dengan uang tabungannya


Zelle kabur dari rumah dengan membawa uang cukup banyak, karena dirinya dari keluarga yang cukup berada jadi dia juga mempunyai uang tabungan yang cukup banyak juga, dia juga sering menabung uang jajannya semasa sekolah


Zelle benar benar sudah memikirkan cukup lama untuk dia bisa keluar dari rumah yang membuat banyak trauma pada dirinya


Kini dirinya harus bisa hidup bahagia, bukan kah dirinya kabur dari rumah untuk menemukan kebahagian?


Jadi mari temukan kebahagiaan itu….!!!!


………..

__ADS_1


Sedangkan dirumah keluarga Roderick kini anggota keluarganya tengah kumpul di ruang keluarga


“daddy, aku ingin pindah kuliah di sini saja” ucap quinnsha pada tuan Roderick


“kenapa kamu ingin pindah kuliah di sini” Tanya tuan Roderick


“aku ingin sering kumpul dengan kalian” jawab quinnsha dengan wajah sedih


“menyebalkan” sahut lexi


“iiih kaka merusak suasana saja” kesal quinnsha dengan memukul lengan kakanya itu


“kamu kalau ada dirumah ini akan menggangguku saja dan orang orang yang ada di rumah ini dengan sikap anak anak mu itu” celetuk lexi


“daddy lihatlah kaka, kaka selalu mengejekku anak kecil, bukankah anak kesayangan daddy ini sudah dewasa bukan lagi anak kecil” quinnsha ternyata mengadu perbuatan kakanya itu pada tuan Roderick


Tuan Roderick mengusap kepala putrinya itu dengan sayang dan berkata


“yah yah yah putri daddy ini sudah dewasa bukan lagi anak kecil yang sering mengadu pada orang tuannya” ucapan akhir tuan Roderick makin membuat wajah quinnsha mencebik dan melepaskan pelukannya pada lengan daddy nya itu


“daddy sama saja dengan kaka, menyebalkan” ini quinnsha duduk di samping mommy nya

__ADS_1


“apa mommy juga sama seperti mereka yang mengejeku anak kecil” ucap quinnsha menatap mommynya dengan wajah serius


“tidak, putri mommy ini bukan lagi anak kecil” jawab nyonya aleta untuk menyudahi keributan kecil ini


Mendengar jawaban mommynya, quinnsha langsung memeluk sang mommy dan berbicara


“aku akan lebih sayang pada mommy dari pada kaka dan daddy, karena mereka menyebalkan “


Lexi dan tuan Roderick menggelengkan kepalanya dengan kompak kala mendengar ucapan quinnsha


Bagi lexi dan tuan Roderick, quinnsha akan tetap anak kecil yang menggemaskan


Dua laki laki itu sangat menyayangi dua bidadari di rumahnya itu, mereka akan menjaga bidadarinya dengan nyawa mereka


Tak boleh ada yang menyakitinya, jika berani menyakiti bidadarinya, lexi dan tuan Roderick tak segan menghancurkan orang itu


Sungguh keluarga yang manis bukan wkwkw


Man teman jangan lupa untuk like dan saran kalian yah


Agar othor semangat lagi buat bikin ceritanya makin seruu niiih

__ADS_1


Sharangheyoooooo dari othor


__ADS_2